
Suasana apa ini? Anak dan Mamanya seperti saingan.
" Ehh ko pada diem sih? di makan dong ini, yang ini juga. Nih yang ini juga boleh, " kata Mama Mila menyodorkan satu persatu produk dari oleh-oleh yang di bawa.
" Ehmm iya tante. Kita cobain ya tante yang ini. "
" Oh iya, ambil aja nih. Kalian bawa pulang juga gapapa ko, " kata Mama Mila
" Nih kamu makan nih yang ini biar ngga baperan terus sama mamanya, " kata Mama Mila langsung memasukkan dodol ke mulut Mila.
" Ihhhh apaan sih ma. Aku bisa makan sendiri. Ngga usah di sumpel dodol segala kali, " kata Mila yang mengeluarkan dodol dari mulutnya.
" Ya udahh ..... " ucap Mama Mila yang mengalihkan topik pembicaraan. " Ngomong-ngomong, kemaren pada dapet nem berapa? " tanya Mama Mila.
" Aku 37,50 tante, " jawab Hana.
" Aku 37,75 tante, " jawab Aulia.
" Kalo aku 32 tante, " jawab Azka.
" Ohhh ternyata nemnya pada tinggi-tinggi ya? Ko bisa sih Mila temennya pada pinter-pinter tapi dianya malah dapet nem segitu? " kata Mama Mila yang sedikit menyindir perasaan Mila.
" Kalo emang udah takdirnya dapet segitu mau kaya gimana juga tetep segitu, " timpal Mila yang mulai emosi.
" Wahhhh sepertinya ada yang mulai meleduk nihh? Soalnnya udah mendidih, " kata Mama meledek Mila.
" Terserah Mama lahh mau ngomong apaan. Kalo udah ga ngomongin apa-apa mending ke kamar mama aja tuh sama ayah. "
" Kata siapa Mama udah ngga ngomongin apa-apa? Mama masih mau ngobrol sama temen kamu. Udah lama ngga ngobrol bareng, " kata Mama Mila.
Kita merasa terabaikan oleh Mila dan Mamanya.
" Ya udah iya terserah Mama. Mending aku ke dapur. Kalian ngobrol aja sesukanya sampe bosen, " kata Mila dengan muka sinis.
Aduhhh nih suasana makin mencekam aja sih. Emaknya ngeledek, anaknya selalu masang muka datar tapi sinis.
Ingin pulang ke rumah, Tapi ke tahan oleh suasana. Huahhh membingungkan.
Saat Mila sudah di dapur, Mama Mila mulai menanyakan semua hal-hal yang ia ingin tahu.
" Hei, pas di kls 9, Mil tuh orangnya gimana kalo di kelas? "
__ADS_1
" Hmm menurut kita sih biasa-biasa aja tante. Dia ngga pernah ngelakuin hal yang merugikan dia atau temen-temennya. "
" Kalo pacar? Dia punya ngga? "
" Setau kita Mila ngga pernah pacaran tan dari kelas 7 sampe sekarang. Kalo doi sih ada. "
" Doinya banyak ya pasti? "
" Doi Mila mahh dikit tan, banyakan juga nih. Si Hana hehehe. "
" Ohh jadi Hana tohh yang punya banyak simpenan. Hahahaha... " kata Mama Mila tertawa.
" Hehehe engga tan, cuma sekedar kagum doang hehehe.. " jawab Hana.
" Kalian inget ya. Kagum, suka sama seseorang boleh. Tapi, kalian harus tau batas etikanya! "
" SIAP 86 TANTE ..... "
" Hmmm ngomong-ngomong, nanti kalian pada mau lanjutin sekolah dimana? "
" Si Hana mau ke sekolah favorit yang di samping smp tan, kalo Aulia sih pesantren tan. Kalo Azka di sma yang biasa aja yang penting negeri. "
" Kita bertiga jurusan ipa semua tan. "
" Wow. Mau jadi dokter semua nih? "
" Engga tan. Kebetulan kita punya kesamaan suka di bidang ipa. "
" Haduhh tante bingung nih ngadepin si Mila. "
" Kalo menurut kita sih tan, tante jangan terlalu sering ngomong tentang sekolah. Apa lagi tentang nem di depan dia. "
" Soalnya dari tadi kita peratiin muka dia dari awal ngomongin itu muka dia selalu datar sinis, Tan. "
" Iya. Tante tau... Tante cuma mau dia punya keinginan berubah biar bisa bangkit. Sukses bersama kalian. "
" Yaudah deh, misi tante buat nanyain semua itu udah selesai. Kalian samperin Mila di kamar tuh, " kata Mama Mila dengan perasaan lega.
" Bukannya tadi ke dapur, Tan? "
" Tante tau banget dia. Kalo di bad mood pasti bakal ke kamar sambil tidur-tiduran. Atau ngga dia bakal makan cemilan di kamarnya. "
__ADS_1
" Ohhh okk tante kita ke kamar Mila ya tante. "
" Iyaa. Tante juga mau ke kamar. "
Suasana hening di ruang tamu tidak ada siapa pun.
Mama Mila ke kamarnya dan mereka bertiga ke kamar mila.
* Tok ... Tokk ... Tok .... *
" Ga usah ngetok, langsung masuk aja. "
Mereka bertiga menghampiri Mila yang tengkurap di kasur sedangkan Azka menutup pintunya.
" Mama gw ngomong apaan aja sama kalian? Terus kalian juga ngomong apaan aja sama mama gw? " tanya Mila dengan nada yang cuek tapi penasaran.
" Cuma nanya masalah nem sama mau sekolah dimana, Mil. "
" Kita ijin pulang ya, mil. Udah siang, lagi pula ngga enak sama orang tua lu yang baru sampe. Takutnya lagi istirahat ke ganggu sama kita. "
" Oh ya udaa, gw temenin kalian pamit ke orang tua gw. "
Mereka mulai turun ke bawah. Mila menghampiri kamar orang tuanya. " Ma, mereka pada mau pulang, " kata Mila.
" Yaudah, langsung pulang aja. Bilang aja mama udah tidur. "
" Iya. "
" Udah, ayo. Mama gw lagi tidur. "
" Lu anter kita sampe sini aja, Mil, " kata Aulia.
" Serius? Emang lu pada naik apaan? " tanya Mila.
" Naik ojol. Tuh ojolnya uda pada sampe semua, " kata Azka.
" Ohh yaudah, hati-hati yaaaa.... Makasi buat semuanya. Selamat menempuh sekolah baru. " kata Mila melambaikan tangan kanannya ke mereka bertiga.
" Iyya, kita juga makasi sama lu, Mil. Lu semangat terus yaaa nanti di smk. "
" Iya .... "
__ADS_1