
Jam 02.30 jam alarm noela berbunyi gadis cantik itu segera bergegas ambil air wudhu lanjut menuaikan rutinitasnya sholat malam,dia rajin beribadah dan sholat malam,menurut noela dengan menghadap allah hatinya lebih tenang,dia bisa mencurahkan semua keluh kesahnya pada allah,bahkan noela juga selalu mendoakan orang orang di sekelilingnya.
"Ya Allah ya rob,jangan pernah bosan dengan keluh noe,hanya kepada engkau hamba bermunajat,hamba tahu semua ini sudah menjadi suratan takdirmu,tolong noe,bimbing noe,supaya noela sabar,tabah dan ikhlas menjalani ujianmu ya rob,insyaallah hamba akan ikhlas,karena kau tidak mungkin akan memberi cobaan diluar kemampuan hamba,beri hamba kekuatan.ampuni semua dosa dosa hamba,keluarga hamba( papa,mama,kakek,nenek bi sum),serta orang orang yang beriman kepadamu.beri tempat yang layang untuk keluarga hamba yang sudah berpulang ke rumahmu,tempatkanlah mereka di surgamu.lindungi papa hamba dari segala marabahaya dan orang orang yang akan berbuat jahat,lindungi noela ya allah,serta berikanlan hidayah kepada tante sarah dan clara,aamiin.
jam sudah menunjuk ke angka 3,noela buru buru membereskan mukenanya dan segera. bergegas ke bawah,dia menuju ke belakang guna mencari tempat sapu dan lainnya,noela toleh kiri dan kanan tapi belum juga menemukannya,untung dia melihat mbak sari yang melintas."mbak sari tunggu".sari menoleh dan mendapati mantan majikannya sedang kebingungan di pagi buta begini."non ada apa pagi pagi buta begini non ke tempat ini,ayo kembali ke kamar non".noela meraih tengkuknya "hehe noela mau mencari sapu dan temen temannya,tapi belum nemu".mbak sari kaget dengan apa yang di ucap noela." kenapa non mencari sapu dan temennya,non jangan ngacau deh ayo kembali ke kamar atau mbak sari anter,mbak sari memang mulai sekarang tidak kerja lagi di sini tapi nanti pasti ada pembantu baru yang menggantikan mbak"
"ndak mbak mulai sekarang noe yang akan menggantikan tugas kalian jadi tunjukkan tempatnya keburu siang,dan semua bngun"sari tambah kaget dengan pernyataan noela."a apa,non noe yang bakal gantikan kami,jadi non akan jadi pembantu di rumah sendiri astaga"sari berseru tidak percaya dia menutup mulutnya dengan kedua tangan itu.
"hus jangan keras keras mbak nanti nyonya sarah dengar,noe bisa di hukum lagi"sari menganga tidak pwrcaya"ya allah apa lagi ini,jadi ibu tiri kejam itu masih ada"noe buru buru menutup mulut mbak sari."mbak sudah kubilang jangan kenceng kenceng bicaranya malah teriak"dengus noela mbak sari tunjukan saja tempatnya."i iya non ayo ikut mbak,sari mengajak noela ke gudang di pojok belakang dapur tempat peralatan bersih bersih itu," ini non tempatnya,mbak permisi ya,maaf mbak tidak bisa bantu,karena mbak sudah di pecat".
