BALAS DENDAM ANAK YANG TERBUANG

BALAS DENDAM ANAK YANG TERBUANG
Episode 36


__ADS_3

[Halo Bos Carlo]


[iya ada apa?]


[aku sudah menemukan dimana alamat dari seorang wanita yang bernama Nina]


[bisa kamu kirimkan alamatnya]


[Baik bos Carlo]


Sintia kemudian mengirimkan alamat rumah Nina, lalu kemudian dia menutup telfonnya.


Sementara itu Andy sudang mendengar semua percakapan dari Carlo dan juga Sintia.


Andy kemudian mengirim pesan pada Nina. dan Nina mengatakan Bahwa alamat Apartemen tersebut adalah palsu.


Andy yang melihat pesan dari Nina langsung membuat sebuah rencana untuk membalas perbuatan Sintia.


Sekarang Carlo sudah selesai dari pekerjaannya dan ketika Andy melihat Carlo yang keluar dari ruangannya.Andy langsung menyimpan earphone miliknya.


"Tuan apa sudah selesai pekerjaannya."


Carlo hanya mengangguk.


"Setelah ini akan kemana Tuan, apa kita akan mampir ke suatu tempat."

__ADS_1


"tidak, kita pulang sekarang juga."


"Baik, Tuan."


Andy dan Carlo sekarang kini sudah berada di dalam mobil dan Andy melajukan mobilnya ke rumah Carlo.


Sampailah Andy di rumah milik Carlo, Andy memarkirkan mobilnya seperti biasa dia membukakan pintu mobil untuk Carlo.


Andy Kemudian mengikuti Carlo dari belakang dan dia ikut masuk ke dalam rumah.


"Aldi mulai sekarang kamu tinggal disini, dan kamu bisa tinggal di kamar yang ada disana nanti biar Pelayan yang mengantarkan kamu."


"Baik, Tuan, tapi mohon maaf mungkin saya akan kembali untuk mengambil baju-bajuku."


"tidak usah, kamu pakai saja baju bekas milikku."


"aku tidak bercanda lagi pula aku sudah tidak tertarik dengan baju itu."


Dalam hatinya Andy berpikir bahwa Carlo adalah laki-laki yang sangat aneh dia berpikir bahwa Carlo seperti memiliki dua sisi.


tapi karena dia sudah di perbolehkan tinggal di rumah Carlo, Andy jadi mudah menjalankan rencananya tapi dia juga harus berhati-hati agar rencananya tidak gagal.


Salah satu pelayan kemudian mengantarkan Andy ketika dia melihat pelayan tersebut dia mengetahui bahwa Pelayan wanita itu bukanlah orang yang biasa.


Dari tatapannya dia berpikir bahwa wanita tersebut adalah seorang mata-mata.

__ADS_1


Mungkin adalah mata-mata dari Agen rahasia.


"jika dia adalah mata-mata disini apa yang dia lakukan apa sebenarnya Carlo adalah seorang buronan." gumamnya.


Andy sekarang sudah diantar oleh pelayan tersebut, sebelum pelayan itu pergi Andy membisikan sesuatu pada pelayanan wanita tersebut.


"Semoga misi kamu berhasil, Nona Pelayan." ucap Andy Kemudian Langsung menutup pintu kamar.


"apa maksudnya? kenapa dia mengetahui misi yang aku jalani siapa sebenarnya dia?" gumamnya.


"mungkin aku harus mencari tahu siapa dia?"


Andy Kini merebahkan dirinya di ranjang lalu dia mengirim pesan pada Xavier, Andy menulis pesan bahwa akan ada seorang pembunuh bayaran yang mengincar nyawanya.


Andy memiliki sebuah rencana agar Xavier berpura-pura menjadi dirinya untuk menjebak Pembunuh bayaran tersebut.


Sementara itu Pelayan tersebut mencari tahu siapa pria tersebut dan kenapa dia mengetahui misinya. agar mengetahui siapa Pria tersebut, Pelayan tersebut berpura-pura mengantarkan minuman untuk Pria tersebut.


Saat dia mau mengantarkan minuman untuk supir tersebut dia bertemu dengan Bos Carlo.


"tunggu kamu mau kemana?"


"Saya mau mengantarkan Minuman ini ke pelayan baru itu."


"Baiklah dan katakan pada Aldi nanti malam harus pergi."

__ADS_1


"Baik Tuan."


Pelayanan wanita tersebut langsung menghampiri kamar yang di tinggali Andy, Pelayan tersebut kemudian mengetuk pintu kamar tersebut.


__ADS_2