Andin'S Story

Andin'S Story
bab 5


__ADS_3

Andin yang sudah keluar dari ruangan langsung menghampiri Hasby yang sudah menungggunya.


"kok lama banget siih keluarnya? " tanya Hasby.


"gk tau kak, pengawasnya gk ngebolehin keluar dulu tadi"


" ooh biasa itu mungkin karena ini ada di lantai 3 jadi takutnya peserta itu berdesak desak untuk turun ke bawah" jelas Hasby.


" mungkin kali ya kak "


" oh ya gimana tadi soalnya sulit gk? "


"hehee lumayan siih kak ada yang bikin aku pusing tadi"


" itu biasa terjadi di soal soal lomba kamu pasti bingung di soal kelinci sama peneliti itukan?" selidik Hasby.


" kok kakak tau siih "


"aku tadi emang sedikit bingung tapi alhamdulillah aku gk terkecoh sama soalnya"


"kakak mah pinter yah pasti gk akan terkecohkan"


"kamu juga bisa asal fokus aja sama soalnya"


"ya udh yuk kita turun td pak sujak ngasih tau klau ada metiing antar guru pendamping" lanjut Hasby.


" ini kita langsung pulang atau gimana. kak? "


"masih belum tau"


Sesampainya di lantai bawah gedung tsb. mereka mencarai tempat duduk untuk menunggu guru pendamping mereka. Karena melihat semua tempat duduk sudah tidak ada yang kosong Hasby berinisiatif mengajak Andin ke kantin. Andin yg tak mengerti tentang gedung tsb hanya mengikuti kemana langkah Hasby.

__ADS_1


"kamu mau makan atau mau minum aja? "tanya Hasby.


"minum aja kak"


"minum apa? biar kakak pesenin."


"es jeruk aja"


"gk ada yg lain atau camilan gitu"


"gk ush kak"


"ok... " jawab Hasby. langsung melenggang pergi untuk memesan minuman. Tak lama Hasby datang membawa minuman yg ia beli tadi dan langsung memberikan nya kpd Andin yg sedang bermain ponsel. Selama menunggu kedatangan guru pendamping mereka, mereka bergelut dengan ponsel yg dipegang masing masing.


" hmm...." deheman seseorang membuat Hasby menoleh ke depannya.


"ada apa yah? " tanya Hasby. Sedangkan Andin tetap tk bergeming menatap ponselnya.


"silahkan.. " ujar Hasby menunjuk kursi yg ada di depan nya dan Andin.


Raffa dan Zidan Malthus duduk di depan Andin dan Hasby. mereka duduk berhadap hadapan dimana Raffa duduk di depan Andin, sembari memandang wajah Andin yg fokus ke ponselnya dan sesekali meminum minuman nya, ia sama sekali tk menyadari kehadiran Raffa di depanya.


" ooh ya kenalin aku Raffa dan ini Zidan temanku" ucap Raffa sambil mengulurkan tangannya ke depan Hasby dan langsung disambut dengan senyuman.


"Aku Hasby" sambil bersalaman juga dengan Zidan. lirikan Raffa menuju ke Andin, yang langsung di terima oleh Hasby, Hasby yang mengerti maksud dari lirikan dari Raffa itu.


"Din.. " panggil Hasby.


"iya kak.. " jawab Andin sembari menoleh ke sampingnya


"itu ada yang mau kenalan sama kamu"

__ADS_1


"ooh hai.. aku Andin. " ucap Andin sembari tersenyum ke arah Raffa dan Zidan.


"aku Zidan dan ini Raffa. " ucap Zidan karena Raffa tk kunjung membalas ucapan perkenalan dari Andin.


Hasby yang melihat tatapan Raffa kepada Andin, langsung mengerti maksud dari kedatangan Raffa dan perkenalan nya itu hanya karena ingin tau tentang Andin. Dengan kesal ia mengajak Andin menuju parkiran dimana mobil mereka berada, Andin yg tak mengerti hanya ngikut saja. Zidan yg tak tau apa-apa tentang Raffa dibhuat bingung karena seperti nya Hasby kesal terhadap mereka, ia menoleh ke arah Raffa yg terlihat kecewa.


"lo kenapa? Raf" tanya Zidan yang dijawab hanya dengan gelengan kepala oleh Raffa.


" jangan bilang lo suka sama. tuh cwek " selidik Zidan


"klau gw suka sama dia emang lo mau apa hah"


" jadi ini alasan tuh Hasby ngajak pergi Andin" gumam Zidan yang didengar oleh Raffa


"lo bilang apa?" tanya Raffa.


"yah kayaknya Hasby tau tatapan kagum lo ke Andin makanya dia bawa Andin pergi dari sini"


" lah emang apa masalahnya sama dia? kok gw gk paham mksd lo"


" lo itu gimana siih gitu aja gk ngerti atau lo gk ngeliat logo mereka, mereka berasal dari sekolah mana " yg langsung di sambut dengan gelengan kepala oleh Raffa.


" Astaga Raf lo gimana sih padahal tu logo udah terpangpang jelas di seragam mereka"


" udh deh gk ush ber tele-tele, pusing gw "


"mereka itu dari sekolah MAN As-syamsiyah" ucap Zidan yg membuat Raffa tercengang.


" maksud lo mereka dari pesantren yg di pelosok itu. "


" iya makanya tu Hasby gk mau temennya di pandang laki-laki apalagi kyk pandangan kagum lo tadi"

__ADS_1


"siapa yg gk kagum coba org dia cantik banget.."


__ADS_2