
"Non gawat".sambil terengah engah,mengatur nafasnya.
"tenang dulu bi,duduk dulu,ambil nafas pelan pelan,lalu buang,kalau sudah enakan bibi baru cerita".bi sum mengikuti arahan noela dan segera mengatur nafasnya,barulah dia menceritakan semua yang dia lihat dan dengar tadi.
"mereka benar benar iblis non,mereka mau menguras harta milik non noela lewat tuan."
"ini tidak bisa dibiarkan bi,mereka bisa menyiksaku disini tapi aku tidak akan tinggal diam,kalau mereka mau menguasai apa yang selama ini keluargaku miliki".bi sum manggut manggut
"iya non dulu tuan besar berjuang mendirikan perusahaan itu dari nol dan terus berkembang,sedang perusahaan milik orang tua tuan,juga sudah di serahkan ke pada nyonya Amalia,dan tuan yang mengelola".
"apa mereka sebenarnya sudah tahu ya bi skandal yang sudah papa lakukan"
"bisa jadi non,bagaimana kalau kita pergi saja dari rumah ini dan non ambil alih semuanya,kan semua dokumen pemilikannya ada pada non?"
"Tidak semudah itu bi,dalam perjanjian papa akan memegang semua kendali atas semuanya sebelum noe berusia 20 tahun atau sudah menikah,baru di serahkan ke noela,"
"non noela menikah saja"
"his,bibi ini jangan asal ngomong deh,sekarang berapa umur noe bi,bulan depan baru 16 tahun,ktp saja noe blm punya".
"hehe trus bagaimana non,kita tidak boleh membiarkan virus virus terus berkembang biak,harus di tumpas".serius bi sum,noela malah cekikikan mendengar argumen bi sum sampai sedikit lupa rasa sakitnya.
"hihihi,bibi bisa saja seperti virus corona saja,ayo kita vaksin bi".
"non mah,bibi serius non,sudah begini non masih saja tertawa,lihat kondisi non seperti gembel di lampu merah saja"gerutu bi sum
"ini juga,atau noe jadi gembel di perempatan jl. Sudirman saja bi tinggal membuka tangan dapat duit,disini membuka tangan,dapat siksa,huh".hela noela.
"bibi serius atu non,kalau terus begini bisa bisa kita jadi gembel beneran,non lihat tu,belanjaan mereka sudah seperti mau buka toko saja,blm pernah non noela atau almarhumah nyonya amalia,berbelanja sebanyak itu."
noela menghela nafas panjang,dia membenarkan ucapan bi sum,dan ini tidak boleh terus terusan,dibiarkan atau mereka akan bangkrut.
"bi,bibi tahu om Adam kan?"
"iya ,tahu pengacara keluarga tuan hermawan,apa hubungannya dengan beliau?"
"Noe harus bertemu dengan beliau,tapi kapan noe bisa keluar,bibi bisa bantu noe?
Bi sum tampak berfikir sejenak.
"bi kita tidak bisa keluar rumah kalau papa tidak ada di rumah"
"non kan punya no telponnya bagaimana kalau kita nanti malam telpon beliau."
"excellent untuk nenekku tersayang,oke nanti mlm noe akan hubungi om adam."
"baju nona basah semua,lihat mukanya pucat,ayo ganti baju dulu non nanti masuk angin"
__ADS_1
"ini belum selesai mengisi air kolamnya".
"sini biar bibi saja yang isi mumpung mereka lagi asyik di dalam."
Noela menuruti perkataan bi sum,dia pergi ke gudang mengambil pakaian yang sudah bi sum siapkan,dia ke kamar mandi,sekaligus mandi serta shalat magrib,dan segera menemui bi sum di kolam,kebetulan sedikit lagi penuh,noela meminta bi sum untuk sholat dulu baru melanjutkan pekerjaan.
"Bi mana makan malamnya,lelet amat lapar nih!"clara memukul meja makan karena belum ada makanan
"iya non sebentar"terlihat bi sum keluar dari dapur membawa nampan berisi makan malam.
