Anakku Adalah Anak Adik Ku

Anakku Adalah Anak Adik Ku
Anita pindah rumah 2


__ADS_3

Anita menunggu kepulangan Suaminya ada rasa khawatir dalam dirinya, sejak dia tau kalau dirinya selama ini hanyalah pelarian saja, maka timbul dalam hati nya satu rasa benci yang sangat dalam.


Anita berjanji dalam dirinya akan mengabdikan dirinya untuk suaminya sekarang.


Sementara Anita menunggu dengan kegelisahan, Prima lagi bicara sama Aslan Yang baru beberapa jam sadar dari komanya.


" Dek, Mas sudah tau semua tentang kamu dan Lira, termasuk Riki, awalnya Mas tidak mau membicarakan ini semua namun kamu malah berbuat lagi dan menghasilkan anak kedua" ucap Prima.


" Untuk itu Mas memutuskan setelah kamu keluar dari rumah sakit ini lebih baik kamu menikahi Lira dan bawa Riki bersamamu mumpung umurnya masih kecil dan dia bisa cepat melupakan kejadian ini" ucap Prima lagi.


" Maafkan aku Mas yang tidak mampu menjaga diri sendiri" ucap Aslan sendu.


" Jika aku menikahi Prima bagaimana dengan Anita?" tanya Aslan bingung.


" Kamu dulu sebelum koma, meminta Mas menikahinya, dan itu sudah Mas laksanakan jadi kamu tidak usah khawatir lagi tentang dia " jawab Prima.


" Jadi Mas sudah menikah dengan Anita?" tanya Aslan sambil tersenyum getir.


Entah apa sebabnya mendengar Anita sudah menikah dengan Kakaknya ada satu ketidak rela an dalam dirinya.


Aslan terdiam beberapa saat sebelum dia bicara lebih lanjut dengan Kakaknya itu.


Aslan takut apa yang dia rahasiakan selama ini, dan kenapa dia terburu buru mau menikahi Anita.


Aslan khawatir Kakaknya akan bertambah marah, sebab Anita tidak suci lagi, dan mengandung benih dirinya lagi.


Sungguh sangat ironis dua kali menikah dua kali harus menanggung anak yang bukan darah dagingnya.


Namun Prima tidak ingin membebani pikiran adiknya yang baru bangun dari tidar panjangnya.


Prima memutuskan pura pura tidak tahu saja.


Prima membiarkan Aslan menutup rahasianya itu, Prima seolah bodoh dimata Aslan.


" Mas, bolehkan aku bertemu Anita sebentar saja?" tanya Aslan.


" Jika Anita mau, dia sekarang mudah lelah dan gampang marah, nanti aku tanya saja " jawab Prima tanpa sadar memberitahu tentang kondisi Anita saat ini.

__ADS_1


Mendengar dua pria berbicara tentang wanita lain selain dirinya Lira merasa cemburu, dai tidak suka mantan Suaminya dan kekasihnya itu menyebut nama Anita.


Didalam hatinya timbul kedengkian dan ingin mengenyahkan Anita dari pria pria tersebut.


Lira tidak suka kalau dirinya terabaikan, sikap serakah hinggap di hatinya, sehingga timbul niat tidak baik kepada Anita.


" Iya Mas saya juga mau ketemu dengan Anita" ucap Lira pada Prima.


" Ada perlu apa kamu mau bertemu Wanitaku" jawab Prima tidak sadar menyebut Anita miliknya.


" Bukan begitu Mas kan Anita akan menjadi Ibu sambungnya Riki jadi aku perlu tau seperti apa wanita yang akan mengurus anakku nanti" jawab Lira.


" Tidak usah seperti itu, sebab Riki akan aku serahkan sama kamu, Anita tidak akan aku repot kan dengan mengasuh anak kalian" jawab Prima yang mulai kesal dengan sikap Lira yang seolah memandang remeh pada istrinya.


Prima berjanji Anita tidak akan ketemu Riki, sebelum Anita ikut ke Jakarta nanti Prima pastikan Riki sudah tinggal bersama Aslan dan Lira terlepas mereka mau menikah atau tidak.


Prima merasa ada yang berbeda dengan Lira


Dia takut Lira berbicara yang tidak baik dengan Anita.


