Anak Smk

Anak Smk
Supermarket


__ADS_3

Berjalan santai dengan iringan langkah kaki yang tidak beraturan sambil membicarakan masa depan masing-masing membuat suasana menjadi tambah seru. Tidak terasa mereka sudah sampai di depan supermarket.


Saat di dalam supermarket, " Kita bebas nih boleh milih mie apa aja? Terus juga bebas milih berapa aja kan, Ka? " tanya Hana sambil melihat ke arah rak yang penuh dengan berbagai macam merek mie instan.


" Engga lah! Pokoknya kalian cuma boleh ngambil mie maksimal 2 doang! Kalo mau mie apaan ya terserah kalian. Kan yang mau makan kalian... " jawab Azka sedikit mengangkat bahunya.


" Ok siap, kapten! " kata Aulia dan Mila yang bersemangat.


" Yahh .... gw kira bebas boleh ngambil berapa aja. Ahhh gw kan laper banget tau, ka.. " kata Hana dengan nada lirih yang pura-pura lemas.


" Boleh ngambil lebih ko. Boleh banget malahan hehehe... " kata Azka yang menyembunyikan maksud dari kata-katanya.


" EH SERIUS LU?! " kata mereka bertiga yang sontak kaget mendengar perkataan Azka.


" Oh sudah sangat jelas dong kawan-kawan. Hehehe .... " kata Azka.


" Beneran nih? Kalo iya, gw mau ambil 5. Kan lumayan tuh buat stok besok hehehe... " kata Mila.


" Nah iya tuh bener. Kita juga sama, " kata Aulia dan Hana yang sepakat dalam hal makanan.


" Kalian tuh kenapa sih gampang banget di boongin? 😑 Ya jelas gw ngga beneran lah bilang kaya begitu! " jawab Azka memasang raut muka yang cuek.


" Yah, penonton kecewa! Ngga jadi ada makanan gratis lebih... " kata Hana yang kecewa.


" Huahhh ... MENGAPA AZKA? MENGAPA? KENAPA KAMU TEGA BANGET SAMA AKU?! KENAPAAA?! " kata Aulia dengan rasa keputus-asaannya.

__ADS_1


" Ya karena nanti gw jadi bangkrut dong! " jawab Azka.


" Ahhhh kita kecewa ya, kan guys? " kata Mila.


" Iya nih kita kecewa 😔 " kata Hana dan Aulia.


" Ngga ko gaes. Aku cuma bercanda. Gw ngga bakal bangkrut ko.Me kan 'girl rich' hahaha... Ngga deng gaes canda. Terserah kalian. Tapi, yang jelas kalian ngambil mienya jangan lebih dari 2 ya! " kata Azka dengan memasang muka yang tadinya sombong berubah menjadi melas.


" Oki doki, siap kapten! " kata Mila, Hana dan Aulia yang sepakat.


Mereka berempat memilih-milih banyak jenis mie instan yang kuah maupun goreng.


Hanya Mila, Hana dan Aulia saja yang membuat pilihan lama.


Milih yang berkuah tidak jadi, ngembaliin ke tempat semula, ngambil yang goreng.


Tidak jadi lagi ....


Berhenti sejenak ... menatap kedua mienya.


MIE REBUS? ATAU MIE GORENG? PEDAS? ATAU BIASA?


" HUAAAAAAAH KENAPA RIBET BANGET SIHH ??? "


Mereka sangat lama membuat keputusan hanya untuk memilih mie 😐

__ADS_1


* 5 menit kemudian .... *


Akhirnya keputusan dibuat.


Setelah lama memilih mie rebus atau goreng? Pedas atau biasa? Akhirnya .....


Akhirnya mereka putar haluan ke tempat minuman...


" ASTAGAAA KALIAN INI !!!! " suara emas Azka terlepas dan terngiang-ngiang di telinga mereka bertiga.


Mila, Hana dan Aulia kaget mendengar suara Azka yang sangat merdu sampai membuat pelayan toko di sebelahnya ikut kaget.


" Tadi kan bilangnya mau milih mie. Ko sekarang kalian malah megang minuman itu sih? Kalian yang bayar kan buat minuman itu? " tanya Azka.


" Hmmm .... Jadi begini, Ka.... " kata Aulia yang mendekatkan dirinya perlahan ke Azka dan mencoba menjelaskan apa yang terjadi. " Kita bertiga bingung mau milih mie goreng atau mie rebus. "


Mila dan Hana hanya berdiri di depan Azka dan Aulia dengan tatapan pongonya.


" Gimana sih 😑 Kan tinggal ambil dua-duanya aja. Kalian ambil satu mie goreng. Ambil lagi satu mie rebus. Selesai kan? " jawab Azka sambil menepuk jidat setengah kesal.


" Bukan itu doang, Ka! " sambung Aulia.


" Apa lagi sih, Ma? " kata Azka menggaruk-garuk rambutnya sedikit kesal.


" Kita juga bingung tau mau yang pedes atau engga, " kata Aulia dengan nada kecewa.

__ADS_1


" Huh.. " kata Azka menghela napas.


" Han, Mil. Sini kalian berdua! " kata Azka sambil menunjuk ke arah mereka.


__ADS_2