
Andika yang masih terpesona dengan kecantikan gadis itu, tidak menyadari kalo gadis tersebut menghampirinya dan berbicara dengannya.
permisi, ucap gadis itu kepadanya.
Meskipun Andini memiliki wajah yang dingin, tapi dia masih memiliki sifat yang sopan terhadap orang lain, kecuali orang tersebut mengganggunya dia akan memasang wajah dinginnya.
karena Andika tidak ada respon dari Andika, gadis itu langsung memukul pundaknya Andika sehingga membuat Andika tersadar dari lamunannya.
hoe!!!lo denger nggak gue ngomong apa!!!bentak gadis itu.
i,,,,iya maaf gue nggak denger, ucap Andika dengan terbata-bata.
tadi elo mau ngomong apa,?? tanya Andika.
apa gue bisa duduk di sini??tanya Andini sambil menunjuk kursi kosong disebelah Andika,
ohh,,,b,,boleh kok, silahkan saja!ucap Andika.
hmm baik terimakasih, timpalnya dan kemudian duduk di sebelah Andika.
Andini lalu mengeluarkan buku-bukunya dari dalam tas yang dia bawa kemudian diletakkan di atas mejanya.
beberapa menit kemudian,dosen yang bertugas pagi itu memasuki ruangan kelas sambil menyapa para mahasiswanya.
selamat pagi semuanya,sapa sang dosen.
Andika yang merasa tidak asing dengan suara tersebut langsung melihat kearah sumber suara itu.
Ketika dia melihat itu,muka Andika tiba-tiba berubah menjadi merah tangan yang tadinya masih diatas meja kemudian diturunkan kebawah meja sambil mengepalkannya.
Andika berusaha untuk mengontrol emosinya supaya nggak ada satu pun yang menyadarinya.
Andini yang duduk di sebelahnya itu merasa bingung dengan apa yang dia lihat tapi,dia berusaha untuk tetap biasa saja dan memasang wajah juteknya karena dia tidak mau ikut campur urusan orang lain kecuali itu menyangkut dirinya.
setelah merasa cukup tenang, Andika pun kembali fokus pada bukunya.
Dia ingin sekali cepat pulang karena dia sudah tidak semangat lagi untuk mengikuti mata kuliahnya dan ditambah lagi dengan adanya gadis cantik itu membuat Andika gagal fokus.
ahhhhh,, kenapa si gue apes banget hari ini, batin Andika sambil meremas bukunya.
pertama gue duduk bersebelahan dengan gadis cantik ini yang membuat gue nggak fokus,
dan yang kedua gue ketemu sama dosen yang buat gue kesel, batin Andika lagi.
Andika berusaha untuk tetap fokus sama mata kuliahnya.
__ADS_1
setelah selesai, Andika pun langsung bergegas menuju kantin kampus.
dia memesan makanan dan beberapa saat kemudian makanannya sudah datang.
Andika mengeluarkan ponsel miliknya dan memainkan sambil makan makanan yang dia pesan tadi.
Andika membalas beberapa chat dari seseorang sehingga membuat alis mengerut seperti memikirkan sesuatu.
setelah selesai memakan makanannya, Andika pergi meninggalkan kantin dan berjalan menuju kelasnya.
sebelum dia sampai dikelasnya tangan Andika ditarik seseorang ke tempat yang lumayan sepih.
hey cupu!! bentak seorang laki-laki yang sedang duduk.
Andika langsung melihat kearah laki-laki itu dengan tatapan yang sulit diartikan.
laki-laki yang sedang duduk itu pun berjalan menuju Andika.
lo tau nggak lo itu udah bikin mata gue sakit, ucapnya sambil memukul kepalanya Andika dengan menggunakan buku yang dia bawa.
emangnya ada apa dengan gue sampe mata elo sakit?!! tanya Andika.
ada apa Lo bilang?? ucap laki-laki itu
dan satu lagi elo itu miskin dan sementara yang kuliah di sini anak orang kaya semua, lanjutnya.
