
Adam: Jadii begini om, tante, kedatangan saya kemari, karena saya ingin melamar sinta untuk menjadi istri saya. (ucapnya to the point)
Jeduarrrr💣....bagaikan ledakan bom. oh bukan ledakan gunung merapi aja🌋 ya kira² begitu kagetnya orang² tersebut😂
Semua orang diruang tamu tersebut diam seribu bahasa.
Ayah: Emmm, nak adam? apakah kamu serius dengan ucapanmu barusan? (tanya ayah sinta memastikan)
Adam: Iyaa om saya serius, dan maaf mungkin ini terlalu cepat, tapi saya juga nggak punya pilihan lain. (ucapnya sambil menunduk kebawah)
Ayah: Makaudnya apa ya nak? (tanyanya karena merasa bingung dengan ucapan adam)
Adam lalu mengangkat kepalanya dan menatap mereka, adam pun menceritakan keadaan ibunya serta penyakit yang diderita sampai pada permintaan terakhirnya untuk menikahi sinta.
Sontak semua orang terkejut, terutama sinta. Sejak awal sudah bingung dengan keadaan sekitar karena ada andra dan adam, dan kini ditmbah dengan sebuah lamaran. Apa yang harus dia lakukan.
Ayah: Lalu? apakah kamu mencintai anak saya sinta? (tanya ayah memastikan)
Adam: Saya juga belum tau om, tapi saya juga yakin, seiring dengan berjalannya waktu, mungkin saya akan mencintai sinta.
Ayah: Tapi jika kamu tetap tidak mencintai anak saya bagaimana?
Adam: Maka saya akan terus mencoba untuk mencintainya om. Saya berjanji, tidak akan menyakiti hatinya sinta om, saya berjanji. (ucapnya serius)
Sinta, ibunya, dan andra masih diam menyimak pembicaraan ayah dan adam. Sampai akhirnya andra juga ikut berbicara.
Andra: Bagaimana jika sinta memiliki janji pada seseorang untuk sebuah perasaan? (ucapnya dengan pandangan tajam lurus kedepan)
Adam: Janji? tidak berguna, jika pada akhirnya sinta mau menikah dengan saya. (ucapnya menatap tajam pada andra)
Andra: Tipe laki² yang memaksakan perasaan orang lain demi kepentingannya sendiri, dasar egoiss. (ucapnya membalas tajam tatapan andra)
Adam: Tau apa kamu tentang saya hem? Lebih baik ka...
Belum sempat melanjutkan kata²nya, tiba² ayahnya sinta melerai mereka.
__ADS_1
Ayah: Sudah²... kaya anak kecil saja kalian? (ucapnya dengan lantang).apa kalian tidak melihat ada orang yang lebih tua dari kalian hem? jaga sopan santun kalian dirumah saya. Semua keputusan ada ditangan sinta. Sinta bagaimana keputusan kamu nak?
Sinta diam, nampak ia sedang berfikir keras, dia bingung harus bagaimana? disisi lain dia menaruh janji pada andra, dan disisi lain dia juga sudah memiliki rasa pada adam. ahhhhh sebuah pilihan yang sangat sulit.
Sinta: Emmm, beri saya waktu 3 hari untuk menjawab. (ucapnya sambil menunduk)
Adam: Okee saya kasih waktu 3 hari.
Nampak andra sangat marah dengan jawaban sinta. Apa maksudnya? apa dia ingin merayuku untuk melepas janjinya dan bisa menikahi adam?. Itulah isi pikiran andra saat ini. Memang jika sedang cemburu, fikiran negtif selalu saja muncul, aneh memang, tapi itulah kenyataannya.
Ibu: Nak adam? (panggil ibunya sinta)
Adam: Iyaa tante?
