Anakku Adalah Anak Adik Ku

Anakku Adalah Anak Adik Ku
Keputusan Aslan


__ADS_3

Aslan ingin tau kenapa Lira mantan kekasihnya ada dirumahnya.


" Assalamualaikum" Aslan mengucapkan salam.


" Walaikumsalam " jawab Prima dan Lira.


Lira terkejut atas kepulangan Aslan, sungguh dia tidak menyangka Aslan adalah ada hubungan darah dengan suaminya yang baru menikahinya.


" Akhirnya kamu pulang juga Lan " ucap Prima sambil menyongsong adiknya, lalu mereka berpelukan. Prima sangat menyayangi Aslan. mereka hidup berdua saja.


Yang menjodohkan Prima adalah orang tua Lira, mereka ingin putrinya mendapatkan suami yang sudah mapan. Maka jatuh pilihan sama Prima.


Seandainya Prima tau Lira dan Aslan tidak mungkin Prima mau menerima perjodohan itu.


Aslan juga sangat menyayangi Prima tidak mungkin dia menyakiti hati Kakaknya, jadi dia harus bersikap pura pura tidak tau.


Namun masalahnya Aslan merasa berdosa sama Prima sebab Lira dan Aslan kerap melakukan hubungan suami istri jika mereka bertemu.


Inilah yang jadi beban buat Aslan, dia takut terjadi sesuatu pada Lira. Seandainya itu terjadi apa yang akan Prima rasakan.


Aslan pun masuk ke rumah dengan memasang wajah biasa aja, seolah tidak mengenal Lira.


Berbeda dengan Lira tatapannya sungguh membuat Aslan tidak tenang, dia ingin sekali memeluknya, tapi itu tidak mungkin di lakukan.


Dimata Lira banyak sekali yang tersirat, Aslan mengerti dengan tatapan itu tapi Aslan tidak mampu berbuat apa apa.


Lira dengan cepat pergi menjauh, dia pura pura mau ke dapur mau menyiapkan makan siang.


Prima hanya meng iya kan saja. Prima tidak sama sekali curiga dengan sikap istrinya.


Sampai saat ini Prima belum sekalipun menyentuh Lira sebab melihat Lira yang tertekan dengan pernikahan ini.


Aslan mencoba bersikap.biasa aja. dia berusaha menetralkan hatinya, agar Kakaknya tidak curiga padanya.


Prima hanya diam, dia memikirkan apa yang asistennya laporkan tentang Istrinya dan Adiknya, sungguh dia tidak mengira kalau istrinya itu kekasih adiknya.


Dan yang lebih menyakitkan hubungan istri dan adiknya sungguh sudah sangat jauh melampaui batas.


Sebenarnya Prima sangat kecewa, Lira tidak berkata jujur pas sebelum pernikahan digelar.


Mereka bertiga sama sam memendam masalahnya sendiri sendiri padahal semuanya berkaitan.


Hari demi hari berlalu, tidak terasa tiba saatnya Aslan kembali ke luar kota untuk menyelesaikan studinya, sekarang Aslan lagi bersiap untuk pergi.


Prima mengajak mereka makan bersama, dia hanya ingin tau sampai dimana mereka akan pura pura tidak saling mengenalnya.

__ADS_1


Namun dengan berbagai alasan Aslan untuk menghindar bertemunya dengan Lira. Dan berhasil dia tidak satu meja, selama berada di rumah Prima Aslan banyak menghabiskan waktunya di rumah temannya.


Baru hari ini dia pulang lagi itu pun untuk pergi lagi, dan pamit pada Kakaknya.


" Mas, aku pamit ya, kalau sekolah ku udah selesai aku baru pulang bantu Mas di perusahaan" Ucap Aslan.


" Mba aku pamit ya" ucap Aslan sambil tidak memandang sedikitpun kepada Lira. dia bener bener ingin menghindar. Hatinya sangat sakit orang yang dicintainya harus bersanding dengan kakaknya.


" Hati hati kamu de, di sana jangan sampai bikin ulah yang memalukan" ucap Prima seolah memperingatkan adiknya itu.


Setelah keberangkatan Aslan kembali, Prima memanggil istrinya. Dia ingin berbicara dari hati ke hati, dia ingin tau sejauh mana kejujuran istrinya.


" Dek masuk yu, udah jangan dipandangi terus" ucap Prima.


" Iya Mas" jawab Lira pendek.


" Dek sini, kita ngobrol sebentar" ucap Prima lagi. Dia tidak ingin memendam lebih lama lagi masalahnya itu.


" Dek maaf sebelumnya, jika ini menyinggung ade, namun Mas tidak ingin menduga duga " ucap Aslan.


" Sebenarnya Adek sudah punya kekasih kah sebelum pernikahan kita?" tanya Prima.


" Sudah Mas" jawab Lira pasrah sebab dia pikir ini saatnya dia akan jujur pada suaminya.


" Sudah sejauh mana hubungan kalian dek, jujur aja Mas tidak akan marah" ungkap Prima.


