Anak Smk

Anak Smk
Bimbang


__ADS_3

Mila sangat bingung. Ia harus memilih antara masuk smk pilihan mama atau pesantren. Akhirnya Mila menghampiri Mama yang masih ada di kamarnya. " Ya udah, Aku masuk smk aja! " kata Mila yang sudah pasrah dengan kenyataan.


" Kamu maunya Smk yang mana? "


" Terserah, " jawab Mila yang sedikit emosi karena masih belum menerima kenyataan akan masuk di smk. Lalu Mila chat temannya, " Put! Lu mau masuk mana? " kebetulan teman Mila yang dari baru lahir sampai sekarang ini memiliki nem yang beda tipis dengannya.


Dia jawab, " Ngga tau nih, Mil. Gw daftar Sma ngga lolos semua. Daftar Smk aja yuk mil! "


" Gw ngga tau kalo masuk Smk mau yang mana. Kan lu udah tau kalo gw ngga ada niatan mau masuk Smk, Put. Emang lu mau daftar smk dimana? "


" Gw sih mau nyoba di smk ini terus tar itu. "


" Itu dimana aja? "


" Itu tau mil, daerah A, X sama C, ngga jauh-jauh amat ko kalo dari sini. "

__ADS_1


" Gw ngga tau nanti mau daftar dimana. Paling nanti gw nanya dulu ke kaka gw atau ngga mama. "


" Ohh ya udah, kalo mau di 03 aja milll bareng gw. Di sono juga ada cowo gw. Hehehe... "


" Yehhhh dasar! Enak banget lu ya satu sekolah sama cowo lu! "


" Haha... Iya dongg. "


Obrolan antara Mila dengan Putri berakhir sampai di situ.


Setelah chat dengan Putri, Mila masuk ke kamar kakaknya dan bertanya pada Ka Afi, " Ka! Menurut kaka, daftar smk dimana aja? Aku ngga tau mau dimana. "


" Nohhh yang di 'itu' aja! Kan deket banget dari rumah tuh. Paling cuma 2 menit udah sampe. "


" Dihhh, ogah! Ngga mauu kalo yang di situ! Yang lain aja. Pokoknya Smk selain itu! "

__ADS_1


" Dih emang kenapa sih? Ohhhhh atau jangan-jangan gara-gara ada mantan ya? Bilangin mama ahhhhhh, " ledek Ka Afi. " Maaaaaa ..... Ada yang ma- .... ummmmm.... "


Aku langsung cepat-cepat menutup mulut Ka Afi dengan kedua tanganku, " Ssttt apan sih kak! Ngga jelas banget sih! Pokoknya, Aku ngga mau Smk yang di sono. Yang lain aja pokoknya titik ngga pake koma! "


Mila sangat menolak keras kalau untuk sekolah di Smk. Apalagi kalau ada mantan di sekolah itu. Ia sudah pasti tidak mau mengulang seperti kejadian waktu dulu saat masih satu sekolah dengan si 'dia'.


" Tiap pagi sih enak ketemu, papasan. Tapi Aku selalu malu saat melihat mata dia. Sekalinya melihat tapi dianya malah buang muka. Pacaran rasa musuh. Mending ngga pacaran sekalian, " gumam Mila dalam hati sambil komat-kamit mulutnya. " Itu juga pertama kali pacaran. Jadi ngga tau apa-apa. Dari kejadian itu Aku jadi ngga mau pacaran lagi walaupun udah di tembak sama cowo. "


Saat Smp kelas 7, Mila pernah dekat dengan cowok. Hubungan mereka dekat sekali. Tapi Ia tidak tahu kalau ternyata dia punya perasaan yang lebih terhadap Mila.


Saat sedang istirahat, ada temannya si cowok tersebut bicara di depan muka Mila bahwa dia akan nembak mencurahkan semua isi hatinya pada Mila.


Mila selalu mencari segala cara apapun sampai kabur-kaburan dan menghindari kontak mata agar tidak bertemu dengan cowok tersebut. Untungnya, untuk beberapa hari rencana kabur-kaburan berhasil. Jadinya tidak jadi ditembak dan tidak berpacaran. Sampai saat ini, Mila dan cowok tersebut hanya berteman baik walaupun kemungkinan masi ada sedikit perasaan terhadap Mila.


Mulai dari kejadian tersebut, bagi Mila semua cowok yang dekat dengannya hanya ia anggap sebagai teman. Kecuali hanya ada 1 laki-laki yang ia anggap special seperti martabak telur yang special dengan telur 5 butir. Bagaimana ya rasanya kalau saat Smp dulu, Mila menembak cowok pujaan hatinya? Mungkin ia akan bahagia.

__ADS_1


__ADS_2