BALAS DENDAM ANAK YANG TERBUANG

BALAS DENDAM ANAK YANG TERBUANG
EPISODE 21. Keributan.


__ADS_3

Ayazha yang mendengar bahwa Tuan mudanya menyuruh untuk menemani ke pesta keluarga Rudiart pun terlihat sangat senang, walaupun wajahnya sangat menakutkan saat membunuh seseorang tapi dia juga memiliki sisi yang sangat lucu.


Ayazha selalu terlihat dingin di depan seseorang tapi saat berdekatan dengan Andy dia menjadi wanita yang anggun. kini hatinya terlihat sangat senang ketika laki-laki yang dicintainya mengajak dirinya ke acara pesta.


Singkat Cerita Pesta keluarga pun di mulai, Andy dan Ayazha sudah bersiap-siap menuju ke tempat acara tersebut.


Acara di laksanakan di kediaman keluarga besar Rudiart bukan hanya Andy saja yang di undang oleh Kepala keluarga Rudiart masih banyak orang-orang dari kalangan pengusaha yang di undang juga.


Sementara itu Willy beserta keluarganya sudah bersiap-siap untuk pergi ke pesta tersebut mereka pergi dengan menggunakan taksi.


"ayo sayang kalian harus siap-siap!" ucap Mita kepada Sarah dan juga Anthony.


"baik mah" mereka berdua pun sudah memakai baju dengan rapi begitu juga dengan Willy.


Setelah itu mereka berempat segera pergi menuju ke Acara tersebut.


Andy dan Ayazha kini sudah berada di dalam mobil, Ayazha terlihat sangat cantik dengan menggunakan gaun berwarna biru walaupun pakaian agak tertutup tapi tidak mengurangi bentuk tubuhnya yang indah.


Andy pun tak bisa berkata-kata wanita yang sangat dingin bisa secantik ini Andy pun tak ragu-ragu untuk memujinya.


"Hari ini Kamu sangat cantik," ucap Andy yang memuji kecantikan Ayazha.


Ayazha yang dipuji oleh Tuan mudanya merasa sangat senang, wajahnya langsung memerah dirinya tidak menyangka bahwa Tuan mudanya akan memuji kecantikannya.


"ayo kita pergi, Sekarang!" ucap Andy.


"Baik, Tuan muda!" kini Andy dan Ayazha masuk ke dalam mobil lalu Andy melajukan mobilnya menuju ke acara tersebut.


di dalam mobil Ayazha merasa sangat gugup, bagaimana tidak dia bisa duduk bersebelahan dengan orang yang dia cintai, di dalam mobil dan hanya mereka berdua saja. tidak ada orang lain di belakangnya.


detak jantungnya sangat cepat dia ingin memulai pembicaraan tetapi dia tidak bisa, mulutnya tidak bisa di ajak untuk bekerjasama. Andy yang melihat hal tersebut langsung memanggilnya.


"Ayazha ada apa denganmu?" Tanya Andy dia melihat wajah Wanita tersebut yang terlihat sangat gugup.


"oh, tidak apa-apa Tuan muda" jawab Ayazha.

__ADS_1


"Sepertinya kamu terlihat sangat gugup atau kamu merasa tidak enak badan?" Tanya Ayazha.


"aku hari ini sehat Tuan Muda, mana mungkin aku tidak enak badan lagian aku merasa senang tuan muda mengajak saya ke acara pesta." ucap Ayazha yang tiba-tiba menjawab perkataan Andy dengan Spontan.


"Hah apa yang aku katakan, ke apa aku berkata seperti itu?" gumam Ayazha.


"Ayazha mungkin nanti banyak orang yang akan mendekati kamu" ucap Andy.


"Jika ada yang berani mendekati diriku akan aku bunuh dia" jawab Ayazha.


"Hahaha, Seperti biasa kamu itu sangat menakutkan, kalau kamu terus seperti itu kamu tidak akan mendapatkan laki-laki yang kamu cintai." ucap Andy.


"Jadi maksud Tuan muda apa?" Tanya Ayazha.


"Kamu harus bisa mengubah penampilan kamu, aku tahu kamu adalah seorang pembunuh profesional tapi kamu juga harus merubah penampilanmu agar kamu bisa mendapatkan orang yang kamu cintai agar dia tidak merasa ketakutan denganmu!" ucap Andy.