" Astagfirullah, dek sudah sejauh itukah hubunganmu dengan kekasihmu?" tanya Aslan lagi.


" Tidak tau , sebab aku tidak mau dia hancur sekolahnya, aku menginginkan dia sukses " jawab Lira.


" Kalau begitu maukah kamu tetap merahasiakan ini selama kamu mampu, nanti waktunya kita beri tau padanya" ucap Prima.


Disini Prima berpikir untuk menyelamatkan nama baik Adiknya biarlah dia berkorban, sebenarnya ada untungnya juga sebab Prima juga sebenarnya ada rahasia besar yang belum dikasih tau pada istrinya itu.


" Baik Mas kalau Mas mau menerima aku apa adanya " jawab Lira, dia juga merasa ini yang terbaik membiarkan janin ini tetap tumbuh, dan tidak akan ada yang tahu akan semua persoalan yang dia hadapi.


" Mulai sekarang anakmu adalah jadi anakku, tapi maaf kamu saat ini haram ku sentuh sebab sudah ada janin di rahimmu" ucap Prima.


Menurut pelajaran yang kudapat bahwa seorang wanita sudah hamil di luar nikah , haram disentuh Suaminya sekalipun Ayah biologisnya yang menikahinya.


Setelah melahirkan baru boleh di sentuh itupun setelah berea nifas.


Akhirnya Prima sepakat dengan Lira untuk merahasiakan tentang status anaknya itu.


Perkawinannya mulus selama beberapa tahun, Namun Lira merasa Aneh sama Suaminya yang tidak kunjung menyentuhnya padahal masa nifas sudah selesai lama.

__ADS_1


Setahun, dua tahun Lira masih bertahan, setelah ke empat tahun umur anaknya Lira sudah tidak tahan lagi.


" Mas, aku ingin nanya sama kamu, kenapa selama ini kamu tidak pernah ada keinginan nyentuh aku?" tanya Lira sebab dia ingin tau apa penyebabnya.


" Maafkan aku dek, sebenarnya aku sangat ingin menyentuhmu, tapi aku tidak mampu melakukannya" jawab Prima.


" Kenapa Mas, apa kamu jijik sama aku yang sudah kotor ini " tukas Lira sedikit emosi.


" Aku sudah mencobanya dek, di saat kamu tertidur, aku selalu berusaha membangkitkan gairahku, namun bukannya tidak bangkit, malah barang ku tidak mampu berdiri" ucap Prima merasa bersalah sama istrinya.


Bagaimanapun Lira sudah berusaha menjadi istri yang baik buat Prima, dan anaknya juga begitu dekat dengan Prima.


Wajah anaknya ada kemiripan dengan Prima tidak akan ada orang yang menyangka kalau anaknya itu adalah anak dari adiknya sendiri.


" Dek maukah kamu mendampingi Mas berobat, selama ini Mas berobat sendiri, Mas tidak berani bicara sama kamu Dek" ucap Prima lagi sendu.


" Mas maaf, aku tidak tau masalahmu, aku yang salah , yang tidak pernah peka dengan suamiku" ucap Lira sambil memeluk Prima.


Hati Lira sangat sedih dengan keadaan Suaminya itu, dengan segala perhatian serta kebaikan Prima akhirnya Lira jatuh cinta sama Prima.


" Mas aku akan mendampingi kamu ya sampai sembuh " ucap Lira saat itu.


Namun semua tidak sesuai harapan, Lira bertemu dengan seseorang yang bisa membuat dia melayang.


Hati bisa jatuh cinta, namun mungkin belaian juga dibutuhkan Lira, Prima yang sudah sembuh ingin memberitahukan kepada istrinya. Dan saat itu ingin mempraktekan semuanya.


Namun apa yang terjadi, saat dia sampai rumahnya, dia tidak mendapati siapapun.


Dia hanya mendapatkan rumah sepi, karena tidak tahan dengan kegembiraannya. Prima melanjutkan langkahnya ke rumah orang tuanya Lira.


Prima langsung masuk sebab pintu tidak terkunci, sesampainya di kamar Lira Prima mendengar sesuatu yang sangat menjijikan.


Dan Prima sangat mengenal suara itu, suara istrinya yang sudah dia cintai, apa yang terjadi mendengar semua itu, Prima membuka pintu kamar Istrinya itu.


Istrinya sedang melakukan kuda kudaan dengan pria yang tidak ia kenal. Istrinya seperti seorang pelacur, posisi istrinya ada diatas lelaki itu.


Prima dengan kemarahannya, membalikan badannya tanpa menimbulkan suara dan membiarkan istrinya berbuat sesuka hati.


Prima kembali pulang dengan hati yang hancur. Sejak saat itu Prima mulai menjauhi istrinya.


Dan puncaknya Prima menceraikannya dengan segala bukti yang dia punya.


Dan hak asuh jatuh sama Prima, sebab istrinya yang berselingkuh dan berzina.


Gimana nasib Prima selanjutnya yu kita tunggu bab selanjutnya.

__ADS_1


Selamat membaca


__ADS_2