"makanan apa ini,makanan anjing?"bentak clara penuh amarah karena malam itu bi sum cuma memasak soto betawi beserta lauk pauknya.tapi menurut clara itu makanan ketinggalan jaman.
"maaf nona cuma ada ini persediaan di kulkas,jadi bibi masak sesuai stok yang ada".
"seharusnya bibi ngomong sama majikan bibi supaya belanja,masak orang kaya makan soto betawi tidak level dong bi".cetus clara sekali lagi.
"tuan sedang pergi non,nyonya tolong belanjakan kebutuhan kita"
"apa kamu bilang belanja,memang kami babu kamu?"sindir sarah
"tapi uangnya nona"
"minta nona kamu yang pemilik rumah ini,dia kan kaya"
"tapi kan uangnya nyonya yang pegang,bahkan non noela saja belum makan dari tadi pagi,bagaimana kalau terjadi apa apa,apa nyonya dan nona mau disalahkan"
"ayo ma"seru clara,berdiri dari tempat duduknya,dia kesal kenapa harus memberikan soto itu pada noela,lebih baik kan dibuang saja.
"kenapa di beri makan sih ma,biar mati saja sekalian kan gampang "
"hus,kalau dia mati mau kamu dipenjara karena ketahuan membiarkan dia kelaparan".
"huh bikin susah saja"gerutu clara.
setelah dua wanita itu keluar bi sum segera ke belakang mencari noela,langsung menyerahkan makanan itu padanya.
"non makan dulu,ini bibi buatkan soto betawi"
"wah soto bi,kok bibi ..."
"sudah ayo kita makan non,tadi bibi sengaja,memasak soto lagian di kulkas cuma ada ini."
"alhamdulillah rezeki bi,ayo kita makan"
mereka dengan lahap menikmati makan malam mereka.
Sarah dan clara menuju ke restoran italia dan memilih menu paling mahal.
__ADS_1
matanya melihat beberapa pemuda tampan yang duduk di pojokan,pemuda itu tak lain dimas dan kedua sahabatnya soni dan robbi.
"bro bagaimana katanya mau menembak noela,kapan?"tanya soni
"gue gugup,kata kata yang sudah gue siapkan hilang semua,blank otak gue,dan tadi siang tampaknya mereka buru buru juga"
"keburu diembat David si playboy sekolah itu,"kompor robbi
"kalian bener,tapi gue yakin noe tidak akan gampang terjerat oleh casanova itu,dan butuh momen yang tepat guys"
"ya kita kan cuma mengingatkan,daripada lo nyesel nantinya"celoteh robbi.
mata soni jelalatan sampai melihat sosok clara seperti memperhatikan tempat mereka.
"bro lihat ada cewek seksi!"bisik soni pada yang lain,sambil menunjuk ke clara.
"biasa aja,cuma pakaian dan make up nya yang membuatnya seksi,iya kan dim?"
"bener gue suka yang alami".
"tar jatuh cinta lagi,baru tahu rasa,awalnya suka yang polos,lama lama suka yang loss hahaha" tawa mereka bertiga.
"liburan kemana kita?"tanya robbi
"kan ada acara sekolah camping,hari senin,kita ikut yuk!"
"dimas jelas ikut diakan panitia dodol"
"sori lupa,noela anggota osis juga kan,bro gunakan kesempatan emas ini,tembak dia bro,jangan cemen."
"Oke,bantu ya"
Di meja seberang tepatnya meja clara
"ma lihat cowok yang disana!"tunjuk clara ke aras dimas pada mamanya.
"itu cowok ganteng banget,idaman clara banget,"
"selera yang bagus,tapi bagaimana anak orang kaya bukan?".
"bantu cari tahu,mama kan punya si burhan yang akan melakukan apapun buat mama,minta dia selidiki cowok itu ma".
"si burhan si burhan,bagaimanapun juga dia ayah kandung kamu,coba ambil foto mereka nanti mama kirim ke dia."
"oke ma,tapi bilang ke si burhan itu jangan temui clara di tempat umum bisa panjang urusan kita"
"tenang sayang itu urusan mama".
__ADS_1