
Hari demi hari pun berlalu dengan cepat, mengisahkan sinta dan keina yang semakin dekat, dan juga perasaan adam dan sinta yang masih rahasiaaa😂. Kini sinta sudah memasuki bangku perkuliahan, ia sudah meluluskan ujian sekolahnya, ia juga menjadi juara umum dengan nilai yang memuaskan.🎉. Sinta kuliah dikota jakarata, sebenernyaaa ia sangat ingin kuliah di luar negri, namun karena tidak diberi izin untuk kuliah diluar negri, maka ia pun kuliah dijakarta, bersama dengan rani juga, sinta dan rani mengambil jurusan manajemen dan bisnis.
Pagi yang indah, suara burung yang bernyanyi riang dan embun pagi yang menyelimuti bumi. Seorang wanita dengan balutan rok panjang berwarna peach berpadu dengan kemeja berwarna putih serta hijab pashmina yang melilit kepala menutupi mahkotanya yang indah, membuatnya semakin cantik dan anggun, ia tengah berdiri didepan cermin melihat penampilannya, setelah dirasa selesai ia langsung turun menuju ruang makan untuk sarapan bersama keluarganyaa.
Sinta: Selamat pagi semuaaa, princes dataaaang (teriaknya sambil berjalan menuruni tangga)
Semua orang diruang makan langsung menutup kedua telinganya mendengar teriakan sinta, andre(kakak sinta) langsung berdiri menghampiri sinta dan menjewer telinga sinta
Sinta: Aduuuh duuh kakak, sakit aduh lepasin doong (Ucapnya sambil memegang telinganya)
Andre: Makanya pagi² jangan teriak², kamu kira ini dihutan?
Sinta: Iyaa iyaaa maapin sinta okee. kakak yang tampan tapi jomblo karatan (Ucapnya lalu berlari menuju ayahnya untuk meminta perlindungan)
Andre yang mendengar langsung mengejar sinta, namun sudah terlanjur berlindung pada ayahnya.
Adam: Enak aja jomblo karatan, gini² juga kakak jadi idola kampus loh (ucapnya sombong)
Sinta yang mendengar langsung tertawa terbahak²
Sinta: Mana mungkin idola kampus jomblo😂😂
Andre: Emng kamu udah punya pacar apa? enak aja ngatain aku jomblo, kamu juga gapunya pacar kan? (tanyanya balik)
Sinta: Punya lah, cuma masih dikemas aja sama allaah, liat aja nanti kalau aku nikah duluan yah, kakak jangan iri (cibirnya pada kakaknya)
Andre: Anganmu jangan tinggi² nanti jatuh sakit loh, lagian siapa juga yang mau nikah sama gadis crewet dan manja seperti kamu?
Sinta: Siapa tau anganku jadi nyata? kan semua rahasia allaah. Lagian siapa juga yang tak terpesona dengan kecantikan princes ini. gini² juga udah punya anak kan? (ucapnya sombong lalu tertawa terbahak²)
Ayah dan ibunya yang mendengar pertengnkaran anak²nya hanya tersenyum, menyadari bahwa anak²nya sudah semakin dewasa saja, yang mungkin tinggal hitungan tahun akan pergi meninggalkan mereka sendiri.
Ayah: Udah² buruan sarapan udah siang ini (ucapnya agar tak menjadi lebih panjang pertengnkaran kakak beradik tersebut)
Andre n sinta: Iyaa yah (ucapnya bersama lalu memulai sarapnnya).
__ADS_1
Kediaman Adam:
Keina sedang menangis tak mau berangkat kesekolah, yaa? sekarang keina sudah masuk Taman kanak². Ia tak mau kesekolah kalau tak diantar oleh sinta, Sedangkan aldi ia sudah berngkat kesekolah, ia mulai memasuki bangku kelas 1 SMP. Adam yang sedang terburu² pun sangat bingung, karena pasti sinta sudah berangkat kuliah.
Keina: Hiksss hikss pokoknya ken gamau berngkat sekolah kalau bukan bunda yang nganter, hikss (ucapnya sambil menangis)
Adam: Sayang... bunda sinta lagi kuliah, dia juga sekolah kaya ken biar pinter, apa ken gamau punya bunda yang pinter (ucapnya meyakinkan keina)
Keina yang mendengar ucapan adam langsung berhenti menangis dan menggelengkan kepalanya cepat, ia juga tak mau memiliki bunda yang tak pintar. Adam merasa senang karena keina menurut pada adam, akhirnya ia bersiap² untuk mengantar keina kesekolah.
Kembali pada sinta
Kini sinta sedang berada diruang kelasnya, sedang mendengarkan dosen mempresentasikan materi , ia sangat fokus hingga tak menyadari kalau dari tadi ada seseorang yang terus saja menatapnya. Bisma, bahkan sangking terobsesinya pada sinta, ia rela kuliah dan mengambil jurusan yang sama dengan sinta, agar ia tetap bisa menjaga sinta.
