Anganku Yang Nyata

Anganku Yang Nyata
Eps 17


__ADS_3

Sinta: Bukannya kakak harusnya tinggal di amerika ya? (tanya sinta penasaran)


Andra yang mendengar pertanyaan sinta langsung berhenti makan, ia bingung harus menjawab apa, andra lalu menatap manik mata sinta.


Andra: Aku disuruh papa buat ngurus anak perusahaan yang ada di indonesia (ucapnya secara tenang)


Sinta hanya diam dan mengangguk²kan kepalanya, dan melanjutkan makannya.


Kini andra dan sinta berada didalam mobil menuju kerumah sinta, didalam mobil tak terjadi percakapan, mereka saling diam dalam pikirannya masing². Tak berapa lama, mereka sampai didepan rumah sinta.


Andra: Suasananya masih sama seperti dulu, masih damai (ucapnya sambil menatap sekeliling)


Sinta: Iyaaa, suasananya masih sama, hanya sedikit perasaan saja yang berubah (ucap sinta menatap lurus kedepan)


Andra yang sedang menatap sekeliling, langsung menoleh kearah sinta, andra mengerutkan keningnya, ia tak maksud dengan perkataan sinta.


Andra: Perasaan apa yang berubah (tanya andra penasaran)


Sinta langsung gugup mengerti dirinya telah kelepasan bicara, ia bingung harus menjawab apa.


Sinta: Duhhh mulutkuuuu kenapa bisa kelepasan gini si (ucapnya didalam hati)


Andra terus menunggu jawaban dari sinta, ia terus melihat gerak gerik sinta yang sedang memikirkan sesuatu.


Sinta: Ahh ayo kak kita masuk, pasti ibu seneng banget dapet kejutan dari kak Andra (ucap sinta mengalihkan pembicaraan)


Andra hanya diam dan menuruti sinta masuk kedalam rumah. Didalam rumah, nyonya andini (ibunya sinta) sedang berada didapur untuk menyiapkan makan siang. Sinta dan andra langsung masuk dan menuju dapur.


Assalamu'alaikum (ucap andra dan sinta berbarengan)


Ibunya sinta yang mendengar ucapan salam langsung menoleh, ia sangat terkejut melihat seseorang yang berada disamping sinta.


Andra langsung menghampiri nyonya andini dan bersalaman padanya.


Ibu sinta: Ya allah, ini nak andra kan? (ucap ibu sinta yang memastikan)


Andra: Iyaa tante, ini aku Andra (ucapnya sambil tersenyum manis)

__ADS_1


Ibunya sinta langsung reflek dan memeluk andra, beliau sangat rindu dengan anak dari sahabatnya, ia bahkan sudah menganggap andra sebagai anaknya, karena umurnya yang tak jauh berbeda dengan andre (anak pertamanya atau kakaknya sinta),hanya berlesisih beberapa tahun, beliau sangat senang dengan kedatangan andra.


Ibu: Subhanallaah, kamu udah besar ya, dan juga sangat tampan (puji ibunya sinta kepada andra)


Andra: Hehee makasih tante (ucapnya sambil cengegesan)


Ibu: Kamu mau ke sini kok nggak bilang² dulu si sama tante? kan tante bisa siapin makanan kesukaan kamu duluuu (ucapnya memarahi andra)


Andra: Kejutan dong tante, kalok dikasih tau namanya bukan kejutan dong


Ibu: Dasarr ya anak jaman sekarang (ucapnya sambil memukul pelan tangan andra)


Andra hanya tertawa bahagia, ia sangat bahagia karena ternyata perlakuan dari ibunya sinta masih sama seperti dulu, selalu menyayanginya seperti anaknya sendiri.


Andra: Paman haris dan andre kemana tan? (tanyanya sambil melihat sekeliling rumah yang hanya terdapat beberapa pelayan yang sedang sibuk bekerja)


Ibu: Paman haris lagi kerja, mungkin pulangnya sore. kalok andre langi kuliah


Andra hanya mengangguk²kan kepalanya tanda mengerti.


Sinta yang sedari tadi melihat acara pelepasan kangen antara ibu dan andra hanya terdiam dan duduk dimeja makan, ia tak menyangka bahwa teman masa kecilnya datang lagi dan bahkan akan menetap diindonesia.


Dilain tempat:


Adam sedang duduk dan menelfon seseorang, ia langsung mengeraskan rahangnya mendengar informasi dari seseorang tersebut.