Andika sangat marah dengan apa yang dikatakan oleh laki-laki itu tetapi dia berusaha untuk tetap sabar dan santai meladeni laki-laki tersebut.
emang apa salahnya gue berpenampilan seperti ini dan gue orang miskin?tanya Andika
lagian ya mau dia kaya atau miskin,jelek atau keren itu tidak akan mempengaruhi seseorang untuk menggapai impiannya selama orang itu tidak menjatuhkan orang lain,lanjutnya.
Laki-laki itu yang mendengar apa yang dikatakan oleh Andika sangat marah dan langsung menarik baju dan mencengkeram erat lehernya Andika.
denger ya!! gue nggak akan biarin elo betah kuliah disini,gue akan buat elo menderita sehingga elo sendiri yang akan mengundurkan diri dari kampus ini, ancam laki-laki itu.
coba saja kalo elo berani!!tantang Andika
sebelum elo buat gue menderita gue duluan yang akan buat elo menderita, ucapnya lagi sambil menatap sinis kearah cowok itu.
laki-laki itu yang mendengar ancaman dari Andika langsung mendaratkan satu pukulan kearah muka Andika sehingga membuat Andika terjatuh karena badan tidak seimbang.
Andika yang terjatuh karena pukulan dari cowok itu tertawa sambil mengusap darah segar yang keluar dari ujung bibirnya yang membuat cowok itu semakin marah.
hahahaha, ternyata elo penakut juga ya!! ucap Andika dengan sinis.
__ADS_1
baru saja gue ngomong gitu elo udah emosi!! lanjutnya.
cowok itu ingin memukulnya lagi tapi, temannya mencegahnya untuk tidak memukul Andika lagi dan mengajaknya pergi.
udah stop za, ucap Aldo temannya yang berusaha untuk menghentikan Reza.
cowok itu bernama Reza.
dia anak dari orang kaya dikampus itu.
Tapi Reza tidak menghiraukan perkataan temannya itu dan tetap berusaha untuk memukul Andika.
lagi-lagi Aldo menghentikan Reza.
apa-apaan sih Lo Al! ucapnya sambil mengibas tangan Aldo.
apa Lo mau Andini makin membenci Lo? tanya Aldo.
bukannya kamu ingin berubah biar Lo bisa dekat sama Andini?? ucapnya lagi mengingatkan Reza.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Aldo,Reza pun mengurungkan niatnya untuk memukul Andika yang masih tertawa mengejeknya.
hari ini elo selamat, tapi lain kali gue nggak bakalan lepasin Lo,dan gue akan pastiin Lo nggak akan bisa hidup tenang!!ancam Reza.
sementara Andika menganggap ancaman dari Reza itu hanya sebuah lelucon saja yang membuatnya semakin tertawa.
Aldo menarik tangan Reza dan membawanya pergi dari tempat itu, karena dia tidak ingin Reza semakin emosi yang akan membuat Reza semakin susah mendapatkan Andini cewek yang disukainya sejak SMA.
Reza sangat menyukai Andini dan dia berusaha menghalalkan segala cara.salah satunya dengan kuliah di kampus yang sama dengan Andini.
karena itulah Aldo menghentikan Reza supaya semua kerja keras Reza selama ini tidak sia-sia.
setelah Reza dan temannya Aldo pergi Andika pun bergegas meninggalkan tempat itu juga.
Andika pergi menuju kelasnya untuk melanjutkan mata kuliahnya.
Sementara itu, Andika tidak menyadari kalo dari tadi ada sepasang mata sedang memperhatikan mereka sejak pertama kali Andika dipukulin sama Reza.
setelah Andika pergi, dia pun juga langsung meninggalkan tempat itu.
sementara Andika yang sudah sampai di kelasnya langsung mengikuti mata kuliah selanjutnya.
Didalam kelas dia tidak melihat Andini cewek cantik teman sebangkunya.*****
mohon dukungannya ❤️🙏🙏🙏🥰🥰🥰
__ADS_1