Awal & Akhir - 8 Juni

Awal & Akhir - 8 Juni
Chapter XL - Romansa Kekasih


__ADS_3

Ellia yang langsung memakan masakan Akio yang telah dihidangkannya, langsung makan tanpa memikirkan lagi apa yang akan dikatakan Akio


"gimana Ell rasanya?" tanya akio penasaran


Ellia yang terus memakan makanannya, hanya mengacungkan jempol kepada Akio dan terus makan


"hehe bagus deh kalo gitu... Selamat makan Ell" ucap Akio yang juga ikut makan bersama Ellia


Ellia yang terus mengunyah, akhirnya telah selesai dengan santapannya.


"waahh terbaik banget masakanmu yah Kin hehe ntar kalo udah nikah sering sering kayak gini yah" ucap Ellia yang masih terdedeh di atas kursinya kekenyangan


Akio hanya menjawabnya dengan menggelengkan kepalanya dengan mata yang sangat dingin menatap Ellia


"huuuh pelitt.." ketus Ellia


Ellia langsung mencuci tangannya yang penuh dengan bekas makanan ke dapur dan kembali terdedeh kembali di kursinya sambil menatap Akio yang masih mengunyah makanan


"heii Kiinn.. Makasih yah sudah memilihku saat ini" ucap Ellia sambil tersenyum bajagia melihat Akio


Akio yng telah selesai juga dengan santapannya, lamgsung bergegas ke dapur mencuci tangannya juga


"heeiii Ell... Cuci piringg gihh" teriak Akio dari dapur


"iya bentar lagi yah Kin, nuruni makanan dulu" saut Ellia sambil memegangi perutnya yang terasa sangat penuh


Akio yang mendengar jawaban dari Ellia tersebut, langsung kembali dan membereskan piring kotor.


Sontak saja Ellia menahan tangan Akio yang akan membereskannya.


"sabar yah sayang.. Bentarrrrr lagi... Okeh?" kata Ellia sambil mengedipkan matanya berulang


"hooooeehh.... Okedeh, kamu beresi dan cuci piringnya yah Ell. Aku mau siap siap dulu" jawab Akio yang urung membereskan lalu pergi kekamarnya untuk bersiap


"haaduuhh.. Dasar gak sabaran sekali dia itu" gumam Ellia langsung membereskan piring kotor dan mencucinya.


Akio yang telah selesai dengan persiapannya, keluar dari kamarnya dengan aroma parfum ciri khasnya.


"udaah Ell?" tanya Akio yang langsung ke dapur


"iya dikit lagi Kin, tinggal di lap doang lagi piring yang masih basah" jawab Ellia sambil meletakkan piring satu persatu ke rak


"kok cepet banget siap siapnya Kin? " tanya Ellia kagum


"iya kalo dibandingin dengan cewek yah jelas cepat atuh Ell" jawab Akio yang ikut membantu Ellia meletakkan cangkir cangkir yang sudah dicuci dan dilap Ellia di tempatnya.


"okeehh selesai dehh.. Hehehe jadi mau kemana kita Kin hari ini?" tanya Ellia yang bingung Akan tempat romantis untuk mengabisi waktu mereka berdua

__ADS_1


"issss... Kukira kau udah tau tempat yang bakal kita jalani hari ini" kata Akio ketus


"hihihi maaf deh Kin, aku cepat cepat kerumahmu karena udah gak mamou lagi nahan rindu aja" ucap Ellia sambil bertingkah seperti anak kecil


"apa kau mau kita ke tempat romantis pas di Malaysia lagi?" tanya Akio dengan nada pelan


"ooppss... No no no, dont use your power (jangan gunakan kekuatanmu) Akiooo, lagian udah beda pasti rasanya kalo udah dua kali kesitu Kin" jawab Ellia sambil memikirkan tempat yang enak untuk mengahabiskan waktu berdua


"gimana kalo kita kencan kayak sepasang kekasih ada umumnya aja Kin?" tanya Ellia meminta pendapat


"emangnya ada umumnya yang kamu maksud itu kayak apa Ell?" Akio menanyakan balik karena tak mengerti


"iyaa ada umumnya... Jalan, karaoke, makan, nonton, main game yang ada di maal.. yaah kayak gitulah pokoknya Kin hehehe" kata Ellia menjelaskan pada Akio


"heemm kedengarannya membosankan Ell" saut Akio pelan


"belum dicoba juga Kin, udah bilang bosan heemm" jawab Ellia ketus


"heemm iyadeh Ell, kita jalani aja dulu" kata Akio menerima


"yoooosshhh.. Tapi kita jangan pake kendaraan yah Kin, naik busway dan kereta listrik aja yah... Biar lebih terasa gituu hehe" ajak Ellia