Ibu: Jika suatu saat kamu berhianat pada sinta? maka apa yang harus saya lakukan sebagai seorang ibu? (ucapnya serius)
Adam nampak berfikir sejenak
Adam: Saya tidak akan melakukan itu tante, jikalaupun saya melakukan kesalahan tersebut, maka saya siap jika sinta meninggalkan saya dan mencari lelaki yang lebih baik dari saya. Tapi saya akan selalu berusaha untuk tidak menyakiti perasaan sinta, dan saya tidak akan melakukan hal sebodoh itu tante. (ucapnya serius)
Adam: Dan saya tidak akan melakukan hal serendah itu tante.
Ibu: Baguus.
_____Skiip aje ya biar cepet_____
Jam 03.15 pagi
Sinta terbangun karena tak bisa tidur lgi. ia akhirny bangkit dan menuju kamar mandi. Dikamar mandi sinta mencuci wajahnya, menggosok gigi dan mengambil wudhu.
Setelah selesai, ia keluar dan langsung mengambil mukena dilemari. ia memakainya dan menggelar sajadah, lalu dia melaksanakan sholat sunah, mungkin sholat sunah istikhoroh kali ya? biar dia nggak bimbang sama pilihannya hehee😂.
Cukup lama ia sholat dan setelah selesai, ia mengambil al qur'an yang ada dimeja, lalu membacanya dengan suaranya yang merdu. Ia memecah keheningan malam dengan lantunan ayat² suci al qur'an. Subhanallaah😍
Suara adzan subuh berkumandang, ia segera menyelesaikan bacaan ayat suci al qur'an. Dan ia langsung menunaikan ibadan sholat subuh.
__ADS_1
Setelah selesai sholat, tak lupa ia berdzikir dan berdoa. Selepas itu ia langsung melepas mukenahnya dan melipat lalu diletakkn lagi didalam lemari, ia lalu mengambil hijab dan memakainya, dan ia turun kebawah untuk membantu ibunya memasak.
Sinta: Hari ini masak apa bu?
Ibu: Ehh sayang, ibu mau masak ayam kecap kesukaan ayah kamu.
Sinta: Sini biar sinta aja yang masak bu
Ibu: Okeee siappp tuan putri. (ucapnya sambil memberi hormat layaknya seorang polisi)
Sinta langsung terkekeh melihat tingkah konyol ibunya. Ia lalu mengambil alih kegiatan masaknya.
Ibu: Sayang? kamu udah nemu jawaban belom tentang lamarannya nak adam (tanya ibu sinta sambil memotong² ayam)
Sinta: Entahlah bu, sinta masih bingung, disis lain sinta udah janji sama kak andra. ah entahlah bu, sinta masih bingung banget banget banget. (ucapnya sambil menatap ibunya sendu)
Ibu: Pilihlah sesuai kata hati kamu nak, jangan paksakan jika memang kamu tak suka. Ibu nggak mauk kamu salah langkah, karena pernikahan itu sangat sakral, jika salah pilih, kamu bisa menyesal. (ibunya menasehati)
Sinta: Iyaaa bu, sinta bakal fikirin mateng² masalah ini. Sinta juga maunya menikah hanya 1 kali seumur hidup sinta.
Ibu: Baguus, anak ibu ternyata udah dewasa ya sekarang. (ucapnya meledek)
Sinta: Ibuuuu... jangan ledekin sintaaa. (ucapnya dengan pipi merona)
Sampai disini dulu ceritanyaa😘😘
Assalamu'alaikum
Sekilas info:
Buat para readers tercinta yang tanya, kok alurnya lambat si thor?....Maaf yaaa, author emng sengaja, karena author bisanya kek gituu heheee😂 mungkin kedepan author akan banyak belajar, biar kualitas katanya juga semakin bagus. Oleh karena itu para readers jangan berhenti kasih author semangat yaaaa, jangan lupa like komen vote rating dan jadikan novel author sebagai favorit.😘😘
Sekian dan terimakasih.
Wassalamu'alaikum*.
__ADS_1