BALAS DENDAM ANAK YANG TERBUANG

BALAS DENDAM ANAK YANG TERBUANG
Episode 25 Bangunlah, aku mencintaimu!


__ADS_3

lalu Andy pun hanya bisa mengangguk dan dia pun mengatakan masa kecilnya dan membuat ibunya percaya bahwa Andy adalah Alex.


"Sekarang ibu percaya kan aku adalah Alex."


Mita Langsung memeluk Anaknya.


"kemana saja kamu selama ini Nak, mamah sangat merindukanmu."


"maaf Bu, aku saat itu tidak langsung menemui kalian karena aku masih sangat kecewa dengan ayah." ucap Andy.


"lalu bagaimana kamu bisa selamat bukankah kamu mengalami Kecelakaan."


"aku tidak pernah mengalami kecelakaan sama sekali itu hanyalah rekayasa untuk menipu Paman Toni."


"Jadi benar Toni yang merencanakan untuk membunuhmu, lalu mengkambing hitamkan ayah kamu."


Andy hanya mengangguk.


"lalu bagaimana denganmu bisa bertemu dengan Tuan Jeffry Hun."


"aku menyelamatkan dirinya pada saat dia terluka dan aku membawa dia kerumah sakit lalu setelah itu aku bekerja untuknya dan sekarang aku menjadi bagian keluarganya."


Mita merasa senang karena putra bungsunya masih hidup, dirinya tidak bisa menahan air matanya. Seorang anak yang dia rindukan akhirnya bisa dipertemukan kembali.


"Andy apa kamu benar adalah Alex" ucap Willy.


"iya aku adalah Alex, anak yang pernah kamu buang dulu dan sekarang aku sudah kembali" ucapnya.


"Lex, ayah ingin meminta maaf atas apa yang terjadi lima tahun lalu, ayah benar-benar minta maaf. aku tidak tahu bahwa aku termakan hasutan orang." Willy merasa sangat bersalah karena telah menelantarkan anaknya. Andai saja waktu bisa di putar kembali dia pasti akan mendengarkan penjelasan anaknya tapi dulu dia sangat bersikukuh dalam pendiriannya.


"Apa ayah tahu saat ayah mengusirku aku sangat kecewa sekali dan dalam hatiku aku ingin membalas dendam pada kamu, ayah!, tapi aku kasihan dengan ibu, karena ibu sangat mencintaimu."


"Alex kamu masih hidup, Kakak sangat merindukanmu padahal dulu kakak sudah mencari kamu dengan menggunakan detektif suruhan dariku, tapi hasilnya sangat nihil."


"itu karena aku menutup akses tentang diriku supaya semua orang tidak mencari diriku dan untuk alasan aku memanipulasi kematian ku. itu karena aku tidak sengaja bertemu dengan Paman Toni, dan dirinya meminta anak buahnya untuk melenyapkan diriku."

__ADS_1


"dari mana kamu tahu dia akan membunuhmu."


"aku melihat dari raut wajahnya ada kebencian di hatinya dan aku juga meminta bantuan dari Xavier untuk menyelidiki semuanya. dan benar saja apa yang aku duga dia benar-benar sangat ingin membunuhku."


"Syukurlah kalau kamu masih hidup, apa kamu tidak tahu bagaimana khawatirnya Kami semua saat mengetahui bahwa kamu dinyatakan telah meninggal, terutama papah yang sangat merasa bersalah."


"aku melakukan ini juga aku ingin ayah tahu bagaimana kehilangan seseorang, ayah terlalu ambisius untuk mengelola perusahaan sampai dia dirinya tak memperdulikan orang yang di sekitarnya, Saat dia terjatuh akhirnya dia sadar juga."


mendengar sindiran dari putra bungsunya dirinya hanya membalas dengan senyuman. apa yang dikatakan oleh Alex benar dirinya terlalu ambisius sampai-sampai dia hampir kehilangan istri dan putranya.


tapi kini dirinya sadar bahwa kebahagiaan bukan dari banyaknya uang dan apa jabatan mu tapi kebahagiaan bisa didapatkan jika kita saling mempercayai satu sama lain.


Sarah yang sangat merindukan adiknya dia pun langsung memeluk adiknya, bulir-bulir bening keluar dari Seorang wanita cantik tersebut.


