
kini Andy mulai menyusun rencana untuk membalas perbuatan Sintia, Sementara itu Carlo sudah menyuruh anak buahnya untuk menculik Nina di apartemennya.
Kini pelayanan tersebut datang menemui Andy sambil membawa sebuah makanan.
"apa maksud kamu tadi?" ucap pelayan tersebut.
"apa yang Nona katakan?" ucap Andy.
"apa yang kamu katakan tentang 'Semoga misi kamu berhasil', Siapa kamu sebenarnya." ucap Pelayan tersebut.
"Sebelum kamu mengetahui namaku bisakah kamu memperkenalkan siapa kamu." ucap Andy.
"Sepertinya kamu bukan orang yang bisa di ajak bicara."
"Nona, aku hanya ingin mengetahui nama Nona agar kita bisa lebih santai dalam pembicaraan."
"Namaku Stizy lalu Siapa kamu sebenarnya."
"Namaku Andy salam kenal Nona Stizy."
"Jadi siapa kamu sebenarnya dan tujuan kamu kesini apa?"
"aku hanya bekerja sebagai tukang sopir Tuan Carlo."
"Jangan bohong! Aku tahu kamu pasti bukan orang biasa?"
"aku juga tahu kamu bukan orang biasa terlebih lagi kamu adalah salah satu agen rahasia kan?" tanya Andy.
Deg
Stizy kaget bahwa ada seseorang yang mengenali dirinya.
"dari ekspresi kamu sepertinya apa yang aku katakan memang benar."
"Jadi tujuan kamu sebenarnya apa?, target kita sama yaitu Carlo tapi kenapa Agen rahasia sampai harus turun tangan apa kejahatan Carlo sangat parah."
"dia adalah Penjahat kelas S, penjahat paling berbahaya di dunia dia mempunyai sebuah bisnis ilegal mulai dari perdagangan manusia bahkan anak-anak di bawah umur sampai menjadi korbannya, lalu Perdagangan Narkoba dan banyak kejahatan lainnya."
"Sepertinya Polisi tidak akan mampu melawan orang ini, dan aku yakin jika Carlo mempunyai banyak koneksi dengan petinggi kepolisian jika tidak mungkin Polisi sudah lama menangkapnya."
Singkat Cerita Kini Andy mengantar Tuan Carlo untuk pergi ke markas milik Carlo.
Carlo menunggu anak buahnya yang datang dengan Sintia sambil membawa Nina.
Singkat Cerita kini Anak buah Carlo dan Sintia sudah sampai di depan apartemen Nina.
Mereka menyusun rencana untuk segera menangkap Nina.
berbekal sebuah foto yang di tunjukan oleh Sintia kini menunggu Nina keluar dari Apartemen.
Sintia berpura-pura menghubungi Nina dia ingin mengajak Nina untuk keluar.
Nina mendapat sebuah telfon dari sintia akhirnya mengangkat telfonnya, Sintia mengatakan bahwa dia sudah berada di depan Apartemen miliknya.
Nina berpura-pura menjawab dirinya bahwa dia akan segera keluar dari apartemen tersebut.
Singkat Cerita Nina keluar dari apartemen tersebut dan dia melihat Sintia yang ada di depan sedang menunggunya.
Sementara itu Anak buah Carlo bersiap-siap untuk menangkap Wanita tersebut.
__ADS_1
Kini Sintia lebih dulu mengajak Nina untuk makan. sampailah mereka di sebuah restoran, Setelah selesai makan Sintia menuangkan segelas minuman dan Nina akhirnya meminum minuman yang di berikan oleh Sintia.
"Kena kamu." ucap Sintia.
tiba-tiba kepala Nina terasa sangat pusing sekali dan dia langsung pingsan seketika.
Kini Nina di Bawa ke markas milik Carlo, Sementara itu mobil lain mengikuti Anak buah Carlo, mereka adalah Anak buah dari Andy mereka mengikuti Anak buah Carlo supaya bisa langsung menyerang markas tersebut.
Singkat Cerita Sintia dan anak buahnya sudah sampai di markas Milik Carlo sambil membawa Nina.
Sementara itu Andy mendapatkan pesan dari anak buahnya bahwa semua rencananya telah berhasil.
Kini tubuh Nina sedang di ikat dengan menggunakan sebuah tali lalu dia langsung disiram menggunakan air dingin.
byur.
"Cepat bangun." ucap Carlo
"aku dimana? dan siapa kamu?" ucapnya berpura-pura.
"Kamu tidak perlu tahu siapa aku? Kamu harus mengatakan dimana ayahmu sekarang."
"kenapa kamu mencari ayahku dan siapa kamu."
