Anganku Yang Nyata

Anganku Yang Nyata
Eps 14


__ADS_3

Plakkk🖐


Suara keras tamparan yang mengenai pipi sebelah kiri milik sinta. Sandra, ia merasa sangat puas karena tamparannya berhasil.


Rani dan keina sangat kaget melihat itu, ia lalu memegangi sinta yang sudah berlinang air mata.


Keina: Pergi kamu! kenapa kamu melukai bundaku? aku benci sama kamu, aku benci! (teriak keina sangat keras)


Masih kaget dengan perkataan putrinya, sandra dikagetkan lagi dengan kedatangan adam yang tiba². Adam langsung menuju sinta dan langsung memeluknya.


Adam: Apa yang kamu lakukan sandra? (ucapnya dengan tatapan tajam) Apakah kau tidak tau? orang kamu hina adalah calon bundanya keina, yang berarti dia adalah calon istriku?


Sinta, rani, sandra, dan keina langsung diam dgan pikirannya masing² mendengar perkataan adam.


Sandra: Nggak! kamu pasti boong kan? (ucapnya tak terima).


Adam: Apakah yang kamu lihat belum cukup untuk membuktikan semuanya? (ucapnya yang masih dengan memeluk sinta).


Sedangkan sinta masih menangis di dalam pelukan adam, ia merasa sangat sakit hati dengan sandra, tidak cukup sandra menghinanya, bahkan ia juga menampar sinta, yang membuat pipinya lebam.


Kini sandra hanya bisa diam dan menangis meratapi semuanya, ia berjanji akan merebut adam dan keina lagi, ia akan menyingkirkan sinta dari sisi adam.


Sandra: Aku gak akan biarin itu terjadi! (ucapnya sambil berjalan meninggalkan mereka).


Setelah kepergian sandra, sinta melepaskan pelukan adam, ia merasa sangat malu dibuatnya, begitupun dgan adam.


Adam: Ma..maaf, aku nggak bermaksud apa², aku hanya ingin membuat sandra berhenti mengganggu keluargaku. ( ucapnya meyakinkan)


Sinta: ohh iyaa pak gak apa²


Ehemmm


Suara deheman rani membuat adam, sinta, dan keina meoleh padanya.


Rani: Emmm (merasa gugup), apa boleh saya pulang duluan? emm saya ada janji? (ucapnya meminta izin pada adam, karena ia tak mau mengganggu mereka)


Adam: Oh iyaa silahkan udah malem jugaa


Sinta: Ehhh aku ikut kamu pulang (mencegas rani)


Adam: Emmm...Kamu pulang sama aku aja (ucapnya menawarkan diri)

__ADS_1


Rani: Iyaa kamu sama pak adam aja, lagian aku juga mau mampir kerumah tanteku dulu(ucapnya mencari alasan)


Sinta: emm oke baiklah. (ucapnya pasrah)


Rani: Yaudah kalau gitu, saya permisi pak?


Adam: ohh ihaa silahkan


Rani: Gue duluan sin (ucapnya sambil berlalu pergi)


Sinta: Okeee


Adam, sinta, dan keina duduk kembali dimeja makan, mereka semua hening tak ada yang memulai pembicaraan, hingga keina lah yang memecah keheningan mereka.


Keina: Bunda, maafin ibunya ken ya? udah bikin bunda sakit hati (ucapnya meminta maaf)


Sinta yang mendengar merasa sangat tersentuh, bagaimana seorang anak kecil ini bisa meminta maaf atas kesalahan ibunya.


Sinta: Sayaang (sambil mengelus pucuk kepala keina) Ken gak salah, keadaanlah yang salah, hingga semua jadi seperti ini.


Keina: Makasih bunda, ken sayang banget sama bunda (sambil memeluk sinta)


Sinta: Bunda juga sayaaaang banget sama ken. (ucapnya lalu membalas pelukan keina)


Adam: Udah malem, lebih baik kita pulang? (ucapnya menawarkan)


Keina: Ayaaaah, boleh nggak bunda nginep dirumah ken, ken pingin tidur sama bunda? (Memohon pada adam)


Sinta yang mendengar permohonan keina langsung membukatkan matanya, ia merasa sangat kaget sekaligus malu, apalagi dihadapan adam.