Ada rahasia yang jangan sampai Anita tau tentang dirinya, Prima lagi berusaha menyembuhkan dirinya.


Namun dia khawatir Lira mengacaukan segalanya, sebab melihat gelagatnya Lira seolah tidak suka dia menikah dengan Anita.


Ya Lira tidak mau perhatian Prima yang sangat menyayangi anaknya harus teralihkan kepada orang lain.


Keserakahan Lira mengalahkan sifat baiknya.


Lira kini menjelma jadi seorang wanita yang ambisius dan serakah, dia ingin mengikat Prima dengan anaknya, dia juga tidak mau melepas Aslan.


Lira tidak akan melepaskan keduanya mencintai Anita. Dia benci nama Anita apalagi saat mendengar Aslan dan Prima seolah mencintai wanita tersebut.


Akhirnya Prima pamit pulang, sebab dia sudah merasa jengah dengan sikap Lira yang terus saja berusaha mempengaruhi baik Aslan ataupun padanya.


Prima tidak akan terpengaruh dengan sikap Lira atau dengan segala macam ucapan juga ancamannya, sebab dia tau semua keburukan tentang Lira.


Mungkin saat ini Aslan hanya dibutakan oleh cinta, tapi nanti suatu saat pas dia tau siapa Lira, disitulah Aslan baru akan sadar.

__ADS_1


Namun Prima tidak ingin memusingkan lagi tentang Aslan sudah cukup dirinya selalu berkorban untuk adiknya.


Kini dia mau mempertahankan apa yang dia miliki dan apa yang dia cintai. Dia berjanji akan menjaga Anita supaya tidak terperdaya lagi oleh seorang Aslan.


Prima sudah sampai di rumah orang tuanya Anita.


" Assalamualaikum, Nita Mas pulang" ucap Prima dia sungguh tidak sabar ingin melihat wajah istrinya yang dari tadi dirindukannya.


" Walaikumsalam, eh Mas sudah datang" jawab Anita sambil mengambil tangan suaminya untuk diciumnya.


Prima meraih tubuh istrinya dan memeluknya, entah kenapa Prima sangat takut kehilangan istrinya itu.


" Ada apa Mas?" tanya Anita heran dengan sikap Prima tersebut.


" Biarkan seperti ini dulu sebentar, aku kangen banget sma kamu" jawab Prima.


" Tapi malu nanti Bapak sama Ibu lihat" ucap Anita.


" Ya udah yu masuk, Mas sudah gerah mau mandi" ucap Prima lagi.


Anita dan Prima memasuki kamarnya sebelum Prima keluar lagi mau mandi, di rumah Anita kamar mandinya tidak di dalam kamar tapi ada dekat dapur.


Setelah mandi dan berpakaian rapi Prima dan Anita menuju meja makan yang sudah siap dari tadi, Anita memang sibuk menyiapkan makanan buat suaminya.


Ibu dan Bapaknya Anita merasa sangat senang melihat anaknya seperti harmonis keduanya terlihat dari sorot mata mereka kalau mereka saling mengasihi.


Mereka tidak tau saja kalau anak dan menantunya menyimpan luka yang sangat dalam yang ditorehkan orangvyang sama.


Namun Anita dan Prima mencoba menutupi dari keduanya, mereka tidak ingin membuat orang tuanya ikut merasakan luka itu.


Prima berjanji dalam dirinya apapun yang terjadi dia akan mempertahankan Anita dan menjaga rahasia istrinya dari semua orang.


Prima tidak ingin istrinya terluka lagi, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakan istrinya apapun yang terjadi nanti.


Prima bahagia memiliki Anita, dia sangat mencintai istrinya itu, semua yang ada didiri Anita sangat dia kagumi.


Setelah makan Prima bicara kepada orang tua Anita dengan maksud dia yang mau mengajak Anita pindah, dan tidak lupa membujuk orang tua Anita supaya ikut dengannya.

__ADS_1


Namun orang tua Anita menolaknya secara halus, mereka tidak ingin menyinggung menantunya itu.


Akhirnya Anita pindah rumah keesokan harinya. Tidak terlalu banyak yang dibawa sebab memang baju Anita sangat sedikit.


__ADS_2