Anganku Yang Nyata

Anganku Yang Nyata
Eps 13


__ADS_3

 


Suasana diperusahaan AN group yang sedang ramai dengan para pekerja. Diruangan utama, sang pemilik perusahaan (adam) sedang bergelut dengan banyak berkas² yang menunggunya dimeja kerja, ia sedang berkonsentrasi pada pekerjaannya. Hingga suara dering telfon membuyarkan konsentrasinya, ia lalu mengambil poselnya dimeja, ia mengeriyitkan keningnya karena dilihatnya nomor baru disitu, nomor siapa? hanya itu yang terbayang dipikiran adam, setelah beberapa saat menimang akhirnya dia mengangkat panggilan tersebut karena berbunyi terus, siapa tau juga itu penting, dan benar sajaa.


 


Adam mengangkat telfon dan bertanya:


Adam: Halo? dengan siapa? (tanyanya dingin)


Sedangkan disebrang sana seorang wanita sedang sangat gugup setelah telfon tersebut diangkat dan mengeluarkan suara dinginnya.


Sinta: i..iya pak (ucapnya gugup) saya sinta, tadi saya menjemput keina disekolah karena saya akan mengajak keina jalan²? apakah boleh?


Adam yang mendengar suara sinta langsung berdebar. ia juga ikut gugup dibuatnya, entah apa yang menyebabkan ia juga menjadi gugup seperti itu.


Adam: Oh okee, silahkan, asal kamu kirim terus lokasi kamu kemanapun kamu pergi membawa keina, agar saya tidak khawatir?


Sinta: i...iya pak, baik, kalau begitu terimakasih sudah diberi izin?


Adam: Okee jaga anak saya baik² , dia juga kan anakmu?


Entah apa yang membuat adam bisa berbicara seperti itu, ia langsung menepuk2 mulutnya sendiri, kenapa juga bisa bicara kek gitu.


Sedangkan sinta nambah gugup dibuatnya, entah apa yang dimaksud oleh adam tersebut.


Sinta: Oh iyaa pak tentu.


Lalu setelah telfon terputus sinta merasa sangat lega, bagaimana tidak, ia sangat gugup karena baru pertama kali ini ia berbicara langsung pada adam. Padahal ia sering bertemu, tapi entah lah rasanya sangat gugup ketika berbicara panjang ditelfon, karena jika bertemu ia sangat jarang berbicara pada adam.


Tiiiiiin tiiiiiin


Suara klakson dari mobilnya rani, ia sudah sampai didepan rumah sinta. Sinta dan keina yang mendengar suara tersebut langsung berpamitan pada ibunya.


Sinta: Ibuuu sinta pergi dulu ya? (ucapnya sambil bersalaman pada ibunya)

__ADS_1


Ibu: Iyaa sayang, kamu hati² yah, jagain anak kamu (goda ibunya sinta) sinta hanya tersenyum merasa digoda oleh ibunya.


Keina: Nek, keina pergi dulu ya sama bunda (ucapnya juga sambil bersalaman pada neneknya)


Ibu: iyaa sayang, jangan nakal yah, takutnya bunda kamu kewalahan ( ucapnya sambil menahan tawa)


Keina: Tenang saja nek (ucapnya sambil mengedipkan sebelah matanya)


Sinta dan neneknya yang melihat lalu tersenyum dan menggeleng²kan kepalanya melihat tingkah laku keina.


Sinta, keina dan rani kini sudah berada didalam mobil. Mobil tersebut dikendarai oleh sopir, sehingga sinta keina dan rani duduk di kuri penumpang, sepanjang perjalanan mereka terus saja berbincang, keina dan rani yang baru saja bertemu juga langsung akrab. Mobil sudah sampai di mall, dan mereka langsung turun.


Rani: Mau kemana dulu nih?


Sinta: Mending ke toko aksessories dulu? gimana?


Rani: okeee meluncur


 


 


Keina: Bundaaa, ken mau ini ya? bunda suka nggak?


Sinta: Suka sayang, itu sangat lucu, pasti cocok buat kamu. (ucapnya sambil mengeluk puncuk kepala keina)


Keina lalu memasukkannya pada ranjang belanjaan sinta, lalu ia memilih² kembali. Dirasa sudah membeli kebutuhannya, dan membayarnya, mereka menuju ketempat lain untuk berbelanja kebutuhan mereka. Sambil belanja mereka juga bercanda tawa, menyenangkan bukan? hemmm anganku yang nyataaa🌨


Mereka sudah selesai berbelanja, kini mereka sedang singgah di sebuah resturan yang ada di mall tersebut.


