Andin'S Story

Andin'S Story
bab 11


__ADS_3

Disaat Andin sampai dirumah, didepan rumah sudah ada nek Fatim dan Daren menunggunya.


"loh kok nenek masih ada diluar ini kan sudah malam klau nenek masuk angin gimana? "


"nenek itu khawatir sama kamu, jadi nenek nunggu kamu disini"


" ya udh kita masuk yuk tadi juga aku udah beli makanan buat kita bertiga makan. "


" itu kamu beli apa aja kok banyak banget?"


" ini, aku beli kebutuhan kita bertiga nek, dan juga kebutuhan dapur juga."


" kamu itu kok repot repot siih, ya udah sinu nenek bantu bawain"


Mereka pun masuk ke dalam dan memakan makanan yang tadi Andin beli, setelah makan malam Daren pergi ke kamarnya sedangkan nenek menemani Andin yang sedang memasukkan barang barang yang ia beli kedalam kulkas. Sembari menemani Andin nenek bercerita tentang keluarganya.


"loh nak kamu gk salah ambil susu kan? " tanya nek Fatim yang tak sengaja membuka plastik yang berisi susu ibu hamil milik Andin.


"ini kan susu ibu hamil nak? " sambung nenek


" hmm iii.. tu.. neek iiituu memang punya Andin. " jawab Andin dengan gelagapan.


"jadi kamu lagu hamil nak?" tanya nenek dengan terkejutnya.


" iiyaa nek. " jawab Andin dengan wajah yang menunduk.


" lalu suamimu mana nak? " tanya nenek pada Andin, yang hanya dijawab dengan gelengan kepala. Andin menangis sambil menunduk dan nenek hanya bisa terdiam karena terkejut, ia tak menyangka gadis seperti Andin yang masih sangat muda sudah hamil.


" apa yang terjadi nak?? cerita sama nenek.." ucap nenek dengan pelan sambil mengusap punggung Andin yang bergetar karena ia sedang menangis agar Andin sedikit lebih tenang. Disaat Andin sudah lebih tenang Andin menceritakan kisahnya pada nenek dimana ia kehilangan kehormatannya dan sampai ia kabur dari pesantren.


" sudah sudah gk usah nangis lagi sekarang kamu tenang ada nenek yang akan bersama kamu, kamu gk akan sendiri lagi" ucap nenek menenangkan Andin.


" tapi nek Andin takut keluarga Andin tau dan mereka kecewa sama Andin."

__ADS_1


" udah kamu tenang itu gk bakal terjadi, sekarang kamu jangan nangis lagi kasian anak kamu nanti dia ikut sedih. "


" iya nek" ucap Andin.


 



 


DI PESANTREN


" Hikss.... Andin kamu dimana siih??" ucap Fatih yang sedang menangis karena Andin yang tiba tiba menghilang.


" gimana udah ada tanda tanda Andin dimana gk? " tanya Fatih pada salh satu santri putra yang baru saja datang. Fatih saat ini sedang berada di pintu gerbang depan pesatren.


" blm mbk gk ada tanda sekalipun kemana mbk Andin pergi. " jelas santri tsb.


" jadi gimana dong? Andin kamu kemana siih??" lirih Fatih.


" betul kata ustadz Hasby, kita tunggu sampai besok saja siapa tau Andin kabur untuk pulang karena gk betah di pondok. " sambung salah satu santri putra.


Keesokan harinya Karena sudah jam 9 pagi belum ada tlpn dari keluarga Andin, pihak pesantren memutuskan untuk menelpon duluan untuk menanyakan keberadaan Andin. Dan ternyata Andin tidak ada di rumahnya, mereka pun menjelaskan tentang hilangnya Andin.


 



 


DI SEBUAH RUANGAN.


Tampak seorang pria paruh baya yang masih tegar itu sedang memukuli salah satu anak buahnya.

__ADS_1


"bugh.. bugh.. " Ia memukul perut dan wajah anak buahnya.


"buugh.hh..." Ia menendang perut anak buahnya. Setelah anak buahnya yang ia pukuli telah lemah tak berdaya bahkan pingsan tampak 2 orang pengawal maju untuk membawa temannya yang jadi pelampian kemarahan bos nya.


" bagaimana bisa dia hilang? apa saja yang kalian lakukan disana hah? " teriak seorang laki-laki paruh baya.


"maaf tuan kami lalai, kami sekali lagi mohon maaf. " jawab salah satu laki-laki berbaju hitam tsb.


" saya tidak butuh maaf dari kalian sekarang juga kalian cari dimana dia berada jangan klau kalian tidak menemukan keberadaan nya kalian jangan harap untuk bisa melihat matahari paham!! "


"baaaik tuan kami akan mencarinya. "


Mereka semua keluar dari ruangan tsb. kini hanya tersisa laki laki tsb. dengan satu orang kepercayaannya.


" jonh sekarang kamu lihat cctv kota lihat kemana perginya dia " perintah laki laki tsb, Riyandi Aditama atau biasa disebut Tuan Iyan.


" baik tuan. " jawab jonh sembari menundukkan kepalanya memberi hormat.


Jonh pergi mengambil laptopnya untuk meretas cctv seluruh kota karena itu sudah pekerjaannya sehari hari tentu saja tk sulit ia meretas cctv seluruh kota.


Sejam berlalu...


"bagaimana jonh?? "


" maaf tuan saya sudah memeriksa cctv kota, tapi tdak ada tanda tanda gadis itu. "


"bagaimana mungkin tidak ada jonh? "


" hmm begini tuan menurut tadi saat saya melihat cctv kota ada satu tempat yang tidak ada cctv-nya tuan "


"dimana itu jonh"


" di terminal tuan. " jawab jonh

__ADS_1


" sekarang Juga kamu perintah kan sebagian pengawal untuk mencari ke terminal dan untuk sebagian nya lagi kerahkan mereka untuk mencari permasalahan yang sedang Andin hadapi, alasan kenapa Andin kabur? "


" baik tuan" jawab jonh sambil menundukkan kepalanya dan berjalan mundur.


__ADS_2