
Operasi dimulai suster memdorong bankar noela ke kamar operasi,bi sum masih menangis,dia tidak tega melihat tubuh majikan kecilnya dipasang banyak alat
"hik hik,non kenapa jadi begini,nonaku yang masih kecil ini harus menanggung beban berat sendirian,non yang kuat ya,setelah non sembuh kita pergi dari sini non,kita nikmati hidup berdua saja non,hik hiks."farid terus memeluk tubuh renta itu.
lampu mulai menyala,didalam tim dokter melaksanakan tugasnya sementara yang diluar tidak henti hentinya memanjatkan doa demi kesembuhan noela.bahkan orang orang ini tidak miliki ikatan darah dengan gadis itu tapi mereka sangat peduli padanya,beruntung kamu noe,masih banyak yang menyayangimu,jadi cepat sembuh ya.David juga sudah diambil darahnya,untuk membantu jalannya operasi.untung pembuluh darahnya belum sampai pecah mengingat tekanan darahnya yang terus naik dan panas tubuh yang sangat tinggi.dokter juga membersihkan pembekuan darah di sekitar syaraf noela,sepertinya itu bekas luka yang tidak terawat jadi membeku.
"noe bangun lo masih muda,masih panjang harapan lo,gue janji akan selalu melindungimu,membahagiakan lo"tapi bangun noe"gumam David,dia memang mencintai gadis kecil ini dengan caranya sendiri.dengan selalu menggodanya dengan harapan noela bisa tersenyum bahkan marah padanya asalkan bisa selalu ada disisinya.
Handphone david berdering,ada panggilan dari dimas
"vid lo dimana gue mau bicara?
"gue di rumah sakit"jawab david singkat
"kenapa lo sakit?"tanya Dimas
"noela yang sakit dia masih di operasi tim dokter,lo kesini saja,setidaknya sedikit berempati"
"oke gue kesana,di rumah sakit mana?"
"di rumah sakit harapan langsung ke ruang operasi saja".
Samuel yang tadi ketiduran di mobil mulai bangun,jalanan sudah sepi,entah berapa lama pri paruh baya ini tertidur di dalam tidurnya dia bermimpi melihat noela bercanda dengan ibunya,mereka asyik tertawa dan bermain layang layang tanpa menoleh ke arah Samuel,bahkan di panggil panggil tidak ada yang menyahut cuma tersenyum lembut.
"noe,amel!".samuel teehenyak dan bangun,perasaannya sungguh tidak enak,dadanya bergetar,sam merasa sesak,dia baru sadar kalau masih berada dalam mobil.
__ADS_1
"perasaan apa ini,kenapa dadaku sesak".Samuel kembali meraih handphonenya mencoba menghungi Adam maupun farid.HP adam bergetar aktif tapi tidak diangkat,lalu dia menghubungi Farid.setelah panggilan ke 2 farid baru mengangkat panggilan itu.
"kenapa lo tengah malam begini menelpon?"tanya farid
"lo dimana,Adam menculik noela,gue takut ada apa apa sama dia,sedari tadi si brengsek itu tidak mau mengangkat telponku."
"baguslah kalau adam menculiknya daripada bersama ayah kandungnya tapi menderita,lebih baik di bawa adam,lo tahukan dari dulu adam mencintai ibunya,dan dia pernah mengancam lo untuk tidak menyakiti noela,lalu apa,lo bahkan tega mengurung dia,menganggapnya gila pula"ketus farid
"tidak seperti itu rid,gue cuma menghukumnya anak itu sudah liar,dia bahkan pecandu,menyakiti dirinya sendiri dan berhalisinasi"
"kalau memang noela pemakai bukan seperti ini cara menghukumnya seharusnya lo bawa ke tempat yang tepat,diteliti lebih lanjut bukan main hajar,kurung"kesal farid
"mana mungkin gue menghajar putri gue sendiri,gue cuma mengurungnya saja"bela sam
"mengurung tanpa memberi makan,bahkan penerangan di kamarnya lo matikan,begitu bahkan mengikatnya sepertk orang gila"
"tapi nyatanya,gadis itu diikat tangan dan kakinya di gudang belakang,maka dari itu Adam menculiknya,tidak perlu mencari mereka,mungkin noela sudah di bawa keluar negeri"ketus farid
"bro bantu gue,lacak keberadaan si Adam,"
"besok saja sekarang gue terkena musibah,baru menabrak orang,sepulang dari rumah lo gue menabrak orang yang baru melompat dari pagar rumah lo"bohong farid.saat itu farid segera mematikan sambungan telponnya."dasar asisten kurang ajar,mematikan telpon bosnya sepihak".putis ada si samuel dia memutuskan untuk kembali ke rumah.
