
sementara Andika yang sudah sampai di kelasnya langsung mengikuti mata kuliah selanjutnya.
Di dalam kelasnya dia tidak melihat cewek cantik teman sebangkunya.
kemana dia? gumamnya sambil menoleh ke kiri dan
ke kanan mencari keberadaan gadis cantik itu, tapi dia
tidak menemukannya.
setelah beberapa saat kemudian dosen yang akan mengajarkan mata kuliah tersebut masuk dan langsung memberikan materinya.
Andika mengikuti mata kuliahnya dengan begitu semangat dan terlihat sangat fokus.
Dia sambil mencatat atau menyalin hal-hal yang perlu dia pelajari lagi nantinya.
setelah kelasnya selesai, Andika bergegas meninggalkan kelasnya menuju parkiran.
Di parkiran dia bertemu dengan Reza yang baru saja keluar dari kelasnya Juga yang diikuti oleh teman-temannya.
Andika tidak menghiraukannya.
Andika berjalan melewati Reza dan kedua temannya yang tidak lain adalah Aldo dan juga Andre yang masih keliatan kesel padanya.
Andika memesan sebuah taxi online untuk pergi menjemput kedua adik sepupunya karena tadi pagi Andika sudah berjanji kepada kedua adik sepupunya untuk dijemputnya.
setelah beberapa saat menunggu taxi online pesannya datang.
mas Andika ya?? tanya sang pengemudi.
iya pak saya Andika!
,,jawab Andika sambil tersenyum kearah sang sopir.
silahkan masuk mas, ucapnya lagi.
baik terimakasih pak, jawab Andika sambil membuka pintu mobil itu dan langsung duduk sambil memainkan ponsel miliknya.
ketika Andika memainkan ponsel miliknya tiba-tiba ada sebuah pesan masuk dari orang suruhannya.
Andika membaca pesan dari orang suruhannya itu sambil mengerutkan keningnya.
tidak tau isi dari pesan singkatnya itu.
Andika masih sibuk dengan ponselnya dan tiba-tiba sang sopir mengatakan kalau mereka sudah sampai ditempat tujuan Andika.
maaf mas kita udah sampe, ucapnya dengan sopan
oh makasih pak, jawab Andika.
oh ya pak bapak tunggu dulu saya mau panggil adik saya dulu, ucap Andika kepada sopir tersebut.
oh silahkan mas, jawabnya.
Andika pun langsung bergegas menuju ke arah kantin sekolah karena dia menyuruh adik-adiknya untuk menunggunya disana.
Caca yang melihat Andika baru turun dari mobil langsung berteriak.
__ADS_1
kak,kak Andikanya udah datan, ucapnya sambil menunjuk ke arah Andika yang baru keluar dari mobil.
Roy yang mendengar teriakkan dari adiknya pun Langsung menoleh ke arah tangan adiknya.
Dia melihat Andika sedang tersenyum kepada mereka.sesampainya Andika Roy langsung menarik tangan adiknya untuk mendekati Andika.
ahhh untunglah kamu cepat datang kak Dika, ucapnya
kalo nggak mungkin gue udah mati kelaparan disini, lanjutnya.
loh kenapa kalian nggak pesan makanan saja sambil nungguin kakak kan,, ucap Andika
gimana mau pesan makanan coba,uang ketinggalan dirumah tadi, ucapnya lagi
ya udah kalo gitu kita jalan aja dulu sambil mencari makanan dijalan nanti, ucap Andika sambil menarik tangan kedua adik sepupunya itu.
mereka memasuki taxi online yang sudah menunggu mereka.
ayo jalan pak, ucap Andika dengan sopan.
baik mas, jawab sang sopir.
Dalam perjalanan Andika selalu melihat kekiri dan kekanan mencari makanan.
beberapa saat kemudian dia melihat seorang penjual makanan.
stop dulu pak, ucap Andika.
baik mas, jawab sang sopir.
kita makan dulu, ucapnya.
benarkah kak?? tanya Caca adiknya yang cewek.
iya sayang kita makan dulu tapi kita makan disitu saja ya soalnya nggak ada restoran yang ada dekat sini,kakak takut kalian sakit perut nanti, ucap Andika kepada kedua adik sepupunya itu sambil mengelus rambut mereka.
nggak apa-apa kok kak, yang penting bisa makan soalnya aku laper sekali, ucap Roy yang memang dari tadi mengeluh karena laper.
