ANAK TIRI YANG TERANIAYA

ANAK TIRI YANG TERANIAYA
PASCA OPERASI


__ADS_3

Lampu ruang operasi sudah padam,pertanda mereka yang di dalam sudah menyelesaikan tugasnya.tim dokter yang dipimpin dr ilham sudah selesai.mereka mengucap syukur alhamdulillah.dr ilham keluar dulu dari ruang operasi menemui keluarga yang menunggu diluar harap harap cemas,tentang hasil operasinya.


"bagaimana dok?" tanya David paling dulu tahu dokter keluar


"alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar,tapi dalam beberapa hari ini pasien masih belum sadar,tergantung kekuatan tubuhnya,kalau ketahanannya tingga insyallah 1-2 hari lagi sudah sadar.tadi kami juga sudah membersihkan darah yang menggumpal di kepalanya,sepertinya pasien pernah terbentur atau yang lainnya sementara tidak mendapat perawatan intensif"


"iya dok,benar nona pernah jatuh di kolam renang waktu menurasnya,waktu itu hari sudah petang menjelang magrib,nona buru menyelesaikan pekerjaannya,karna kurang hati hati dia terpeleset,kepalanya membentur lantai kolam"bi sum memjelaskan.mereka yang ada disana sama sama mengucap istiqfar,apalagi dimas,dia benar benar menyesali perbuatannya"ternyata cobaan hidupmu sangat berat noe,kita sama sama punya ibu tiri,tapi ibu tiriku sangat menyayangiku"batin Dimas.


"oke pasien akan di bawa ke ruang icu,sebelum sadar,bapak ibu bisa menjenguknya di ruangan,tapi beegantian ya"


"baik dokter"sahud adam.


"Rid gue minta rahasiakan keberadaan noela pada sam apalagi pada manusia ular itu,biarkan dia tenang dan kita susun rencana selanjutnya,lo pura pura tidak tahu menahu"


"oke,oh ya gue sudah menemukan informasi laki laki yang pernah lo lihat bersama sarah,ternyata dia ayah kandung clara,burhan namanya kepala preman srigala"


"sudah gue duga,pasti ada apa apa diantara mereka,kita kumpulkan bukti buktinya dulu"


"oke nanti gue kirim filenya lewaf email,gue balik dulu,besok pagi kalau gue tidak masuk kantor Sam bisa bisa curiga"pamit farid


"iya bro hati hati!".


Adam menuju ke ruang icu,disana masih ada bi sum,david dan dimas menunggu


"nak david,nak dimas lebih baik kalian pulang dulu,nanti tuan salman mencari kalian,ini sudah lewat tengah malam,dan bi sum,bibi istirahat di sofa itu ya,cukup luas untuk istirahat bibi"


"dim lo pulang gih,om salman pasti mencemaskan lo,apalagi mami"jelas david

__ADS_1


"lo sendiri gimana?"


"gue masih ingin disini,masih ada yang perlu gue bicarakan dengan om dimas,lo tenang saja,tidak ada yang akan mencari gue"


"apa apaan lo,papa dan mami lo,selalu mencemaskan lo,makanya gue pernah iri,karena mereka selalu membicarakan san mencemaskan diri lo yang tidak mau pulang,bahkan papa mengirim anak buahnya untuk mengawasi lo dari jauh,melihat keadaan lo di luar"hati david terenyuh mendengar pernyataan dimas,selama ini yang dia duga ternyata salah orang tuanya sangat memperhatikan dia tapi dengan cara mereka sendiri.


"iya bro,gue besok akan pulang,bilang mami putranya yang nakal ini menyayanginya,om salman juga"dimas menepuk pundak david


"oke,dan ingat belajar memanggil papaku dengan sebutan papa,bukan om lagi,oke saudaraku,gue pulang,kalau ada apa apa telpon gue,dan salam untuk noela."


Dimas meninggalkan rumah sakit dengan perasaan tenang,beban di hatinya sudah berkurang,bahkan perseteruannya dengan david sudah berakhir,kini mereka sudah berdamai dan menerima satu sama lain kalau sekarang mereka adalah saudara.


Bi sum merebahkan tubuhnya di sofa,istirahat,tubuhnya yang sudah mulai renta,perlu istirahat cukup,untuk menyongsong esok hari.


