Anggap

Anggap
nyerii


__ADS_3

Haikal menduduki dirinya di sebelah naren yang sedang memainkan ponselnya di kantin.


" lemes banget lu kal, kenapa? laper ?." tanya naren pada orang di sisinya saat ini


" gak papah, aku ke toilet dulu bentar." pamit haikal


Haikal pun langsung melengos pergi ke toilet meninggalkan naren yang sedang asik bermain ponselnya disana sendirian.


saat di toilet Haikal hanya menatap kaca di depannya sambil membasuh muka nya sesekali.


" kuat gak yaa, tapi semoga aja deh yaa gak seperti di pikirr, semangat kall." dalam hati Haikal, Haikal terus terusan nething dengan semua yang ia alami kemaren.


" oh ada di cupu nih hahaha, kebetulan banget dah lama enggak main main sama lu ya gak." tiba tiba suara Mark terdengar, seketika keringat dingin Haikal bercucuran.


" ___ Mark ." Haikal bicara dengan terbata bata


" hallo." Tanpa aba aba tiba tiba pukulan dari tangan mark langsung melayang ke pipi nya Haikal, Mark menonjoknya dengan sangat keras.


" sok sok an udah punya tameng jadi belagu lu HAH!!." Gretak Mark


Haikal pun terusngkur ke belakang karena pukulan yang Mark layangkan


" sebenarnya najis banget liat muka lu, tapi ni tangan pengen banget nonjok lu, maapin tangan gua yk hahahaha.,"


tidak sampai disitu Mark pun menonjoknya lagi dan lagi ke badan Haikal. Haikal sudah sangat lemas ia tidak bisa melawan, tenaga nya kalah dengan tenaga Mark saat ini.


" berhenti tolong arrghh, markk arrgh udahh." rintih Haikal


" ahhhh gua belum puas gimana dong."


tiba tiba Mark di gusur ke dalam kamar mandi di sana, lalu Mark mengguyur nya dengan air berkali kali.


" hahhh capet banget gua tapi gua puas siii hahaha."


" stopp Mark s__ top Mark tolong udahhh." rintih haikal


" rasain tuh hahaha, sekarang gak ada tameng lu jadi gua puas hahaha puas banget liat muka lu, jelek banget hahaha." olok mark


" dah ahh." Mark pun melengos dengan tampang tidak berdosa.

__ADS_1


Haikal pun hanya bisa diam ia tidak bisa apa apa sekarang. ia lemas dan juga seluruh badannya sakit. dan kemudian tatapannya itu seketika mulai menggelap dan kemudian Haikal terjatuh pingsan.


...----------------...


Di lain tempat saat ini naren sedang berkeliling mencari Haikal, ia sangat khawatir sekarang.


......................


FLASHBACK


saat ini naren sedang duduk di kantin sambil memakan bakso yang ia pesan, sambil menunggu Haikal. saat sedang asyik memakan bakso nya tiba tiba suara samar samar membuat ia tercengang.


" eh lu liat ga sii tadi di toilet, Haikal di bully lagi Cok, mana kita gak boleh masuk ke toilet lagi, Mark ngubci toiletnya."


seketika naren langsung terbangun dari duduknya dan langsung melesat mencari Haikal.


......................


tujuan utama dia sekarang adalah toilet. pintu demi pintu toilet ia buka dan alangkah terkejutnya pada saat di ruangan terakhir naren melihat Haikal yang sudah terkapar tidak berdaya. ia langsung saja menggendong Haikal untuk di bawa nya ke ruang UKS .


sepanjang Lorong siswa siswi langsung tertuju pada naren yang menggendong Haikal, bisikan demi bisikan terdengar di telinga naren, tapi naren tidak mempedulikannya. yang utama hanyalah Haikal yang tidak sadarkan itu.


sesampai nya di UKS ia langsung membaringkan Haikal di kasur UKS. karena keadaan UKS itu sepi terpaksa naren yang harus mengobati haikal, untung saja UKS peralatannya lumayan lengkap jadi ia tidak terlalu khawatir.


" eungg." Haikal akhirnya sadar


" kall syukur anjirr lu sadar juga."


" eh ren."


" aisss lu mahhh kok bisa kek gini sii, gimana cerita nya."


" sabarrr baru juga bangun renn, masih pusing inii."


" yaa maap hehe." cengenges naren


" baju aku Basar renn, pen ganti baju." Haikal merasa tidak nyaman dengan baju nya yang basah itu.


" oh Iyah nih untung ada baju ganti, sama ganti." syukurlah naren membawakan baju ganti, kalo tidak pasti Haikal harus memakai baju basah sepanjang sekolah.

__ADS_1


Haikal pun lantai mengganti bajunya di kamar sebelah , selesai mengganti baju haikal lalu menghampiri naren kembali.


" thank yaa ren maap ngerepotin."


" sansss, jelasin kok bisa gini siii kall."


" biasalahh renn tau sendiri tanpa di jelasin juga." Haikal saat ini tidak ingin cerita dahulu, ia masih merasakan sakit di seluruh badannya.


" lu mau ke RS gak? di periksa lebih gituu."


" gak usahh." balas Haikal menolaknya. " nanti aja sekalian check up deh." lanjut Haikal dalam hati.


naren tidak mengetahui penyakit yang di derita Haikal, Haikal juga masih tidak ingin memberi tahukan nya pada siapa pun.


" yaudah, tapi lu gepepe kan?."


" gak papah."


" harusnya ini di laporin aja gak si kall, keterlaluan banget ih kesel gua badjingan."


" udah lah ren, gak usah di perpanjang nanti makin ribet urusannya, lagian juga gak papah, aku aja yang agak lemah."


" is lu mah kebiasaan sialand."


" hehe."


" yaudahh lu Istirahat aja, nanti gua izin lu gak enak badan gitu yeee, gua balik kepala dulu bel udah bunyi." pamit naren


" thanks banget ya ren."


" Yoi." naren pun langsung melengos pergi dari UKS


dan sekarang Haikal melamun saja ia niatnya mau tidur saja.


dugghhh


tiba tiba dada Haikal terasa nyeri.


" eunggg sakit banget ihhh huhhhh hahhh huhhhh hahhhh."

__ADS_1


beberapa saat sakit nya masih kerasa tapi sekarang lumayann membaik dan Haikal pun buru buru menidurkan nya.


" ya Allah ini sakit banget mau Sampai kapan hahhh." ngeluh Haikal di dalam hati nya. ia ingin sakit ini segera hilang, beberapa Minggu ini nyerinya terus saja ada sangat sering juga kambuh.


__ADS_2