Sinta: Emmm... ken? emmm ituuu... bunda besok ada kuliah pagi, jadi gak bisa nginep dirumah ken, lain kali aja gimana? (ucapnya menolak)


Keina yang mendapat penolakan merasa sangat sedih, ia sangat ingin tidur bersama sinta, ia ingin merasakan tidur bersama bunda yang menyayanginya. Adam dan sinta yang melihat keina menundukkan kepalanya sedih merasa bersalah, ia tak mau membuat keina sedih, namun bagaimana lagi, adam tak mungkin membawa gadis yang bukan siapa²nya kerumah, karena itu akan menimbulkan fitnah. Tapi????? bagaimana ia akan menjelaskan pada keina, dia belum bisa mengerti.


Adam: Heyy anak ayah yang cantik? bunda gabisa tidur dirumah kita.


Keina: Kenapa gabisa ayaah, kan bunda gak jahat?


Sinta: Bukan begitu maksudnya sayang (sambil mengelus pipi keina) Dalam agama islam, tidak memperbolehkan seorang laki² dan perempuan yang belum terikat tali pernikahan, tinggal di satu rumah. itu akan menimbulkan fitnah, apa ken mau bunda difitnah lagi? dan bunda merasa sedih? (ucapnya menjelaskan)


Keina langsung menggelengkan kepalanya cepat, ia juga tak mau bundanya merasa sedih. Tapii? dia juga ingin tidur bersama sinta, tapi kapaaan??? ayahnya tak membolehkan keina tidur dirumah sinta, adam merasa tidak enak karena keina akan merepotkan keluarga sinta. Terus?? kapan aku bisa tidur bareng sama bundaa??? ahhh aku punya idee.??🎉💞

__ADS_1


Keina: Yaudah ayah sama bunda nikah aja kalau gitu? kan bunda jadi gak difitnah? iyaa kann??


Adam dan sinta yang mendengar ide gila keina langsung saling menatap dan membulatkan matanya, ia sangat kaget mendengar ide gila keina.


Apa²an ini? Heyyyy jantung, berhentilah maraton, bisa² kau keluar dari tempatnya (batin sinta didalam hati karena jantungnya berdetak sangat kuat)


Kenapa aku jadi deg²an gini si? ya allaah? apa jangan² aku punya penyakit jantung? besok aku harus periksa kedokter. (batin adam didalam hati)


Duh duuuuh adam sama sinta kenapa mendadak jadi bodoh, bahkan mereka tidak tahu bahwa didalam hati mereka sudah mulai tumbuh benih² cintrong😂😂


Keina bingung melihat ayah dan bundanya yang saling menatap dalam diam.


Ehemmm


Deheman keina membuat adam dan sinta melepas pandangan mereka, hingga mereka merasa sangat maluuu.


Keina: Kenapa ayah sama bunda diem?


Adam: Sayaang, menikah itu gak mudah, harus ada 2 pasang manusia yang saling mencintai, menikah juga gak gampang, gaboleh buat main² (ucapnya memberitahu)


Keina: Siapa yang suruh ayah sama bunda main²?? keina maunya ayah sama bunda nikah beneran bukan main² (ucapnya merasa kesal sambil memonyongkan bibirnya)


Adam dan sinta menepuk jidatnya masing². Bagaimana keina bisa mengerti, jelas² keina masih kecil.


Dilain tempat:


Aldi sedang dirumah, ia sudah pulang sekolah sedari tadi, ia sedang menunggu ayah dan keina, ia berniat akan mengajak makan malam bersama, tapi sejak tadi ayah dan keina tak kunjung ada tanda² kepulangannya.


Aldi: Lebih baik aku telpon ayah saja


Tuuuuttt tuuuttttt.... (suara sambungan telpon)


Aldi: Kenapa nggak aktif? (ia merasa heran karena tak biasanya keina pulang malam)


Aldi merasa sangat khawatir, bagaimana pun keina adalah adiknya, ia sangat menyayangi keina walaupun kadang ia tak menampakkannya pada keina bahwa ia sangat menyayanginya.


Aldi: Lebih baik aku susul ayah aja kekantor (ia berniat menyusul ayahnya)


Aldi segera berlari kekamar dan mengambil jaket. Dan saat sampai didepan pintu ternyata......


***Lanjut besok ya gaeees, jangan bosen² baca novel akuuu💞💞😍

__ADS_1


Budayakan like, komen, vote, dan favorit, biar author tambah semangaaaaaaat🎉🎉***


__ADS_2