" om,apa ibu tiri noela tidak dilaporkan ke polisi saja,ino sudah cukup parah om?"


"kita tidak punya bukti kuat den,mereka licik,cctv di rumah dimatikan bahkan om dan farid pernah memasang kamera tersembunyi di rumah itu,masih ketahuan"


"bisa jadi mereka tidak bisa berbuat banyak untuk menolong noela,kalau ada yang membantu,siksaan yang diterimanya akan lebih parah lagi"


"lalu apa rencana om selanjutnya,kalau noe kembali ke sana,nasibnya akan sama"cemas David.


"iya den om akan sembunyikan mereka ke tempat yang aman sementara waktu,biarkan saja ayah gilanya itu terus mencari."


"david ada tempat om,insyaallah aman,anak buah david akan berjaga di sana,sesangkan noela juga bisa sekolah lagi setelah sembuh nanti,"


"o iya om lupa,besok om akan ke sekolah noela mengurus ijin noela"david menepuk jidatnya

__ADS_1


"dimana tempat yang aden maksud aman?"


"markas lion king om,disana tempat paling aman,david akan mengajarinya sedikit bela diri,untuk persiapan diri om,dan menggembleng mentalnya,noe terlalu lembut dan penurut,dia akan selalu dipermainkan kalau seperti ini terus"


"anda benar,dia calon pemimpin perusahaan mendiang ibunya,dan juga harus bisa membalas perbuatan wanita gila itu,bukannya om mengajari yang tidak benar"


"David faham,paling tidak dia harus berani dan kuat".


"oke nak David kita istirahat saja dulu besok ada pekerjaan juga,mulai sekarang om bisa lebih fokus di perusahaan den david,om sudah di pecat oleh sam"mengajak istirahat david,mereka tidur di luar kamar icu,untung ada banyak.kursi panjang,walau cukup keras paling tidak bisa untuk iatirahat.


Pagi itu di rumah samuel semua sibuk dengan pekerjaan masing masing,tim EO sudah mulai ramai berdatangan menyiapak segala yang kurang,serta mengirim makanan mewah ke sana,Clara dan sarah juga sibuk dirias,mereka mengundang perias artis terkenal,untuk menunjang penampilannya supaya sempurna,Clara ingin seperti seorang putri sungguhan.sementar Samuel masih melamun di balkon kamarnya,air matanya menetes melihat halaman belakang yang ramai,dan indah itu,sementara putrinya,hilang di culik sahabatnya sendiri.entah apa yang sekarang ada di fikirannya hanya samuel yang tahu.


Farid juga sudah bersiap ke tempat bosnya itu,dia akan pura pura tidak tahu keberadaan noela,ini semua demi kebaikan semuanya,terutama kebaikan noela yang baru saja selesai operasi bahkan kesembuhannya masih dipertanyakan.


Di rumah sakit noela masih tetap lelap dalam tidurnya,tubuhnya masih di pasang banyak alat,pagi itu suster di bantu bi sum,membersihkan tubuhnya,dokter juga sudah mengecek keadaan,suhu tubuhnya sudah,turun,tekanan darahnya juga sudah turun,dia sudah melewati masa kritisnya,meski tadi pagi kira kira jam 4 subuh,sempat kejang kejang,tapi sekarang sudah stabil,tinggal menunggu dia bangun.


semua nampak lega mendengar penjelasan dokter.


"oke kami permisi,dulu pak adam,nak david,biarkan pasien tenang dan tidur lebih lama,mungkin dia sangat lelah dan capek menghadapi hari hari kemaren.


"iya dok terima kasih"


david memberikan sarapan pada bi sum sebelum mereka pamit,


"bi bibi sarapan dulu ya,biar kuat menjaga noela,nanti setelah saya pulang dari pestanya clara,david akan datang lagi,david mau lihat kebahagiaan mereka,nantk david vidiokan dan kirim ke bibi."


"iya den hati hati,terimakasih sudah menolong non noela,kami berhutang budi oada kalian"

__ADS_1


"tidak ada hutang budi bi kami ikhlas,iya kan om"


"iya ini juga sudah kewajiban adam bi,bibi tenang saja,semuanya kmi akan urus,diluar anak buah den david juga ada yang berjaga disini,menjaga kalian,kami pulang dulu".


__ADS_2