Padahal sinta sudah melarangnya, karena memang sinta tak memiliki perasaan apapun pada bisma, tapi karena bisma sendiri yang berkeinginan kuliah disitu, jadi sinta tak bisa berbuat apa².
Pelajaran sudah selesai, dan kini sinta dan rani sudah dikantin, untuk makan siang. Hari ini hanya ada 1 Mata pelajaran, jadi setelah selesai mereka bisa langsung pulang.
Rani: Eh sin, dari pada pulang gaada kerjaan mendingan kita ke mall yuk,,, udah lama nih kita gak jalan bareng? yaaa mau yaaa?? (ucapnya memohon pada sinta)
Sinta: Emmm okee okee, tapi aku boleh ajak anak aku nggak, soalnya dia kmren ngajak aku jalan tapi gabisa, mungkin dia seneng kalau diajak jalan (ucapnya keda rani, rani sudah tau semua hubungan sinta dan keluarga adam)
Sinta: okeee siyap, tapi aku mau jemput anak aku dulu, dia lagi sekolah.
Rani: okee gamasalah, yaudah aku pulang duluan yah? (ucapnya sambil berlalu meninggalkan sinta)
Sinta lalu bersiap² untuk menjemput keina. ia mengendarai sepeda motornya. Setelah beberapa saat ia sudah sampai di sekolah keina, jarak dari kampus dan sekolah keina memang dekat, hanya butuh waktu 15 menit untuk sampai kesana. Sampai disana ternyata keina belum keluar dari kelas, akhirnya ia harus menunggu di parkiran.
Keina keluar dari kelasnya, ia langsung menuju ke area parkir, karena biasanya sopirnya sudah menunggu, setelah sampai disana ia tak melihat sang sopir, justru ia melihat sinta yang sedang melambaikan tangannya pada keina. Keina yang melihat sinta merasa sangat bahagia, ia langsung berlari menuju sinta.
Keina: Bundaaaaa (panggilnya sambil berlari kearah sinta dan langsung memeluknya)
Sinta: hay sayang? gimana sekolahnya? ga nakal kan disekolah (ucapnya sambil mengelus kepala keina)
Keina: enggak bunda, ken ga nakal, ken juga jadi anak baik kok disekolah.
Sinta: alhamdulillaah kalau anak bunda ganakal. sebagai hadiah karena ken ga nakal, gimana kalau bunda ajak ken jalan² hari ini?
Keina langsung menganggukkan kepalanya cepat, ia sangat senang karena bisa jalan² bersama bundanya. Sewaktu sinta sedang menunggu keina, pak sopir datang menjemput keina, sinta yang sudah paham dengan sopir keina begitu juga dengan sang sopir. Lalu sinta menghampiri sopir tersebut dan menyuruhnya pulang, karena keina akan pergi bersamanya dan dia sudah meminta izin pada adam(padahal belum, karena ia tak punya nomornya adam, dia berencana untuk meminta pada keina nanti), akhirnya sopir tersebut pulang.
__ADS_1
Mereka tak menyadari ada sepasang mata yang sedang memperhatikan mereka. Sandra, ia merasa bingung karena keina memanggil perempuan lain dengan sebutan bunda, ia merasa sangat geram dibuatnya, dan dia memutuskan untuk mengikuti kemana mereka pergi.
Sampai dirumah sinta, keina langsung disambut hangat oleh ibunya sinta, keina sudah sering kerumah sinta jadi dia sangat akrab dengan keluarganya.
Keina: Neneeeek... keina datang (ucapnya sambil berlari dan memeluk ibunya sinta)
Ibu: Waaaah cucu nenek makin cantik aja yah, gimana sekolahnya? ganakal kan?
Keina: enggak nek, keina jadi anak baik disekolah
Dan masih berlanjut lagi obrolan nenek dn cucunya hungga sinta datang.
Sinta: Ayo ken mandi dulu, biar seger (mengajak keina untuk mandi dan bersiap²)
Keina: okee bunda (ucapnya sangat senang)
Ibu: Biar keina makan dulu sin, kasian pasti laper (ibunya menyarankan)
Sinta: Ken mau makan?
Keina: Enggak bun, ken belom laper, nanti aja yah kalau ken udah laper pasti ken makan. (ucapnya menolak)
Setelah itu sinta dan keina masuk kekamar dan bersiap². Setelah selesai sinta baru Ingat kalau dia belum meminta izin pada adam.
Sinta: Ken? (panggilnya)
Keina: Iya bunda? ada apa?
Sinta: Apa ken punya nomr hpnya ayah keina?
Keina mengangguk cepat
Sinta: bunda belom minta izin sama ayah kamu, jadi bunda mau minta izin sekarang, mana nomornya?
Lalu keina mengambil tasnya dan memberikan kertas yang berisi nomr hp adam.
***Ikuti kelanjutan kisahnya ya gaissss, jangan bosen²
jangan lupa like komen vote n favorit yaa teman².🎉🎉***
__ADS_1