"aku ngikut aja deh Ell, kamu yang memimpin yah" saut Akio dengan nada lembut nan pelan


"yooosshh berangkaatt!!" teriak Ellia sambil menggandeng tangan Akio dengan lembut


Ellia dan Akio yang telah sampai di halte bushway, mulai bercerita hal yang tidak penting untuk mengisi kekosongan selama bushway sampai


"tuh kan Ell, coba kalo kita bawa kendaraan sendiri udah pasti ki...." ucap Akio tak menyelesaikan ucapannya


"ssssttttthhh!!!" decak Ellia menutup mulut Akio yang terus mengeluh dengan telunjuk mungilnya


"nik....maaaattt.....iiiii aja yah Akio sayang" kata Ellia sambil tersenyum


Akio yang melepaskan telunjuk Ellia yang menempel di mulutnya dengan perlahan, membalas senyum Ellia dengan penuh kasih


"kok tumben sih kamu jadi romantis gini Ell" ucap Akio penasaran dengan tingkah dan sikap Ellia yang berubah drastis.


"jadiii mau kayak biasa nihh" jawab Ellia ketus


"hehehe nggak nggak Ell, aku suka kamu yang seperti ini kok" kata Akio dengan lembutnya


Entah kenapa, Ellia yang menjadi malu karena perkataan Akio barusan.


"laah kok jadi merah pipinya hahaha" ucap Akio heran dan tertawa


"baweell ahhh..." ketus Ellia

__ADS_1


"hahaha jadi tambah lucu deh" ucap Akio lembut sambil merangkul bahu kiri Ellia dengan perlahan dan menempelkannya pada bahunya


Ellia yang merasakan kehangatan tiada tara dihatinya, cuma bisa senyum sendiri sambil menyadarkan kepalanya di bahu Akio


"tapi Ell.. Ngomong ngomong kok lama banget yah bushwaynya" ucap Akio membuyarkan suasana yang dangat beromansa dihati Ellia


"huuuffff... sabar Kin tunggu aja, nikmati aja... Namanya juga penumpang yah kudu sabar" ucap Ellia dengan nada yang keras nan kesal melihat Akio tak pandai membaca situasi asmara


"padahal cuma basa basi aja, malah dimarah hemm" saut Akio


"jangan banyak basa basi Kin, ntar jadi basi beneran tuh kata katamu" ketus Ellia


"heem iya deh maaf"


Selang beberapa menit menunggu, akhirnya busway yang ditunggu tunggu pun terlihat dan berhenti di halte pemberhentian. Akio dan Ellia yang sudah menunggu cukup lama langsung masuk kedalam busway


"jadii gini yah rasanya naik busway" gumam Akio


"kamu baru pertama kali naik busway Kin??? Seriusannn?" tanya Ellia tak percaya


"iya Ell hehe.." jawab Akio smabil mengusap rambutnya


"jadi pas pulang sekolah, gimana kamu pulangnya Kin?? Jalan kaki?" tanya Ellia masih histeris


"iya jalan kaki Ell... tapi cuman bates SPBU deket sekolah doang, abistuh aku ke toilet terusss..... Teleport deh hehe" jawab Akio dengan wajah polos


"iihhh gak enak banget kalo jalani hidup instan gitu terus loh Kin" Ellia menasehati Akio


"iyaah gimana lagi Ell, itulah cara tercepat sampai rumah biar gak ribet dan berpanasan hemm" kata Akio dan memingkemkan mulutnya


"heem bener-bener kamu Kin Kin.. jangan lagi yah sayang, jalani hidup kayak orang normal aja yah.. Okeh" ucap Ellia lembut sambil tersenyum dan mendekatkan wajahnya sedikit ke wajah Akio


"kayak orang normal, emangnya aku gak normal apa Ell" saut Akio yang langsung memalingkan pandangannya dari Ellia yang cukup dekat dengan wajahnya


"iihhh dibilangin malah respon kek gitu huufftt" ucap Ellia dengan volume sedikit keras.


Akio yang masih memallingkan pandangannya dari Ellia , perlahan menekan genggaman tangannya pada tangan Ellia.


"Ell... Maluu taukk, kau memancing sorot mata orang orang bego" gumam Akio dengan nada suara kecil tak memandang Ellia karena malu


Ellia yang baru menyadari kalo mereka mulai jadi sorot perhatian, perlahan menundukkan kepalanya tanpa sepatah kata pun lagi keluar dari mulutnya.


"Akioo bodooh ahh... kenapa baru ngasih tau" gumam Ellia dengan suara bisik pada Akio


-------------------------------------------


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2