"tidak apa apa mbak,terimakasih semoga mbak sari dan lainnya segera dapat pekerjaan baru"
__ADS_1
"aamin,trimakasih doanya mbak permisi".dia buru ke paviliun membangunkan yang lain."kenapasih pagi pagi buta buat kehebohan saja"sarkas ningrum."gawat ini gawat,kita harus bantu non noela yang terkhir kalinya"
"bicara yang jelas non noela kenapa,apa yang bisa kita bantu?"tanya ningrum sekali lagi.sari menceritakan semuanya yang dialami barusan,dan mereka semua terkejut dan teriak bersama sama "aapa,non noela di jadikan pembantu oleh iblis betina itu,ini tidak bisa di biarkan kita harus melapor" sarkah udin."jangan,percuma saja kita lapor tuan,lha tuan sendiri yang memecat kita guna menuruti permintaan wanita itu,kalau kita melapor yang ada non noela akan di hukum,tadi aku pwrhatikan pipinya yang mulus itu ada bekas telapak tangan dan masih merah,aku yakin itu bekas tamparan"
"Astagfirulloh,lalu apa yang harus kita lakukan sar?tanya udin."ayo kita bantu pekerjaan non noela sebelum tuan dan mak lampir itu bangung,itung itung balas budi atas kebaikan beliau"mereka semua setuju dan segera cuci muka lalu mengerjakan semua perjaan seperti biasanya dengan senyap,jangan sampai yang punya rumah bangun.sementara noela sudah mulai menyapu lantai dasar sebelum mengepelnya.bi sum yang sebenarnya sudah bangun mendengar sesuatu segera keluar memeriksa sekeliling,area dapur.selama ini bi sum tidak tinggal di paviliun di tidur di kamarnya lantai satu tidak jauh dari area dapur.bi sum melihat noela sedang mengepel dan menumpahkan air diember."ya allah non,kenapa nona mengepel?ini tugas bibi"bi sum menghampiri noela dan membantu membereskan air pel yang tumpah."maaf bi tumpah,bibi kaget ya"cengir noela."sini biar bibi saja non kembali ke kamar"bi sum meminta perlengkapan pel tersebut tapi di halangi noela."tidak bi mulai sekarang ini tugas noela,jadi biar noe saja,bibi kerjakan yanv lain saja,masak misal,sebelum papa bangun semua harus beres,dan jangan pernah melapor ke papa,nanti nyonya sarah marah"bi sum menganga,dia tidak percaya dengan pendengarannya."nyonya,non panggil nyonya?
"iya bi,noe harus panggil nyonya dan noe,di belakang papa"
"sudah ayo kita kerjakan sebelum mereka bangun,untuk yang di luar dan lantai atas sudah di bantu mbak sari dan yang lain,tapi rahasia ya bi".bi sum mengangguk dan membantu noela mengganti air serta mengajari cara mengepel lantai yang benar."hehe jadi begini ya bi,pantas saja tadi masih banyak airnya,harus di peras dulu ternyata,hehe"mereka jadi tertawa sendiri dengan kekonyolan noela,"kalau nyonya lewat bisa masuk rumah sakit dong,terpeleset".canda noela."nona ini sudah susah masih bercanda,ya sudah bibi bersih bersih bagian dapur dan siap siap memasak".
"sip bibiku sayang love u"sambil kissbay dengan bi sum."non,non semoga kamu kuat dan mereka dapat hidayah.gumam bi sum.
__ADS_1
Jam 4.30 halaman taman serambi semuanya sudah bersih para mantan pembantu segera kembali ke paviliun guna siap siap akan pulang ke rumah masing masing.sementara noela tinggal mengepel tangga dan lantai atas.
jam 5 Sarah mulai terjaga mengecek semuanya dan segera membangunkan clara untuk memulai sandiwara nantinya."ma jam berapa ini,membangunkan clara.
"jam 5 kamu harus segera bangun dan kita mulai sandiwara kita"
"iya ma clara cuci muka dlu,trus dimana si ****** kecil itu?"
tanya clara,tadi mama sudah melihatnya dia tinggal mengepel kamar mu dan kamar utama,sekarang kamu ambil alih tugasnya dan tunjukan ke papa bakatmu"
"siap nyonya hahaha"clara buru buru cuci muka dan keluar meminta alat pel noela,dia pura pura mengerjakan pekerjakan yang tadinya sudah di kerjakan noel."sini pelnya kamu beresin kamarku,yang bersih awas kalau ndak bersih aku mau ke kamar papa".merebut sapu dan pel noela menuju kamar papa,sementar sarah,ke dapur pura pura menyiapkan sarapan pagi.
__ADS_1