Badgirl In Love

Badgirl In Love
chp. 10 - Always Unlucky


__ADS_3

Sakura melajukan motornya di lintasan balap. Balapan antara dirinya dan Sasuke sudah dimulai sejak 1 menit yang lalu. Sakura berdecak kesal di balik helm full face yang ia pakai. Dirinya tidak menyangka jika Sasuke akan menjadi lawan yang lumayan sulit untuknya.


Sasuke mulai menyeringai dari balik helm yang ia pakai. Percuma saja melawan seorang Uchiha karena pada akhirnya Uchiha lah yang akan menang. Uchiha memang harus menjadi yang lebih unggul dari yang lainnya.


Brum!


Motor Sasuke melajukan motornya dengan kencang hingga melwari motor Sakura yang awalnya bersampingan. Sakura menggeram dan mencoba untuk melewati motor Sasuke namun tidak ada celah. Baru pertama kali ini Sakura merasa frustasi karena tidak bisa melewati pembalap lain yang melawannya.


Akhirnya Sasuke lah yang melewati garis finish pertama sebelum Sakura. Ia memberhentikan motornya dan membuka helm full face yang ia pakai dengan gaya sombong, sedangkan Sakura membuka helm nya dengan kasar kemudian menghempaskannya entah kemana.


"Shit!" umpatnya.


Sakura mengacak-acak rambutnya frustasi. Mana mau dia menjadi pelayan dari Uchiha Sasuke, mau ditaruh dimana harga dirinya nanti.


Jika saat ini dirinya tengah berada di Cambridge, Inggris, maka Sakura akan diejek habis-habisan oleh Scarlette dan Zain. Tapi jika di Jepang, Sakura akan dikritik habis-habisan oleh Ino dan Temari.


"Kau harus menepati janjimu, Nona." Sakura mulai menatap Sasuke jengkel. "Besok bawakan aku bekal nasi goreng ekstra tomat, paham?"


"Sangat paham!" Sakura membalasnya dengan menekankan setiap kata-kata yang ia lontarkan.

__ADS_1


Sebelum pergi, Sasuke menyeringai kecil lalu memakai helm nya dan melajukan motornya meninggalkan sirkuit balap.


"Argh! Sial!"


••


Sasori mengernyitkan dahinya mendapati Sakura yang tengah menyiapkan bekal nasi goreng dengan ekstra tomat di dalamnya. Tidak biasanya Sakura membawa bekal ke sekolah karena itu bukan gayanya. Lebih baik Sakura membuang-buang saku jajannya dibanding membawa bekal seperti yang Sasori lihat sekarang.


"Kuharap tidak ada katarak di mataku," batin Sasori histeris.


"Saki, apa kau membawa bekal?" tanya Sasori saat Sakura selesai menyiapkan bekalnya.


Sakura menatap Sasori datar. "Tidak. Ini untuk Ayam Manja." Kemudian ia berjalan melewati kakaknya dan keluar menuju garasi. Sedangkan Sasori kembali bingung dengan kalimat Sakura yang dilontarkan.


Sakura kali ini mengendarai motornya dengan kesal karena mengingat kejadian kemarin malam. Seorang ratu balapan kalah? Itu sangat mustahil nagi Sakura, tapi Sasuke mengalahkannya dengan mudah. Lain kali Sakura tidak akan membiarkan ayam jadi-jadian itu menang lagi.


Ia sampai di sekolah dan bergegas menuju ke kelas guna menyerahkan bekal si ayam yang telah ia buat dengan tidak ikhlasnya.


Sesampainya di kelas, banyak pasang mata yang menatapnya aneh terutama teman-teman dan para pacarnya. Sakura sudah tau apa yang mereka tatap, tentu saja bekal yang ia cincing ini.

__ADS_1


"Wah, Sakura membawa bekal. Tidak biasanya," sindir Ino sembari menyedekapkan kedua tangannya di depan dada.


Sakura hanya memutar bola matanya bosan. Ia berjalan menuju ke bangku Sasuke dan langsung meletakkan kota bekal yang ia bawa diatas meja.


"Itu nasi goreng ekstra tomatmu, Tuan Manja!"


Sakura duduk dibangkunya yang naasnya berada di samping Sasuke. Ia melirik Sasuke yang sedari tadi menatap dirinya sembari menyeringai. "Apa ada yang salah dengan wajahku sampai kau melihatiku seperti itu?" Sakura berucap ketus.


"Hn. Wajahmu terlalu cantik."


Blush!


Sakura merasakan wajahnya yang sudah memerah akibat kalimat yang baru saja dilontarkan oleh Sasuke. Ia membuang mukanya kearah samping hingga Hinata dan Ino menatapnya dengan tatapan menggoda.


"Wah, wah Sakura-chan blushing!" pekik Naruto girang.


"Wow, apa kai sedang jatuh cinta, eh?" goda Ino yang membuat Sakura semakin blushing.


"Tidak disini, tidak di sirkuit balap bersama Sasuke membuatku selalu sial!" batin Sakura geram.

__ADS_1


Hinata tersenyum girang. "Sudah, sudah kasihan Sakura-chan."


"Kenapa melihat Sasuke perutku jadi mulas begini? Apa aku punya kelainan?"


__ADS_2