"sudah kubilang kamu tak perlu tahu siapa aku lebih baik kamu mengatakan dimana ayahmu." ucap Carlo.
"aku tidak tahu?" ucap Nina.
"Sepertinya kamu bermain-main denganku?" ucap Carlo, "Cepat ambil cambukan dan bawa kepadaku."
"Baik Tuan."
Singkat cerita Kini Carlo membawa sebuah cambukan dia akan menyiksa wanita tersebut supaya bisa membuka mulutnya.
"lebih baik kamu katakan sebelum aku mencambuk tubuh cantikmu itu?"
"aku tidak tahu? Di mana ayahku berada?" tanya Nina.
Kini Carlo mulai mencambuk wanita tersebut tapi tiba-tiba dia mendapatkan sebuah serangan entah dari mana asalnya.
"Siapa yang menyerang markas ini." ucap Carlo.
"aku tidak tahu Tuan?"
Saat Carlo menoleh ke arah Nina dia sudah tidak melihat wanita tersebut.
"Kemana perginya wanita itu?" ucap Carlo sambil berteriak.
"Kamu jangan berteriak tuan Carlo, aku tidak pergi kemana-mana." tiba-tiba Seorang wanita muncul di depan matanya.
Wanita tersebut lalu membuka topengnya dan Carlo yang melihatnya langsung kaget.
"Jadi kamu bukan Nina." ucap Carlo.
"Sayang sekali, Tuan Carlo sepertinya kamu salah menangkap seseorang atau anak buah kamu yang buta."
"jadi kamu menipuku." ucap Carlo
"Tuan Carlo semua rencana kamu sudah berada di genggaman Tuan muda, Sepertinya tempat ini akan menjadi tragedi berdarah."
__ADS_1
Kini satu persatu anak buah Carlo telah tumbang, anak buah Andy sudah menghabisi sebagian anak buah Carlo.
"Siapa bos kamu sebenarnya."
"Razer, kamu tahu kan nama itu."
Deg
Siapa yang tidak tahu siapa Razer, seorang mafia paling ditakuti di dunia.
"kenapa dia ingin membunuhku?"
"Ternyata kamu pura-pura tidak tahu."
"aku tidak tahu apa yang kamu maksud."
"Karena kamu telah berusaha mencelakai Dokter Vito dan asal kamu tahu Dokter Vito dibawah perlindungan Tuan Razer."
lalu dia melirik ke arah Sintia.
"Nama kamu Sintia kan?, kalau tidak salah kamu berasal dari keluarga Rudiart ayah dan ibumu sedang di penjara dan kamu juga membunuh kekasih Tuan Razer."
"apa yang dia katakan? aku membunuh kekasih Tuan Razer siapa yang dia maksud." gumam Sintia.
"atau kamu pasti mengenal wanita ini." ucap wanita tersebut lalu datanglah seorang wanita lainnya.
Sintia yang melihat wanita yang datang entah dari mana langsung kaget.
"bukankah kamu sudah mati." ucap Sintia ketakutan.
"Sayang sekali aku telah kembali dari neraka untuk segera membunuhmu."
Sementara itu Carlo sudah terkepung dia sudah tak bisa lari kemana-mana lagi lalu dia mencoba untuk kabur memanfaatkan situasi yang ada di depannya.
itu Anak buah Andy berpura-pura untuk melepaskan Carlo karena di sana sudah ada seseorang yang menunggunya.
Kini Carlo akhirnya sudah berada di dalam mobil, tapi dia sedikit curiga kenapa tidak ada yang mengejarnya.
"Sepertinya kamu sangat lelah Tuan Carlo" ucap Aldi.
"jangan banyak bicara cepat jalankan mobilnya."
"maaf Tuan bisakah kamu tunggu sebentar sepertinya mobil ini mengalami kerusakan aku akan memperbaiki dulu Tuan tunggu saja di dalam."
"ah sial, kenapa mobilnya rusak."
Saat Andy keluar dari mobil dia menghubungi Stizy seorang agen rahasia lalu Stizy datang dengan seluruh anggota lainnya.
"Jangan bergerak angkat tanganmu." ucap Stizy.
"Siapa kalian?"
"Kami dari anggota FBI kami di sini untuk menangkap Tuan Carlo atas bukti kejahatan narkoba, penjualan manusia dan kejahatan lainnya."
"Selamat Tuan Carlo, akhirnya kamu ditangkap." ucap Aldi.
"apa maksud kamu ini dan siapa kamu sebenarnya."
"aku belum mengatakannya siapa aku."
__ADS_1
"Perkenalkan aku Razer." ucap Andy lalu Carlo langsung kaget seketika.