
pagi hari menyinari dua orang yang sedang menggeluti mimpinya masing masing itu.
kring kringgg
bunyi alarm membangun kan mereka, dengan mata yang sayu mereka terpaksa untuk bangun karena Haikal harus sekolah dan juga naren harus masuk sekolah juga , apalagi ini adalah hari pertama naren buat sekolah.
setelah mereka mandi terus siap siapp mereka pun langsung gas ke sekolah.
" kall, anter gua ke ruang kepsek yah."
"boleh." mereka pun berjalan beriringan menuju ruang kepsek
tok tok tok
"permisi pak." naren mengetuk pintu ruang kepala sekolah tersebut.
"masuk." pak kepala sekolah memboleh kan mereka untuk masuk
" assalamualaikum pakk, saya naren murid baru."
"owh nak naren saya tau haha. boleh bolehh. naren kenal sama Haikal yah?"
"kenal pak, dia sahabat saya."
" owh Iyah boleh boleh, kebetulan kamu juga sekelas kok sama nak Haikal. jadi Haikal bisa bimbing naren yaa nak."
" bisa pak." jawab Haikal sambil menganggukan kepala nya
" yaudah gitu aja yaa, bapak sudah tau sekarang nak naren sudah masuk dan juga sudah punya teman jadi tinggal naren beradaptasi saja dengan sekolah ini yaa."
"siap pak, kalo gitu saya permisi buat masuk kelas yah pak."
__ADS_1
"boleh boleh, silahkan."
" assalamualaikum pak."
"waalaikumsalam."
mereka pun keluar dari ruangan tersebut lalu pergi ke kelas mereka. Haikal senang bisa sekelas dengan naren, ia punya teman lagi sekarang.
" kall sebangku sama gua?." tanya naren pada saat kita sudah sampai di kelas.
"boleh ren, tapi di belakang gak papah?." bangku Haikal berada di paling belakang paling ujung, sendirian lagi gak ada temen.
" sanss." mereka pun duduk di bangku mereka
" anjayy si cupu dah punya temen Lo." ucap seni, seninsalah satu temannya Mark yang selalu mengganggu dia dan juga yang paling punya mulut lemes di banding para cewek.
"maksud Lo apa bilang Haikal cupu hah!!." naren marah ia sangat marah ada orang yang mengatai temannya itu.
" hah?" naren terkejut sangat terkejut ia tidak menyangka sahabat nya itu bisa jadi bahan Bulian selama ini.
" kaget kan? mending jangan temenan sama si- aduhhh woiii anjing Napa mukul gua woi."
satu kepalan mendarat di pipi seni, seni langsung tersungkur ke belakang menabrak beberapa bangku di belakangnya, dan juga ia langsung terduduk lemas. cukup kuat naren memukulnya. naren yang melakukannya ia tidak sanggup mengetahui temannya itu sengsara sendirian Selama ini.
" ini balesan buat Lo, kalo Lo ganggu Haikal lagi awas aja loo, gua bisa masukin lu ke rumah sakit ke liang lahar sekalipun gua mampu." ancam naren
"wkwkw, kall punya tameng juga lu wkwk, sshhhh." walaupun mulutnya sakit tapi seni ternyata masih sanggup untuk mengatai Haikal.
satu kepalan lagi mendarat di pipi satu nya lagi dan otomatis seni tersungkur lagi ke sisi sebelahnya.
" ahhh anjing sakit bangsat."
__ADS_1
" ahhh sorry tangan gua gatel pengen nonjok lu, muka lu tonjokable sihhh, tangan gua suka, next kapan kapan lagi yaaa."
" sialan lu." seni langsung pergi meninggalkan kelas
"kall lu gak papah kan? lu oke? ada yang sakit? pasti sakit yaa sorry banget gua telat Dateng. mulai sekarang gua janji bakal ngelindungin Lo yaa gak usah takut." tegas naren
"gak papah kok, sakit dikit tapi it's oke aku udah biasa kok jadi gak terlalu sakit. makasih yaaa, Dateng sekarang juga aku udah bersyukur banget sama kamu."
"aaaaaa sahabat guaaa." naren otomatis memeluknya
selang beberapa saat bel masuk sudah berbunyi waktunya untuk memulai pembelajar, satu per satu Murid murid mulai memasuki kelas. selang beberapa menit juga ada guru yang memasuki kelas.
" hallo everyone, selamat pagi." sapa guru itu
" pagi jugaa."
" oooo ada murid baru yaaa, pantesan muka nya agak asing, sini dong kita kenalan di depan." pada saat ibu berucap begitu otomatis para murid langsung menoleh ke belakang, menoleh ke arah naren.
naren pun langsung berdiri lalu pergi ke depan.
" hallo, nama gua naren, lebih tepatnya Narendra Gumilar. gua 18 tahun dan gua pindahan. "
" haii narenn, ada yang mau nanya sama naren cung."
" saya Buu." seorang wanita mengangkat tangannya
" punya pacar ga ren?"
huuuu otomatis semua murid pada menyoraki nya
" gua gak mau jawab itu privasi gua, gua gak suka privasi gua di usik." itu jawaban yang di berikan naren
__ADS_1