
Pagi ini jadwal pemeriksaan rutin dan menggantikan perban David,noela dan asistennya memasuki ruangan David,disana david sedang mengerjakan pekerjaannya melalui laptop yang ada di pangkuannya.
"Selamat pagi tuan dave,bagaimana kabarnya,ada keluhan ?"tanya noela ramah.
"Baik dok apalagi yang mengunjungi gadis secantik dokter"goda David.
"oh ya bagus dong,berarti anda akan segera pulih dan bisa segera pulang"kata noela.
"Tapi kenapa ya ,rasanya belum ingin pulang,kalau yang merawat anda,apalagi setiap hari"kata david.
"Kalau itu tuan cari istri saja,supaya bisa dirawat setiap hari,bukan di rumah sakit,mana ada yang kerasan tinggal disini,sudah tidak enak,biaya juga mahal"canda noela.
"Kalau yang jadi istrinya dokter,mau saya,mau banget malahan"david menunjukkan muka seriusnya.
Noela memeriksa,luka david,dia diam saja tidak menjawab pernyataan david,tapi entah mengapa setiap dia bertemu dengan pemuda itu rasanya berbeda dengan seperti bertemu dr hendra dan lainnya,ada rasa rindu melihat senyum pasien aneh satu ini,bahkan saat ini dadanya berdetak lebih kencang.
Noela membuka perban david.
"Jahitannya sudah mulai mengering tuan,tapi anda jangan banyak bergerak,istirahat,dan kurangi pekerjaan anda,anda masih sakit,anda bisa mengajukan cuti beberapa hari"nasehat noela.
"wah perhatian sekali calon istriku ini"kata david.
"Istri"noela mengernyitkan alisnya heran.
"iya istri,bukannya tadi dr diam saja,kata orang dulu,diam berarti setuju"celoteh david.
Sedangkan suster di samping noela tersenyum cekikikan.
"Tu dokter bisa tanya ke mbak suster,iya kan mbak,lihat saya tampan,dokter noela cantik dan sholehah,cocok kan kita"
"Maaf tuan anda jangan ngaco,kita saja baru bertemu,dan belum kenal,bagaimana anda bisa berkata seperti itu"noela mengelak.
"Cinta tumbuh,dimanapun,kapanpun,bahkan tidak memerlukan waktu sebanyak apapun,bisa di bilang cinta kita ,cinta pada pandangan pertama"senyum david.
__ADS_1
"Maaf tuan,tapi anda tidak bisa begitu saja bilang cinta atau meminta menikah,bisa bisa anda akan dikatakan gila"kesal noela.
"Mungkin saja saya sudah gila karena anda nona,tapi biarkan cinta ini selalu tumbuh,dan mengejarnya"
"Itu hak anda,tapi saya juga punya hak untuk menolaknya"
"Apakah anda sudah menikah,punya pacar,tunangan,ya supaya hati ini tidak terlalu sakit nanti jika mengetahui sebuah kenyataan?"tanya david.
"iya ,bahkan saya sudah punya 2 anak,memang anda mau dengan janda beranak 2,enggak kan?"jawab noela asal.
"Siapa bilang tidak mau kalau jandanya seperti ini,jangankan 2 anak,10 anakpun aku mau,perawan memang menawan,tpi janda lebih menggoda,hehehe"
Suster dea yang sejak tadi menahan tawanya,sudah tidak tahan lagi,kini dia tertawa terbahak bahak,mendengar lelucon david.
"Bhahaha,anda lucu sekali tuan dave"
"Jangan di dengerin orang gila ini,lihat cara bicaranya saja,sudah terlihat kalau orang itu pasti play boy"ketus noela.
Noela berlari keluar ruangan itu,sebelum menyelesaikan pekerjaannya,untuk mengganti perban david.
"Tuan..."suster belum menyelesaikan ucapannya tapi David sudah turun dari ranjangnya dan menyusul noela.
"Biar aku yang urus"David menyusul noela dia segera berlari,langkahnya yang panjang,bisa segera menyusul noela,dia melihat noela naik ke tangga atas menuju ke rooftop rumah sakit.
Noela menangis disana,gadis cantik itu menyembunyikan kepalnya diantara lutut dan dadanya."Hik hik,kak,apa yang terjadi padaku,bahkan tuan tadi juga mengingatkanku padamu,apa yang harus ku lakukan,kenapa aku belum bisa melupakanmu kak,hik hik,mungkin kau disana sudah bahagia,bahkan sudah menemukan wanita yang kau cintai hik hik"
David mendengar semua keluh kesah noela
"Ternyata dia belum melupakanku,bahkan di hatinya masih ada namaku,maafkan aku noe"batin david,pemuda itu,berjalan perlahan,duduk di samping noela,langsung merengkuh tubuh mungil yang sangat sangat dirindukannya,david memeluk erat dokter cantik itu."hik hik hik"noela menangis pilu di dekapan david.
"Menangislah,tumpahkan semua sesak didadamu,aku disini"david juga menangis,pria dingin itu menangis di depan noela.
Segera noela sadar,dan dia segera melepas pelukan david,noela belum mengetahui kalau pria aneh itu adalah david morgan.
__ADS_1
"Maaf,maaf tuan,kenapa anda kemari,anda masih sakit"noela bangkit dari tempatnya,diikuti david,pria itu mengusap air mata itu.
"Jangan menangis hmm,aku tidak suka melihat bidadariku menangis"hibur david.
"Sa saya tidak menangis tuan,cuma kata kata anda mengingatkan saya dengan masa lalu saya,dan kata kata itu persis yang di katakan nya".
"Siapa,apakah pacar atau tunangan dokter?"tanya david.
"Bukan,dia hadir di masa lalu saya,dia teman terbaik saya,persis yang anda katakan,dia preman,bad boy,playboy.tapi dia sangat baik,selalu ada untuk saya,hik hik
"Lalu dimana dia?"selidik david.
"Disini saya yang bersalah,pergi tanpa pamit,orang tuanya mengira saya menggoda dia dan mengincar hartanya,setelah kami terpuruk,hingga sampai disini"kata noela.
"Apakah kamu mencintai dia,si preman itu,dan apa yang akan kamu katakan kalau bertemu?"tanya david.
"Aku tidak tahu,tapi itu tidak mungkin,saat itu dia pasti sangat membenciku,dan sekarang pasti sudah bahagia dengan pacar barunya atau keluarganya"terang noela.
"Kenapa kamu berfikiran seperti itu,lalu bagaimana kalau yang terjadi sebaliknya,dia terus mencari mu dan masih mencintaimu?"
"Hik hik,aku aku akan katakan padanya aku mencintainya,hanya dia yang bisa membuatku seperti ini,dia yang membuatku nyaman,hik hik,"
David seketika memeluk noela kembali bahkan sangat erat.
"to noe,aku juga sangat mencintaimu,sampai sekarang perasaan itu tidak akan pernah berubah"David mencium kepala noela yang terbalut jilbab itu.
Noela kaget,sekaligus bingung dengan apa yang dilakukan pria ini.
"Ka kamu siapa?"tanya noela sambil meronta ingin melepaskan diri.
"David morgan,preman kecil yang selalu mengejar seorang bidadari kecil bernama noela aprilia sugiono,aku sudah mewujudkan keinginanmu,aku sudah sukses,nilaiku juga yang terbaik,tapi kamu menghilang bagaikan tertiup angin"
Noela sungguh tidak percaya pada penglihatannya,david morgan,dave morgan adalah orang yang sama.
__ADS_1