Awal & Akhir - 8 Juni

Awal & Akhir - 8 Juni
Chapter II - Kembalinya Kenangan Terindah dan Terburuk


__ADS_3


“HEEHHH? jangan gila dong, kau pikir Haruma seorang bocah SMA? Jangan menyatakan hal yang besar seperti ini, bahaya bego” ucap Akio menutup matanya dengan tangan kanannya.


“Dasar aneh, gimana mungkin kau bisa mengira aku ini Haruma, benar-benar konyol” ucap Akio langsung berjalan melewati


Mishall menuju pintu yang ada di belakangnya.


Saat Akio membuka pintu...


“aku ada disana saat kau membantai para Pires Akio, aku juga seorang Cronites sama sepertimu, walaupun kekuatanku gak bisa dibandingkan denganmu. Aku tak mungkin salah orang”


"sial.." Akio mendecakkan lidahnya


"wushhhh..."


Seketika Akio berada didepan Mishall dengan sorot mata yang tajam dan dingin, serta aura disekitar berubah menjadi mengerikan smapai membuat bulu kuduh Mishall berdiri ketakutan.


“kuharap ini menjadi rahasia kita. Aku gak mau pihak Crow Nites (sebelum berganti nama menjadi Cronites) tau soal ini, kalo saja kau berani membocorkannya.. Tamatlah riwayatmu ditanganku” ucap Akio dingin.


Dengan langkah yang berselimut aura yang gelap, Akio berjalan pergi meninggalkan Mishall yang ada dihadapannya.


Wajah Mishall berubah menjadi pucat pasi, kaku dan tak bergeming dari tempat ia berdiri selain tubuh yang gemetaran.


“oh iya Mishall, adikmu itu seperti apa rupanya?” tanya Akio datar.


“ka.. kau sangat mengenalnya Akio, dia merupakan kenangan termanis dan terpahitmu. Kau datang saja ke bandara, kau pasti akan langsung mengetahuinya” ucap Mishall yang masih gemetaran.


Sontak saja Akio terkejut dengan perkataan Mishall tersebut, karena baginya cuman ada satu perempuan yang menjadi kenangan termanis dan terpahitnya.


Perasaan Akio bercampur aduk tak terkendali hingga membuat tubuhnya menjadi gemetaran.


Akio yang tadinya penuh emosional, berubah menjadi tikus dihadapan kucing.


"kalo dilihat dari matanya seertinya ia gak berbohong sih, kalo emang Ellia adalah kakak dari seorang yang ia temui ini, betapa tidak sopannya kelakuanku tadi" ucap Akio dalam hatinya


“ba.. baiklah aku akan pergi menjemputnya, tapi pinjemi aku kendaraanmu Mishall aku


gak punya kendaraan untuk kesana soalnya heheh” ucap Akio yang merubah nadanya menjadi sopan ada Ellia.


"padahal kan kau bisa langsung kesana dengan kekuatanmu hmm"


"gunakan kekuatan seperlunya, tapi habiskan bila dibutuhkan saat waktu yang tepat" ucap Akio bijak.


"heleehh.."


“yasudah ini kunci mobilku, kuparkir di depan toko 606 kau cari saja. Cuma ada satu mobil yang terparkir disana kalau tidak ada orang yang memarkirkan mobilnya” ucao Mishall sambil mengeluarkan kunci mobil dari kantong kangguru jaket merahnya.


“yoshh.. aku pinjam dulu yah, oh iya jaga nama keteladananku disekolah ini. Kalo sudah selesai, secepatnya aku akan kembali ke sekolah”


Bel masuk kelas berbunyi menandakan usainya istirahat pertama, suara orang-orang pun kembali menjadi hening.

__ADS_1


Akio yang dengan mudahnya keluar dari wilayah sekolah tanpa melewati penjaga sekolah dengan kemampuannya.


Akio yang sudah berdiri didepan toko 606 mulai mencari mobil Mishall tersebut.


"bajingan kecill" gumam Akio yang kebingungan karena ada banyak sekali mobil yang terparkir di depan toko 606.


“sialann, aku gak tau pula mibilnya seperti apa.. benar benar nih anak”


Setelah beberapa menit kemudian barulah Akio menemukan mobil Mishall.


Dengan mimik muka yang tidak bisa diungkapkan lagi, wajah Akio berubah sangat merah karena kesal oleh perbuatan Mishall yang menjahilinya. Bagaimana Akio tidak kesal, mobil yang Mishall parkir


ternyata ada di sebelah toko 606 setelah ia lama mengecek satu persatu mobil yang ada di depan toko 606 dengan remote mobil.


"uwaaahhhh!!" teriak Akio kesal.


Karena geram dengan kejahilan Mishall, Akio terpaksa menggunakan teleportnya mencari ke kelas-kelas tempat Mishall berada secelat kedipan mata.


"ketemu kau... Bajingan" gumam Akio dengan kepala yang meluap-luap.


