
Samuel langsung ke kantor setelah mengantar sarah dan clara sampai di rumah."kamu akan papa pindahkan ke sekolah noela supaya bisa belajar bersama semoga nilaimu lebih bagus setelah pindah".ketus samuel sambil berlalu ke kantornya.30 menit berikutnya barulah Noela sampai tentu saja bersama bi sum,mereka di hadang di pintu oleh kedua wanita itu."kelayapan kemana kalian baru pulang,lihat semua belum beres,lupa apa tugas kamu hari ini".tuding sarah"tidak nyonya kami langsung pulang tidak kemana"jawab noela sambil menunduk,dia tidak berani menatap ibu tirinya yang nampak sangat menyeramkan."bohong ma,pasti pacaran dulu ,dasar cewek gatel".sindir clara."ya sudah sekarang bereskan semua halaman jangan ada yang tertinggal,dilarang istirahat sebelum semua mengkilap ngerti".
"tadi pagi sudah beres semua nyonya"
"beres apanya lihatlah,halaman,taman seperti hutan saja,cepat sana ambil peralatan dan harus beres sebelum papa pulang"
"B baik nyonya,saya taruh tas ini dulu"
"tidak usah bawa saja sana atau buang sekalian tas tidak penting,paling isinya tu raport merah semua tahunya pacaran saja mana"cibir clara.
__ADS_1
Noela segera berlalu ke gudang dia tidak mau menambah masalah baru lagi dan segera mulai bersih bersih,dia kaget dengan keadaan halaman samping rumah yang seperti rumah kosong di tinggal yang empunya rumah.sampah berserakan,daun daun kering beterbangan,padahal dia tahu kalau tadi pagi mantan pembantu di rumah ini sudah membersihkan semuanya sebelum pergi."kenapa jadi begini tadi kan..?.belum selesai noela bergumam muncul dua nenek sihir di belakangnya." bagaimana kaget ya ****** kecil,haha sengaja tadi aku dan mama yang buat berantakan selamat bekerja haha".tawa clara menggelegar di halaman."ingat harus bersih,kalau tidak akan aku beri hukuman,ngerti jangan pernah ngadu,oh ya lupa bibimu yang tua itu tidak akan bisa membantu karena ada tugas lain untuk tua bangka itu".sambil menunjuk dahi noela.
Noela segera memulai pekerjaannya sementara duo mak lampir mengawasi di belangnya sambil makan cemilan.tidak lupa mereka sembarangan membuang bungkus bahkan membuang buang cemilan tersebut ke sembarang arah.sungguh capek dan lelah dia rasakan tapi usahanya sia sia tetap saja masih kotor karena ulah duo lampir itu.
"hei ****** sini disini masih kotor,bisa kerja tidak kamu,jangan manja ini baru halaman samping belum belakang,taman".seru clara,
"t tapi nona kenapa di kotori lagi"desah noela."ups sengaja hehe jangan sampai kamu keenakan di rumah ini,ingat mulai hari ini dan seterusnya akan ku buat rumah ini jadi neraka,haha,ayo ma kita ke dalam clara laper,tua bangka itu pasti sudah masak lezat".ajak clara pada ibunya,tapi baru satu langkang mereka berlalu tiba tiba clara merasakan kakinya seperti terkena dedaunan,dan..."ma lihat si ****** itu membuat kakiku kotor,nih berani beraninya di menyapu kaki mulus ku ini,sakit ma"pura pura clara sambil melirik noela.tiba tiba sarah menjambak rambut noela dengan keras,noela menyeringai kesakitan."ampun nyonya tidak sengaja"sambil meringis kesakitan,rasanya seperti mau lepas dari kepala."Apa ampun kamu bilang lihat kaki putriku yang mulus jadi kotor,najis tau".masih terus melanjutkan aksinya serta menarik noela di hadapan clara serta mendorongnya sampai terjatuh di depan kaki clara."bersihkan kaki clara sampai bersih dengan bajumu itu"noela mulai membersihkan kaki clara akan tetapi di tendang oleh clara sampai terjengkang."tidak aku maunya tangan yang menyebabkannya merasakan sakit juga"dengus clara."betul sayang,Sarah meraih tangan Noela dengan kasar"wah tanganmu kenapa merah begini,baru pertama kali ini bekerja ya,cup cup kasihan sini saya buat tidak merah lagi".sarah menarik noela kembali bersimpuh di depan clara,sarah masih memeganginya"taruh tangannya di depan ma,aku mau tangan mungil itu merasakan runcingnya hil mama."clara tersenyum sinis"ampun nyonya jangan".sambil terus memohon,sarah melepas sepatu hak yang tingginya 10cm itu sekarang di pakai clara."pegang tangan dan badannya ma,jangan sampai berontak.
ampuni non noela nyonya,dia masih kecil tolong jangan terlalu kejam".
__ADS_1
"tahu apa kamu kejam,itu akibat dari ibunya merebut sam dariku,ini belum seberapa di banding penderitaanku dlu."sarkas sarah
" ini asyik sekali ma lihat muka ****** ini haha".
"sudah sayang cukup segini dulu nanti papamu akan curiga"meminta clara menyudahi aksinya."ya padahal lagi seru serunya"dengus clara sambil memindahkan kakinya dari tangan noela,pak udin dan bi sum buru buru memburu noela dan membantunya berdiri,tangannya berdarah dan terkoyak akibat hil runcing itu.paknudin memapah noela ke dalam tapi di cegah oleh sarah"hehe mau kemana kamu!"."membawa nona ke dalam.
"siapa yang menyuruh masuk,disini saja kamu ambil obat sama bi sum,obati lukanya setelah itu suruh dia kembali menyelesaikan pekerjaannya,jangan ada yang membantu,udin kamu kembali ke pos dan kamu sumi,setelah mengobati tangan noela kamu bersihkan gudang belakang".tegas sarah.tanpa berani membantah mang udin kembali ke pos satpam,sementara bi sum ,masuk ke salam mengambil kotak p3k.sementara sarah san clara menuju meja makan,menyantap hidangan yang sudah tersaji dengan lezat.
Noela meringkuk di kursi halaman sambil merintih sakit.rasanya sangat perih."ma apa yang harus noe lakukan,ini perih ma,baru satu hari rasanya seperti ini,bagaimana selanjutnya hiks hiks,ya allah beri hamba kekuatan serta ketabahan menjalani ujian ini ya allah,Aamiin"
__ADS_1
Bi sum mengobati luka itu dengan hati hati sambil menitikkan air mata dia tidak tega melihat majikannya menderita,"non kita pergi aaja yuk dari sini,bibi tidak kuat melihat nona menderita,kita masih punya uang non untuk bekal hidup".meniup niup luka menganga itu serta memberi perban."baru 1 hari bibi sudah mengeluh,kita lihat dulu ya bi,semoga mereka dapat hidayah dan kami hidup rukun,ndak apa dianggap jadi pembantu asalkan setelah ini tidak ada kekerasan lagi."hibur noela pada bi sum."terbuat apa sih hatimu non,di jahati masih saja sabar"
ya sudah ayo kita kerjakan pekerjaan kita,nanti kalau papa melihat pasti marah dan noe dapat hukuman lagi dari nyonya.