
Clara memasuki kamar sam dan clara dengan senyum lebar dan penuh rencana,dia mau membareskan kamar itu dan dengan sandiwaranya dia menjelaskan kepada papanya kalau pagi ini dia sudah menyapu dan mengepel seluruh ruangan sementara noela baru bangun
"Pagi papa sayang bagaimana tidurnya,nyaman,nyaman dong kan udah ditemenin mama ku yang sangaaat mencitai papa"
"pagi juga sayang,sini peluk papa,kamu mau ngapain bawa sapu dan pel segala"tanya sam kebingungan dia lupa kalau tadi malam telah memecat semua pembantunya.clara menghambur ke pelukan papanya dengan manja,dan memonyongkan mulutnya,dan memulai sandiwaranya."ih papa lupa ya kalau papa sudah memecat semua pelayan dan memintaku dan noela yang menggantikan beres beres rumah segede ini,capek pa,clara sudah bangun dari jam 3 pagi,sudah nyapu,ngepel mulai dari lantai satu sampai lantai 2,ini tinggal kamar papa dan mama,tu si tuan putri malah baru saja bangun".clara mendengus kesal dan pura pura kecapean dia mengusap dahinya seolah olah penuh dengan peluh.seketika samuel kaget dan amarah mulai menyelimuti dirinya"apa baru bangun,kenapa tidak kalian bangunkan,kan tadi malam mama sudah membagi tugas kepada kalian".kesal samuel dia tidak percaya putrinya yang dulunya penurut itu tiba tiba jadi pembangkang."sudah kami bangunkan pa katanya capek males,bukan papa yang memerintah sendiri,jadi dia menolak,tu dia baru bangun tadi,dan tubuhku sudah mau remuk nih membersihkan sendiri rumah yang seluas lapangan bola".samuel turun dari ranjangnya dengan penuh amarah,sam sangat percaya cerita clara tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi"Anak itu sudah keterlaluan,papa akan beri hukuman,sini dapu dan pelnya biar noe yang beresin kamar ini,kamu istirahat dulu lalu mandi siap siap kesekolah,sebentar lagi penerimaan raport kan?"clara senang sakali,dan langsung menterahkan sapu dan pel itu kepada papanya".ini pa clara juga sudah capek banget,o iya nanti papa bilang ke noela suruh beresin,halaman biar dia belajar tu bagaimana rasanya jadi orang sudah"clara tersenyum miring membayangkan pertunjukan apa yang akan dia saksikan sebertar lagi.
Samuel keluar dari kamarnya menuju ke kamar noela,kebetulan noela baru selesai membereskan kamar clara tinggal mandi dan siap siap ke sekolah,noela semangat sekali karena hari ini dia mau meminta papanya untuk mengambil raport dan tidak sabar mau menunjukan semua prestasi yang dia peroleh di kelas X ini"alhamdulillah sudah selesai dan capeknya"noela merenrangkan tangannya ke atas serta merenggangkan otot ototnya yang kaku karena kelelahan beberes dari pagi buta sampai sekarang baru selesai,tapi tiba tiba sang papa membuka pintu dengan kasar dan melempar sapu serta pel itu di hadapan noela dengan wajah yang sulit diartikan".pagi papa sayang,ada apa ini pa? kenapa sapu dan pelnya di lempar disini?tanya noela penasaran,"ada apa katamu,enak sekali jam segini baru bangun sementara kakakmu sudah menyapu dan mengepel seluruh rumah ini".wajah samuel merah menahan amarahnya."tapi pa,tadi noe..".belum selesai noela bicara clara masuk dan menyela kata kata noela"lihat pa dia baru bangun kan,ini nih kalau papa memanjakannya,hiks hiks lihat tangan clara sampai memerah"sambil menunjukkan telapak tangan yang memerah karena swbelumnya dia menempelkan kedua tangannya pada bola lampu tidur di kamarnya.clara melirik dan menyeringai ke arah noela"lihat ****** kecil,hukuman apa yang akan kau dapatkan dari papa tercintamu"
__ADS_1
"tapi pa,noe sudah...".lagi lagi kata kata noela terpotong,dan sam memberikan hukuman pada putrinya yang polos itu dengan emosi,dia tidak mau mendengar pembelaan noela."tidak ada tapi tapi,kamu bereskan kamar papa dan seluruh halaman rumah ini sendirian,mengerti,kakakmu bekerja sendiri sementara kamu enak enakan tidur,cepat ambil sapu itu".
"pa noe sudah..."
"cepat lakukan atau kamu papa pukul".samuel mengangkat tangan kanannya sudah mau memukul noela,seumur hidup baru kali ini samuel membentak apa lagi mengangkat tangan pada putrinya itu.Noela mengambil sapu dan pel di hadapannya air matanya langsung luruh dengan deras,dia tidak menyangka kalau sang papa sanggup membentar keras dan mengangkat tangan yang dulu dia gunakan untuk mengelus,menyangnya
" papa sudah berubah,papa tidak sayang noe lagi"batin noela,dia menuju kamar utama dan mulai membereskan kamar besar itu.
__ADS_1
"pa nanti ambil raport clara ya,hari ini clara terima raport!"
"iya sayang nanti papa yang akan ambil raportnya,sekarang kamu siap siap,mandi air hangat supaya capek capeknya hilang!"samuel membelai rambut clara dan mengecup kening gadis itu,tanpa mempedulikan noela yang sejak tadi memperhatikan interaksi mereka.
"pa,hari ini noe juga terima raport,siapa yang akan ambil?".tanya noela pada sang papa,dia bingung siapa yang bakal menjadi walinya nanti kalau sam akan datang ke sekolah clara
"biar bi sum saja,hari papa kecewa sama kamu,lagi pula bru sekarang papa akan jadi wau clara jadi kamu jangan iri,tiap tahun papa selalu hadir bersama mama biarkan papa hadir jadi wali clara papa juga pengen lihat kakak kamu mendapat piala nantinya".matanya berbinar membayangkan nanti dia akan dipanggil ke panggung menemani putrinya menerima piala penghargaan,seperti pada waktu menerima penghargaan dari prestasi noela.
__ADS_1
"sudah kamu bereskan kamar ini,dan boleh siap siap ke sekolah dengan bi sum,gabis itu langsung pulang dan ingat tugas kamu.tanggung jawab,papa tidak pernah mengajarkan putri papa bermalas malasan dan lepas tanggung jawab"samuel berlalu ke kamar mandi sementara noela tidak menjawabnya dia nenundukkan kepalanya dan air matanya kembali luruh,dia kecewa pada sang papa pertama dia tidak mendengarkan penjelasan noela dan langsung percaya ucapan clara,kedua sam tidak mau menjadi walinya bahkan meminta bi sum menggantikannya,air mata noela terus mengalir sambil membereskan kamar utama tersebut.Noe membayangkan kalau dulu kamar ini tempat faforit kedua setelah kamarnya yang sekarang di tempati clara,kamar ini penuh kenangan dia bersama kedua orang tuanya bercanda dan bercengkrama disini.tapi sekarang semua berbeda,kamar ini begitu asing,ada wanita lain yang menghuninya selain almarhum mamanya dan dia yakin setelah ini bakal ada anak gadis lain yang menggantikan dia betcengkrama disini"ma doakan noe kuat,noe sendiri ma".
Dengan segera noela menyelesaikan pekerjaannya sebelum nafasnya semakin sesak mengenang kenangan manis itu.dan segera bergegas keluar,noe mengembalikan peralatannya ke tempatnya kembali sebelum siap siap dan mencari bi sum.