Mishall yang sedang belajar, dihampiri Akio dengan kecepatan super yang tidak teelihat oleh manusia biasa, langsung menyentil kening Mishall yang ada didepannya.


“Akkki,,, “ ucap Mishall terkejut tak menyelesaikan ucapannya dengan mata yang membesar dan mulut yang terperanga melihat Akio yang tiba-tiba ada didepannya.


"kletokk!"


Setelah menyentil Mishall, Akio langsung menghilang dari hadapan Mishall yang sedang kesakitan karena sentilan Akio.


-------------------------------------------


Setelah beberapa menit menunggu, Akio menjadi bosan karena waktu di jam hitam Akio masih menunjukkan pukul 10.58, karena tidak tahu pesawat apa yang dinaiki adik Mishall tersebut.


Akio berjalan mencari tempat duduk untuk menyandarkan tubuhnya yang terasa gerah, karena ada banyak orang yang juga menunggu di pintu keluar kedatangan.


Tiap detik waktu berlalu, hati Akio terus terguncang karena memikirkan Ellia.


"wahh sialan, ada apa dengan hatiku ini" gumam Akio mencengkram dada kirinya.


"Jika memang benar itu Ellia, apa yang harus kukatan apa yang harus kulakukan saat bertemunya nanti" tanya Akio pada dirinya.


Akio yang kebingungan, memikirkan saat hubungan mereka putus.


Ellia adalah mantan pacar Akio saat 3 tahun yang lalu, dia adalah satu-satunya yang bisa meluluhkan hati Akio kala itu.


“kalo dilihat dari wajah Mishall yang terlihat familiar, memang tak perlu diragukan lagi kalo itu memang benar” ucap Akio yang berbicara dengan dirinya sendiri.


"Ahh sudahlah gak usah dipikirin teruss"


Akio memakai earphone favoritnya yang dsri tadi ia pegang di tangan kanannya dan langsung menempelkan di kedua telinganya setelah disambung ke ponsel miliknya.


Diputarnya lagu Endah n Resha ‘When you love someone’ yang merupakan lagu kenangan saat pertama ia menjalin hubungan dengan Ellia.

__ADS_1


Akio menutup matanya perlahan sambil mengingat kenangan 3 tahun lalu antara mereka berdua.


Namun tak lama kemudian, ada seseorang yang duduk disebelah Akio. Akio yang menutuo matanya tak merasakannya, dan terus mendengarkan lagu lewat earphone dengan mata yang tertutup.


Tiba-tiba earphone yang pakai oleh akio pun dicopot orang yang ada disebelahnya itu. Sontak Akio membuka matanya.


“kau masih aja mendengarkan lagu ini yah Akintut” ucap suara lembut seorang gadis dengan tatapan yang tidak menghadap ke arah Akio sambil memakai earphone hitam Akio.


“E... Ellia..?!” gumam Akio dengan bibir yang bergetar dan pupil mata yang membesar.


Hati dan perasaan Akio yang terguncang serta pikiran yang camour aduk.. terkejut


dengan apa yang dilihatnya, ternyata dia adalah Ellia Danti. Seorang gadis yang mampu meluluhkan hati sang Haruma.


Melihat Ellia yang hanya menikmati lagu yang diputar lewat ponsel Akio tanpa seoatah katapun, Akio mulai terlihat seperti orang yang linglung.


“sudah lama yah Akintut, aku selalu menunggu momen pertemuan kita.. gak kusangka ternyata kita bisa bertemu disini” ucao Ellia sambil melepaskan earphone dsri telinganya.


Dengan pipi yang memerah karena malu dihadapan Akio yang sudah lama tidak bertemu, apalagi dengan status mantan, membuat Ellia hanya memandang kedepan


saja tanpa melihat wajah Akio yang sedang melihatnya.


Akio yang melihat Ellia yang ternyata juga meradakan hak yang sama seoerri yang dirasakannya, membuat Akio juga memalingkan pandangannya kedepan tak melihat Ellia.


“iii.. iya Ell sudah berapa lama yang kita gak ketemu, apa kabarmu Ell?” ucap Akio gugup.


“hahaha seperti bukan kau saja Kin menanyakan kabar”


"haha benarkah.." ucap Akio menutup topik pembahasan.


"begooo kenapa jadi nutup topik yang sudah dibuka sih Akiooo!" teriak akio dalam hatinya.


Kembali suasana menjadi canggung, Akio dan Ellia hanya mendengarkan lagu yang sedang berputar saja lewat earphone yang suaranya terdengar cukup besar.


Setelah 2 lagu terputar dari ponsel Akio..


Ellia berdiri dari tempat duduknya.


“hemm... maaf Akio, sepertinya aku barus beranjak dulu yah mencari kakak perempuanku yang kupikir sudah


mencariku daritadi”.


“emmm anoo... Ell, sepertinya kakakmu gak bakal menjemputmu deh. ..” ucap Akio dengan suara tergagap.


“apaaaa??? Jangan bilang kalo kau disiiniiiii...”


---------------------------------------------


Bersambung...


 

__ADS_1


__ADS_2