
Flashback on:
Ketika sinta sedang berada disamping Nyonya amanda, tiba² keina menghampirinya.
Keina: Bundaaa, keina mau minum (ucapnya pada sinta)
Sinta: Minum? oh ayoo bunda ambilkan (ajaknya sambil menuntun keina)
Lalu keina langsung duduk disofa yang ada diruangan tersebut, sedangkan sinta sedang mengambil air minum. Setelah mengambil, lalu langsung memberikannya pada keina.
Saat sudah selesai minum, sinta hendak mengajak keina untuk mendekt kearah nyonya amanda, namun keina tidak mau.
Sinta: Sayang? ayo kita liat nenek lagi? (ajaknya pada keina)
Keina: Bundaaa, ken ngantuk, temenin ken tidur disini yaa?
Sinta: Emm okee baiklah, sini tidur dipangkuan bunda
Lalu keina pun merebhkan tubuhnya dengan kepala yang berada dipangkuan sinta. Rasa nyaman dan damai menyelimuti perasaan keina, bagaimana tidak? sejak lama ia menginginkan belaian lembut seorang ibu. Dan kini ia telah mendapatkannya.
Flashback off
***Jadi siapa nih yang duduk di sofa? yaaa kalian benar🤗Ternyata SINTA yang sedang duduk disofa tersebut. Kalok keina lagi tidur hehee😂
Skip***....
Mereka sangat terkejut setelah melihat orang yang sedang duduk disofa tersebut. Sudah pasti, yang dimaksud Nyonya amanda adalah sinta.
Adam: Ibuuu.. Sinta masih kuliah bu? bahkan dia baru lulus sekolah? (ucapnya menawar)
Nyonya amanda: Usia tak membatasi dia untuk bersikap dewasa. Lihatlah? bahkan dia sangat menyayangi keina, walaupun keina bukan anak kandungnya?
Adam: Iyaa bu, adam tauu. Tapi adam dan sinta nggak saling cinta bu? adam takut kalau suatu saat nanti menyakiti hati sinta
Nyonya amanda: Cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu nak. Percayalah pada ibu, sinta itu sangat pantas untuk menjadi istrimu. (ucapnya meyakinkan)
Adam: Tapi buuu.. ak....
Nyonya amanda: Apa kamu nggak mau menuruti permintaan terakhir dari ibumu ini nak?
Adam merasa sangat bingung, lalu ia langsung keluar dari ruangan tersebut.
Sinta yang melihat adam keluar merasa bingung, sudah terlihat dari tauk mukanya yang tak biasa. Jujur saja, biarpun berada diruangan yang sama, tapi sinta tak mendengar pembicaraan adam dan ibunya, karena memang mereka berbicara sangat pelan. Dan sinta juga tak terlalu ikut campur dengan urusan orang lain.
Kini adam sedang duduk dibangku tunggu rumah sakit tersebut. Pikirannya sangat kacau, ia bingung haru bagaimana. Apakah dia bisa mencintai sinta suatu saat nanti? dia bahkan masih bingung dengan perasaannya pada sinta, entah itu perasaan cinta atau hanya sebuah obsesi.
Didalam ruangan Nyonya amanda kini tersisa, Nyonya amanda, adelia beserta suami, aldi, sinta dan keina. Suasana menjadi hening sejak kepergian adam. Kini nyonya amanda juga sudah memejamkan matanya karena lelah. Adelia yang merasa kasihan dengan adam lalu menyusul adam diluar.
Adelia: Mas? aku mau nyusul adam ya diluar. (izinnya pada suami)
__ADS_1
Herry: Iyaaa sayang, cepatlah kembali.
Adelia: Iyaa mas
Tak lupa adelia juga memberitahu sinta kalau ia akan keluar.
Adelia: Sintaa? kakak mau keluar bentar ya? mau cari makanan, kamu mau makan apa? biar sekalian kakak belikan (ucapnya mencari alasan)
Sinta: Ohh enggak kak terimakasih, kebetulan sinta belom laper (ucapnya menolak dengan sopan)
Adelia: Oke deh kalau gitu, nanti kalok butuh apa² jangan sungkan untuk meminta pada suamiku ya?
Sinta: Iyaa kak terimakasih
Adelia: Iyaa, Yaudah kakak keluar dulu
Sinta: Iya kak
Lalu adelia langsung keluar dan mencari adam, tak berapa lama akhirnya adelia menemukan adam yang sedang duduk bangku tunggu rumah sakit tersebut.
Adam yang melihat kakaknya datang langsung berdiri.
Adam: Ada apa kak?
Adelia: Duduk duluu, kakak mau bicara sama kamu
Adam: Iyaa kak
Adam: Maksud kakak?