"Jadi menurut Tuan muda aku tidak cantik?" Tanya Ayazha dengan wajah sedikit Cemberut.


Andy yang melihat wajah cemberut dari ayazha pun hanya bisa tersenyum.


"aku tidak peduli apa yang orang lain katakan!" ucap Ayazha tapi justru dia merasa sangat senang ketika Tuan muda Andy memuji bahwa dirinya sangat cantik walaupun dalam mode pembunuh.


kini mereka berdua sudah sampai di tempat pesta, Andy dan Ayazha keluar dari dalam mobil.


Andy menyuruh Ayazha untuk bergandengan tangan seperti seorang pasangan, Ayazha dengan perasaan yang sangat gugup langsung memegangi tangan orang yang dia cintai.


Kini Andy dan Ayazha pun segera masuk ke acara pesta tersebut, Setelah memberikan undangan kepada petugas mereka berdua segera masuk ke dalam.


Sementara itu di dalam Willy beserta keluarganya sudah ada di tempat pesta, Mereka berempat seperti terasingkan oleh orang-orang yang ada di dalam pesta tersebut.


terlebih lagi seluruh keluarga Rudiart hanya menganggapnya seonggok sampah.


"Seharusnya kita tidak perlu ke acara seperti ini" ucap Sarah.


"iya aku setuju denganmu dik, banyak orang-orang tidak melihat kita sama sekali padahal kita juga berasa dari keluarga Rudiart.

__ADS_1


"Sudah biarkan saja, kita harus sopan kepada mereka karena kita bukanlah siapa-siapa." ucap Willy. lalu mereka bertiga pun hanya bisa mengangguk.


Andy kini sudah berada di dalam semua orang yang melihat Andy langsung menghampirinya.


Ayazha adalah sekretaris dari Toni tapi saat itu Ayazha merubah wajahnya sehingga Toni tidak menyadari sama sekali.


"Selamat datang di acara ini, Tuan Andy" ucap Tuan Rudiart.


"Terimakasih Tuan telah mengundang saya ke acara ini, dan aku juga membawakan hadiah untuk Tuan sebagai rasa terimakasih karena telah mengundangku." ucap Andy lalu memberikan sebuah hadiah yang sangat mewah kepada Tuan Rudiart.


"Terimakasih Tuan Andy." Tuan Rudiart terlihat sangat senang ketika menerima hadiah tersebut.


Semua orang membicarakan hadiah yang di berikan oleh Tuan Andy.


"bukankah ini adalah Taste diamond, minuman ini di bandrol dengan harga dua puluh lima miliar rupiah" ucap Seorang kolektor minuman yang sudah sangat terkenal.


Semua orang yang di tempat tersebut sangat kaget Hadiah yang di berikan oleh Tuan Andy adalah Taste Diamond bahkan botolnya terbuat dari emas delapan belas karat dan berlian putih sembilan belas karat.


mereka semua yang mendengar penjelasan dari Kolektor minuman tersebut sangat kaget dan tidak percaya.


"Terimakasih kasih Tuan Andy atas hadiahnya" ucap Tuan Rudiart dia merasa senang ketika hadiah yang di berikan oleh Tuan Andy sangat mahal.


Saat mereka semua sedang membicarakan tentang hadiah yang diberikan oleh Andy, tiba-tiba terjadi sebuah keributan. semua orang langsung menoleh ke sumber keributan.


"siapa yang ribut."


"bukankah dia adalah Sintia Rudiart dan juga Sarah."


Sintia dengan sengaja menumpahkan air ke baju Sarah sehingga membuat Sarah marah lalu dia pun menampar wajah Sintia.


"apa yang kamu lakukan wanita miskin!" ucap Sintia dengan wajah yang amat sangat marah.


"tentu saja aku menamparmu apa kamu tidak merasakan sama sekali, atau kamu akan kutampar lagi."


"kenapa kamu menamparku Wanita sialan!, " ucap Sintia.

__ADS_1


"tentu saja aku merasa sangat marah ketika kamu menghina diriku dan juga keluargaku jangan hanya karena kamu kaya aku takut denganmu." ucap Sarah wajahnya juga terlihat sangat marah.


__ADS_2