Andika merasa kasian sama mereka.jam segini mereka belum makan siang.
ya udah ayo turun, ucap Andika kemudian menyuruh adik-adiknya untuk turun.
ayo pak kita makan bareng,biar rame, ucap Andika kepada sang sopir.
nggak usah mas saya Masih kenyang nanti sampe rumah baru makan, jawab sang sopir.
ayolah pak, bapak nggak mikirin bayarannya nanti saya yang traktir, ucapnya sambil tersenyum karena dia tau bapak itu belum punya uang.
***flackback on*****
pak ini orderan keberapa? tanya Andika kepada sang sopir taksi yang dipesannya tadi.
ini baru pertama mas, soalnya tadi saya kerumah sakit dulu anterin istri saya untuk USG karena sebentar lagi dia akan melahirkan, jawab sang sopir.
oh gitu ya pak, ucapnya lagi.
iya mas, jawab sang sopir.
__ADS_1
kemudian keduanya sama-sama hening bergeming dengan pikiran mereka masing-masing.
flackback off*****
Akhirnya sopir taksi itu pun mau makan bersama Andika dan kedua adiknya.
oh ya pak,bapak tinggal di daerah mana?? tanya Andika.
saya tinggal di kontrakan di jalan X mas, jawabnya.
oh"jawab Andika.
Ya udah kalo gitu saya pesan makanan dulu, ucap Andika sambil berlalu memesan makanan untuk mereka berempat.
pak nasi gorengnya empat, duanya jangan pedas untuk anak-anak satunya pedas sedang dan yang satunya lagi pedas banget, ucap Andika kepada sang pedagang tersebut.
baik mas, silakan ditunggu pesanannya, jawab sang pedagang tersebut dan langsung berkutik dengan alat masaknya.
terimakasih pak, ucap Andika lalu pergi menuju tempat duduknya.
Setelah lumayan menunggu akhirnya pesanan mereka pun jadi.
silahkan mas, ucap sang penjual sambil menyerahkan pesanan mereka dimeja.
terimakasih pak, ucap Andika.
sama-sama mas ucap sang penjual tersebut dan pergi meninggalkan mereka yang sudah mulai memakan makanan pesanan mereka.
Andika memang anak yang baik.dia selalu mengucapkan kata terimakasih kepada seseorang jika sudah membantunya meskipun anak kecil atau orang dewasa, karena menurutnya jika kita menghargai pekerjaan orang lain maka orang lain juga akan melakukan hal serupa terhadap kita.
Salah satu bentuk kita menghargai pekerjaan orang lain adalah dengan cara mengucapkan kata terimakasih.
ketika mereka sedang asik makan tiba-tiba datang seorang pembeli yang pesan makanan dengan cara yang tidak sopan.
Dia teriak-teriak memanggil penjual tersebut.
mang mang Ujang, panggil orang itu yang membuat Andika yang asik makan merasa terganggu dan marah karena orang itu telah membuat orang yang sedang makan disitu juga terganggu.
i,,,iya tuan, jawab sang penjual yang bernama mang Ujang Tersebut.
bikinin saya satu nasi goreng kaek biasanya tapi dibungkus, ucapnya ketus kepada penjual itu.
b,,,baik tuan saya akan mengerjakan pesanan tuan, ucap penjual tersebut dengan terbata-bata dan meninggalkan orang itu.
Andika makin geram saja melihat tingkah laku orang itu.
sementara kedua adiknya dan sang sopir taxi hanya bisa melihat kelakuan orang tanpa ekspresi karena menurut mereka itu sudah biasa bagi orang kaya.
Andika menghabiskan makanannya dan bergegas untuk membayarnya sedangkan sopir dan kedua adiknya pergi menuju mobil.
pak saya mau bayar dulu, ucapnya kepada penjual tersebut yang masih sibuk mengerjakan pesanan laki-laki yang membuat Andika emosi.
tunggu sebentar mas, saya bungkus dulu pesanan tuan muda, jawabnya sambil membungkus makanan yang dipesan laki-laki yang dipanggil tuan muda oleh penjual tersebut.
baik pak nggak apa-apa saya tunggu bapak menyelesaikannya, ucap Andika.
Penjual itu sangat senang karena Andika mengerti akan keadaannya saat ini****
__ADS_1