Flashback:


Adam menyuruh kevin untuk menjadi mata² dan mengikuti kemana pun sinta pergi. Adam baru sadar bahwa dirinya telah jatuh cinta pada sinta, akan tetapi ia tak berani mengungkapkan perasaannya, ia menunggu waktu yang tepat. Ia juga masih meyakinkan perasaannya, ia takut jika ternyata itu adalah perasaan terobsesi karena kecantikan sinta, bukan karena rasa cinta yang sesungguhnya.


Sejak sinta keluar dari rumah, kevin selalu mengikuti sinta, ia mengikuti sinta sampai di bandara. Kevin terus mengikuti sinta hingga sinta bertemu dengan seorang lelaki dan terlihat sangat akrab. Dan hal tersebut langsung dilaporkan kepada sang bos.


Adam merasa penasaran dengan lelaki tersebut, bagaimana mungkin sinta bisa dekat dengan lelaki, setau adam sinta hanya dekat dengan rani dan bisma. Lalu ia berkata pada kevin.


Adam: Segera selidiki secara detail siapa lelaki itu (ucapnya dingin)


Dari sebrang telfon, kevin langsung tersenyum kecut, ia merasa sang bos sedang marah besar.

__ADS_1


Kevin: Ba..baik bos (ucapnya gugup)


Adam langsung menutup ponselnya dan berjalan menuju sofa panjang yang ada diruangannya, ia merasa sangat frustasi, ia sangat bingung, kapan perasaan itu muncul, dan apakah ini lerasaan cinta atau hanya obsesi belaka. Ia sangat tertekan, apalagi mendengar bahwa sinta menemui seorang lelaki dibandara, ia merasa cemburu, entahlah, cemburu atau apa diapun tak tau.


Dirumah sinta:


Malam ini andra akan menginap dirumah sinta, sebenernyaaa ia sudah memesan apartemen, namun karena ibunya sinta memaksa untuk menginap beberapa hari dirumahnya, maka ia pun menuruti permintaan beliau.


Kini mereka semua sedang makan malam, Tuan haris, nyonya andini, andre, sinta dan andra sedang menikmati makan malam mereka, sesekali mereka bercanda bersama. Andra sangat senang menikmati kebahagian ini, ia sudah sangat rindu dengan suasana berkumpul dengan keluarganya, karena di amerika, ia hanya mengurus kantor dan tak memiliki waktu hanya sekedar makan bersama keluarganya. Kini ia merasakan, bahwa berkumpul bersama keluarga bahkan bisa melupakan sedikit masalah dipikirannya.


Selesai makan malam, tuan haris, andra, dan andre sedang berada diruang keluarga, mereka saling bertukar cerita selama mereka berpisah.


Sedangkan sinta dan nyonya andini sedang berada didapur, mereka membersihkan sisa makan malam, dan membuatkan teh serta cemilan sebagai pelengkap bertukarnya cerita.


Setelah selesai, ia langsung membawa teh dan cemilannya, dan meletakkan dimeja. Andra yang melihat sinta sedang menyajikan teh, ia terus memandangi sinta, ia masih merasakan perasaan yang sama seperti dulu. Sinta yang sadar sedang ditatap oleh andra menjadi gugup, ia segera mungkin kembali kedapur.


Kini sinta sedang berada ditaman belakang rumahnya, ia duduk dibangku panjang yang berada ditaman sambil memangku laptop. Ia sedang mengerjakan tugas kuliahnya. Ketika sedang fokus, tiba² andra datang dan duduk disamping sinta.


Sinta langsung menoleh kearah andra yang sedang melihat layar laptop.


Sinta: Kak andra kok kesini? (tanya sinta penasaran)


Andra: Lagi cari angin aja (ucapnya santai)


Sinta: Emmm iyaa iyaa (ucap sinta dan kembali menatap layar laptopnya)


Andra: Lagi ngerjain apa?


Sinta: Ini lagi ngerjain tugas dari dosen kak


Andra: Aku mau ngmong sesuatu sama kamu? (ucap andra serius)


Sinta langsung menoleh, hingga tatapan mereka bertemu, saling memandang dengan perasaannya masing². Sinta merasa gugup, apa yang akan dibucarakan andra hingga wajahnya terlihat serius. Sinta takut jika andra akan membahas masa lalu mereka.


***Wah wahhhhh, masa lalu apa ya, yang bikin sinta sampek gugup kek gitu?🤔 hemmmm, kalok penasaran, jangan lupa terus ikutin lanjutan kisah serunya ya🤗🤗🤗


Makasih buat yang udah like, komen, vote, dan favorit, author sangat senang jika mendapat dukungan dari para readers.

__ADS_1


Maaf juga ya kalau masih ada bagian yang blepotan, heheee, author juga masih tahap belajar, jadi mohon dimaklumin hehee***.


__ADS_2