"lebih baik aku pulang saja,besok difikirkan lagi cara mencari pengacara gila itu,sekarang sarah dan clara pasti mencemaskan aku.
Di rumah sakit,dimas juga sudah sampai,dia mencari David.nafasnya terngah engah,
__ADS_1
"tenang,tarik nafas dulu dan duduk sini dulu"David mengulurkan air putih pd saudara tirinya itu.
"kenapa noela bisa dioperasi,apa yang terjadi padanya vid,padahal gue mencari lo,meminta bantuan bagaimna caranya meminta maaf atas kejadian itu."
"noela pasti sudah memaafkan lo,gue yakin dia bukan gadis pendendam,bahkan dia tidak pernah benci padaku yang selalu membuatnya kesal.kalau lo menyesal lebih baik lo jangan pernah mengulangi lagi kekonyolan lo itu."dimas menyugar rambutnya kasar,dia menghela nafas
"gue tahu sebenarnya dia menaruh hati ke lo,tapi penderitaannya sudah cukup berat bro,jadi kalau kita menyayanginya,lebih baik dukung dia,lindungi dia,walau tanpa sepengetahuannya"
"lo benar,gue egois,gue termakan hasutan saudaranya,yang bilang noe gadis panggilan,sugar baby,bahkan menunjukkan foto foto noela bersama beberapa pria bahkan seumuran ayahnya"
"lo mau tahu kenapa dia di operasi,semua ini ulah saudara dan ibu tirinya itu,om adam dan om farid bahkan sampai menculiknya dari gudang penyekapan,dia dianiaya bahkan di sekap di gudang,tangan dan kakinya diikat seperti orang gila,mereka memfitnah noela duluan yang menghoda lo,bilang dia pecandu narkoba,ibu tirinya menunjukkan bukti,suntikan,pisau,tali dan bahkan alat tes kehamilan,gila tidak bro"
"apa sekejam itu ternyata mereka"
"mereka juga menyuruhnya menjauhi lo,mungkin kalau tidak,dia sudah terima cinta lo,dan gue,gue harus ikhlas,bahkan hari itu,gie sudah menata hati gue supaya bisa menerima kekalahan ini"
"sori,gue salah,gue brengsek,memang elo yang sebenarnya lebih pantas untuknya,jadi tuhan juga menggagalkan usaha gue,gue terobsesi padanya,gue iri sama lo,dan ingin memiliki apa yang lo suka,jadi gue berusaha mendekati noela,dan mengalahkan lo,baru gue tenang,tapi ternyata gue salah,semua tidak bisa di paksakan,maukah lo memaafkan gue,dan kita bisa kembali seperti dulu lagi"
David memeluk Dimas,dan dengan hangat di balas oleh dimas,mereka berdamai dengan keadaan,dan mencoba menerima kalau sekarang mereka adalah saudara bemeran meski saudara tiri.
"nak david,nak dimas,ini baru benar,persaudaraan harus di jalin bukam di putuskan,om bangga pada kalian sebagai anak muda kalian bisa bersikap dewasa meenyikapi sebuah keadaan,om harap tidak ada lagi kesalah fahaman"
"thank om,dimas seharusnya bangga punya saudara seperti david,preman memang gayanya tapi berhati malaikat"
"wah bisa jadi judul sinetron nih,judulnya preman berhati malaikat hehe"
__ADS_1
"Dimas memukul kepala david dan ikut terkekeh