"Alex, Kakak sangat merindukanmu aku tidak tahu bahwa kamu selama ini berada di sekitar kami, kamu selalu menolong kami dan maafkan kakak karena Telah membentak kamu waktu itu." ucapnya.


"Sudahlah kak Jagan di pikirkan lagi, kakak tidak pernah bersalah itu semua karena aku terlalu ikut campur dengan urusan Kakak."


akhirnya mereka semua tersenyum bahagia tapi Alex kembali merasa sangat sedih karena wanita yang sangat dia cintai masih terbaring kaku.


jujur dirinya merasa sangat bersalah pada anak dan menantunya dan juga kedua cucunya.


Menurut informasi selama ini ternyata mereka semua hidup di Kontrakan yang sangat sederhana.


dia pun masih ingat waktu dirinya mengusir anaknya beserta menantu dan cucunya karena hasutan dari Toni.


Kali ini dirinya harus menebus semua kesalahannya.


Arghh.


Sintia berteriak di apartemen miliknya


Sintia yang merasa sangat frustasi karena orang tuanya masuk penjara dirinya pun melemparkan semua barang-barang miliknya.


"awas kalian semua, aku pasti akan membalas perbuatan kalian tunggu saja aku akan bunuh kalian satu persatu."

__ADS_1


raganya sudah di penuhi dendam, dia sudah seperti seorang yang ingin menerkam lawannya. dirinya harus mempunyai rencana untuk membalas dendam untuk semua orang yang telah membuatnya seperti ini.


Sementara itu di rumah sakit Andy masih menunggu Ayazha terbangun.


Kini Ayazha sudah dipindahkan ke ruangan inap, walaupun dirinya Masih koma tapi Andy tetap berusaha untuk berkomunikasi dengannya.


"Aya, apa kamu tahu aku sangat merindukanmu, Sejak pertama kali aku bertemu denganmu aku sudah jatuh hati denganmu." ucap Andy sambil terus mengusap wajah cantik Ayazha.


"Aya, bangunlah aku Sangat merindukanmu dan aku juga ingin menjadi kekasihmu, aku berjanji jika kamu sadar aku akan menikah denganmu terlepas dari apapun kondisi kamu, aku akan tetap mencintai kamu."


dibalik kaca kedua orang tersebut semakin terharu dengan perjuangan tuan mudanya untuk berbicara dengan Ayazha.


"Tuan bisakah kita berbicara sebentar." ucap Sarah.


"ada apa Nona Sarah, " ucap Xavier kepada kakak dari Tuan mudanya.


"Sejak kapan adikku menyukainya"


"mungkin Saat pertama kali Tuan muda menyelamatkan nyawanya sejak saat itu Tuan muda sudah jatuh hati dengannya."


"dan perasaan wanita itu pun sama dia ternyata sangat mencintai Tuan muda, tapi mereka tidak bisa mengucapkan kata cinta mereka berdua hanya saling berhubungan seperti biasa satu sama lain." ucap Xavier.


"Jujur saja, aku sangat senang ketika mereka berdua saling mencintai terutama untuk Ayazha akhirnya dia bisa mengutarakan hatinya."


"dari wajahnya aku juga tahu bahwa wanita itu sangat mencintai Alex, dia bahkan mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan adikku"


"terlepas dari apapun aku berharap Nona Ayazha bisa segera pulih dan dia bisa merajut kasih dengan Alex karena aku tidak ingin adikku merasa tersiksa kembali, sudah cukup dia menderita di masalalu sekarang dia harus mendapatkan kebahagiaan."


Sarah menatap adiknya yang masih menjaga kekasihnya tersebut dirinya merasa sangat bahagia karena ada seseorang yang sangat mencintai adiknya.


dia juga merasa sangat senang karena dia bisa berkumpul kembali dengan adiknya.


Sementara itu Willy dan juga Mita berharap Wanita yang dicintai anaknya bisa sadar kembali. mereka berdua pun sangat berharap jika nanti wanita itu sadar mereka akan meminta Alex untuk segera menikahinya.


Saat dia sedang memandang wajah kedua orang tersebut Ponsel Willy pun berbunyi dan ternyata itu panggilan dari ayahnya.

__ADS_1


__ADS_2