
saat ini hari libur dan Haikal berniat untuk mengunjungi rumah sakit tempat ia berobat. ada perasaan tidak enak yang terus menghantui Haikal beberapa Minggu ini.
sesampainya di rumah sakit ia langsung mengunjungi ruangan dokter tempat ia control
" sakit kamu gimana sekarang?."
" baik dok, tapi...
" sering kambuh yah, saya sudah bisa menebak dengan raut muka kamu."
" iyyah dong ehee."
" saya periksa lebih lanjut lagi yah."
" tapi saya gak papah kan sok?." raut Haikal seketika langsung panik, ia ketakutan.
" yaituu, saya periksa dulu mending."
Setelah beberapa saat Haikal di periksa, dokter pun langsing berkata.
" kamu rajin makan obat kan?."
" iyahh, tapi kadang lupa sii dok hehe."
" kamu inii... agak drop kamu tuh, mau di infos aja biar agak mendingan?."
" pake obat aja bisa gak dok?."
" gabisa mutlak kamu di infos sekarang." mampuss Haikal harus di rawat sekarang.
dengan terpaksa Haikal harus menjalani rawat inap sekarang. sekarang Haikal mulai tertidur karena mungkin ada obat tidurnya. Ia merasakan nyenyak saat tidurnya. Jarang jarang ia merasa se nyenyak ini
Saat membuka mata Haikal dikaget kan dengan seseorang yang sedang duduk di hadapannya.
" ayahh....
...****************...
...FLASHBACK...
Saat Jony sedang asik mengurus pekerjaan kantor tiba tiba ia di kagetkan dengan suara dering handphone nya.
tertera nomer tidak di kenal menghubungi nya.
" siapa?." dan jony pun mengangkatnya
" hallo dengan Jony di sini."
__ADS_1
" hallo pak Jony saya dari rumah sakit **** saya dokter yang menangani Haikal, saya ingin menginfokan saja Haikal sedang menjalankan rawat inap pak di sini. Saya harap anda bisa menjenguknya, gak juga gak papah minimal bayar saja pak. Terima kasih."
" ya, terima kasih info nya."
agak sedikit kaget Jony mendengarnya. Tiba tiba si anak di rawat. Ia berencana tidak ingin menjenguknya tapi hati kecilnya berkata lain. Jadi ia memutuskan untuk menjenguknya ia pikir sebentar saja sudah cukup. Ia langsung melesat pergi ke rumah sakit.
Setibanya di rumah sakit ia langsung menuju ruangan yang resepsionis beri tau.
Saat di depan pintu ruangan inap, Toba tiba Jony di datangi dengan seorang dokter.
" hallo bapak, bapak Jony yah?."
" Iyah saya sendiri."
" saya dokter yang menangani anak bapak, bisa kita bicara sebentar?."
" boleh."
Mereka pun langsung menuju ruangan si dokter.
" begini pak, bapak tahu anak bapak mengalami penyakit ini?"
" saya tidak tahu menahu tentang anak itu."
" aisss bapak yang buruk anda, anaknya mau sekarat malah gak peduli."
" to the point saja bisa?."
" jadi gini, pasien bernama Haikal mengalami sakit..................
...****************...
Back to the kamar haikal
" ayah..."
" eum."
" ikall seneng ayah kesini hehe, ayah sudah lama di sini?."
" saya baru sampai, tumben sekali kamu harus di rawat, haha lemah."
" maaf ayah." Haikal menjawab dengan suara yang lesu, ia sekarang sangat senang dengan kehadiran ayahnya, setidaknya ia tahu bahwa ayahnya masih peduli dengan nya walaupun sedikit.
" saya masih ada kerjaan di kantor, saya pamit saja, kamu sudah sadar." ayahnya berbicara sambil melihat ke jam tangannya.
" ayah kesini lagi?."
__ADS_1
" saya tidak tahu."
ayahnya langsung meninggalkan nya begitu saja. seperti biasa Haikal ditinggal sendirian di kamar itu.
" huhh, gak papah kall beruntung ayah bisa ngejenguk juga udah seneng." ia menyabarkan dirinya sendiri, jika bukan dia sendiri siapa lagi. " harus sabarrr."
Saat sedang asik melamun tiba tiba gebrakan pintu mengagetkannya.
" KALL, anjirr kenapa bisa lu di rawat?, apa yang luka? bilang gua." dan itu ternyata naren yang datang.
" eh ren, kok bisa tau?." bukannya menjawab pertanyaan naren, Haikal malam menanyakan pertanyaan balik pada naren.
" ayah lu nelpon tadi, katanya lu di rawat, otomatis gua langsung kesini." jelasnya
" aku gak papah ren, keknya kecapekan."
" aissss gua dah panik banget lu kenapa napa, asli lu gak papah?."
" santaii, gue kan kuat sksks."
Haikal bersyukur ia tidak sendirian di ruangan itu, naren membawa temannya juga untuk menemani Haikal di rumah sakit. Ia tidak sendirian.
" kall ini temen gua namanya Indra. Temen gua pas di sana, dia kebetulan lagi liburan."
" salam kenal, Haikal."
" indra, btw gws ya."
" thanks."
Mereka mengobrol sedikit sedikit tentang hal hal random, saat sedang asik asik nya tiba tiba mereka di kejutkan dengan kedatangan suster dan dokter.
" permisi, mohon izin saya ingin menyuntikan vitamin untuk pasiennya."
" boleh sus." jawab naren dengan cengengesannya.
Selang beberapa lama akhirnya periksaan Haikal selesai, haikal pun lama lama mulai mengantuk. Ia pamit pada teman temannya untuk pergi ke alam mimpinya.
" izin tidur dulu yahh, ngantuk."
" yoii,."
" sekalian pamit deh, nanti pas lu bangun terus gak ada siapa siapa panggil aja yaa. Nanti kita langsung otw kesini."
" yaudah, thanks yaa udah nemenin."
" santai."
__ADS_1
Saat ini mereka langsung pergi dari ruang inap nya Haikal disusul dengan Haikal yang mulai terlelap dan juga menyusuri mimpinya.
segitu dulu yaaa see you next part, sorry update nya lamaa