Adelia: Tentang permintaan ibu menjodohkan kamu sama sinta
Adam: Kakak udah gila? Apa kakak gatau kalau sinta itu masih kecil kak? sedangkan aku? aku udah punya anak, bahkan 2 kak anakku?
Adelia: Kakak tau? tapi kamu nggak tua² amat lah, orang dulu juga kamu nikahnya tergolong masih muda kan?
Adam:Iyaaa kak aku tau. Tapi apakah sinta mau menikah sama aku?
Adelia: Entahlah, kakak juga bingung.
Sementara sinta didalam sedang duduk sambil memangku keina yang tertidur. Sinta hanya diam , karena tak kenal dengan suami adelia, sedangkan aldi, ia sedang mengobrol dengan herry (suami adelia).
Beberapa saat kemudian adam dan adelia kembali memasuki ruangan tersebut, dengan adelia yang sudah menenteng makanan yang ia beli diluar.
Adam yang melihat keina tertidur dipangkuan sinta merasa kasihan.
Adam: Sinta? lebih baik kita pulang duluan, kasian keina udah capek (ucapnya pada sinta)
Sinta: Oh iyaa pak.
__ADS_1
Lalu adam menuju sinta dan mengambil keina dari pangkuan sinta.
Adam: Kak, aku pulang dulu, kasian sinta sama keina udah kecapean.
Adelia: Oh iyaa hati² dijalan.
Adam: Iyaa kak
Adam: Aldi? kamu mau ikut ayah pulang atau mau disini nungguin nenek? (ucapnya pada aldi)
Aldi: Aldi mau nungguin nenek aja disini.
Adam: Okee baiklah, jangan nyusahin okee
Aldi: Emm
Sinta: Kak? sinta pamit pulang dulu ya, nanti titip salam aja buat nyonya amanda. (ucapnya pada adelia)
Adelia: Ohh iyaa sinta, nanti aku sampein, kamu hati² ya dijalan.
Sinta: Iyaa kak.
Lalu mereka langsung keluar dari rungan tersebut. Adam yang sedang menggendong keina, dengan sinta yang berjalan disamping adam membuat mereka seolah pasangan suami istri. hemmm cocok deh yaa pokoknyaa hehee😂.
Kini mereka sedang berada didalam mobil, dengan adam yang duduk didepan untuk mengemudi, dan sinta yang duduk dibangku penumpng sambil memangku keina yang maaih saja tertidur pulang. Diperjalnan suasana tampak hening, tak ada satupun yang membuka obrolan. Hingga tak terasa mereka kini sudah tiba dibangunan megah milik adam. Yaa? rencananya adam akan mengantar keina pulang dulu, lalu baru dia akan mengantarkan sinta pulang.
Adam langsung turun dan membuka mobil dibagian penumpang untuk mengambil keina dan menggendongnya, lalu sinta juga ikut keluar. Kini adam sudah berjalan menuju dalam rumah. Tapii? Sinta hanya diam saja ditempat?
Adam: Kenapa? (tanyanya pada sinta yang tak kunjung ikut masuk)
Sinta yang ditanya langsung merasa gugup. Karena ia merasa tidak enak untuk masuk kedalam, ia takut para tetangga berfikir yng tidak², karena melihat sinta memasuki rumah seorng lelaki yang bukan mahramnya.
Adam pun seolah mengerti dengan isi fikiran sinta.
Adam: Tenang aja, didalem banyak pelayan kok.
Sinta: Ohh hehe maaf pak, saya kira tak ada sipa² didalam. (ucapnya sambik cengengesan)
Akhirnya sintapun ikut masuk kedalam. Sinta tak merasa kaget, karena sinta sebelumnya juga pernah masuk kerumah ini.
Adam: Kamu duduk dulu dan tunggu saya sebentar, saya mau nganter keina dulu kekamarnya. ada yang ingin saya bicarain sama kamu juga.(ucapnya pada sinta)
Sinta: Oh iyaa pak silahkan
Ada yng mau dibicrain? apa yaa? apa aku buat kesalhan sama pak adam? atauuu? aku mau dilamar yaa? hihihi (ucap sinta didalm hati sambil cengegesan kaya orang gila)
Ahh dasar kamu ini sinta, kepedean banget si jadi orang, taunya malah pak adam mau marahin aku gimana? hissss tapi aku punya salah apa yaa kira² (begitulah isi pikiran sinta yang ngelantur kemana mana)
***Hemmm penasarankan? apa ya kira2 yang mau diomongin sama sinta? nahhhh maka dari itu, biar nggak penasaran, mending terus pantengin lanjutan kisahnya ya gaiss, biar nggak penasaran lagi heheee😁
__ADS_1
Jangan lupa readers setiaku buat ninggalin jejak like, komen, vote, rating, dan jadikan favorit yaaaa, karena dukungan dari kalian akan menjadi semangatku buat rajin update tentunyaaa🎉🎊***