Dilain tempat:


Adam, ia sudah selesai dengan semua pekerjaannya, lalu ia memeriksa Hpnya, ia meriksa pesan dari sinta yang menunjukkan lokasi sinta dan keina berada. Setelah ia mengetahui tempanya, ia langsung beranjak bangun dan langsung keluar dari ruangannya dan menuju parkiran untuk menyusul keina.


45 menit ia sudah sampai di mall tempat keina dan sinta berada, ia langsung keluar dari mobil dan menuju kedalam, beberapa lama mencari lalu ia menemukan keina, ia berada di resturan, ia langsung masuk kedalam, dan betapa terkejutnya ia ketika melihat sandra sedang menuju kearah keina. Lalu ia mencari tempat aman agar tak terlihat oleh mereka.

__ADS_1


Sinta, rani, dan keina sedang asik makan dan bercanda tawa bersama, ketika sedang asik bercerita, tiba² ada orang yang datang kearah meja mereka. Seorang wanita cantik dan elegan dengan balutan pakaian yang ketat pas dengan bodynya yang langsing, serta wajah yang cantik bak seorang model terkenal, dia adalah sandra. Sejak tadi ia mengikuti keina, ia sangat kesal melihat keina (anaknya) dekat dengan wanita lain, bahkan memanggilnya dengan sebutan bunda. Ia lalu menghampiri keina.


Sinta dan rani yang melihat sandra datang kemeja mereka merasa bingung, beda dengan keina yang sudah mengenali siapa wanita tersebut, keina sudah beberapa kali bertemu dengan sandra. Sandra datang dan langsung menggebrak meja didepan mereka bertiga, hal tersebut membuat mereka langsung berdiri.


Sandra: Siapa kamu? beraninya kamu merebut anakku? (Ucap sandra sambil mendorong sinta)


Didorong kuat oleh sandra membuat sinta mundur beberapa langkah akibatnya. Kini ia tahu bahwa wanita tersebut adalah ibu kandungnya keina, karena menyebut keina sbgai anaknya. Sinta tak merasa takut sama sekali, karena ia memang sudah mengetahui akibat pisahnya sandra dan adam, karena ibunya adam pernah menceritakannya pada sinta.


Sinta: Ibu mana yang tega meninggalkan anaknya yang masih sangat kecil, demi memilih selingkuhannya. Apakah itu disebut seorang ibu? (jawabnya dengan lantang)


Sandra menjadi sangat marah karena ia merasa direndahkan oleh sinta, ia tak menyangka sinta bisa tau masa lalunya.


Sandra: Dasar wanita mura**n (ucapnya menjelekkan sinta)


Sinta yang mendengar merasa tak terima.


Sinta: Hahaaa kau sebut aku murahan? lalu kamu apa? lebih murahan siapa? aku atau kamu? (ejeknya sambil menunjuk sandra)


Sandra sangat marah dan kesal mendengar ejekan sinta, lalu ia akan menampar sinta, namun saat tangannya akan melayang, tangannya sudah ditangkap oleh sinta, dan membuat tangan sandra dicengkram kuat oleh sinta.


Sandra: Siapa kamu beraninya berbuat tidak sopan padaku? (ucapnya sangat keras)


Sinta lalu melepaskan cengkraman pada tangan sandra.


Sinta: Aku? (ucapnya sambil menunjuk dirinya sendiri) Aku adalah ibunya keina. Biarpun aku hanya ibu sambung keina, tapi aku akan mengurusnya seperti anakku sendiri, tidak sepertimu, ibu kandung yang meninggalkan anaknya demi lelaki lain. (Ucapnya tersenyum senang)


Sandra tak dapat berkata apa² karena ia merasa sangat malu dibuatnya. Sinta, ia sudah tak ingin berdebat dengan sandra, ia lalu mengajak keina dan rani untuk pergi dari tempat itu. Dan ketika akan pergi, tangan sinta ditarik oleh sandra kuat dan membuatnya berbalik menghadap sandra.


***Dan apa yang terjadi?


Ikuti terus kisahnya ya teman²😘😘🤗


Dan jangan lupa selalu like komen vote dan jadikan favorit🙏🎉🎉


Terimakasih juga buat yang udah like komen vote and favorit😘🤗***

__ADS_1


__ADS_2