Bangkit Dari Trauma Untuk Menemukan Cinta

Bangkit Dari Trauma Untuk Menemukan Cinta
Bab 14. Rencana


__ADS_3

lanjut guys. . . .


"bukanya gua udah peringatkan agar lo gak usah deket deket sama rendi" kata mustika


"idddiiiw gua ngeri sama anceman elo" kataku sambil bergidik ngeri dan tertawa


"apa bagusnya elo di banding gua coba badan udah kurus tempos banyak makannya pula" kata mustika


"idih sekate kate lo ada undang undangnya itu bisa masuk penjara lo" kata okta


"kan memang kenyataannya" kata mustika sok angkuh


"gua kasih tau ya neng kaca di rumah kagak ada atau gimana sampe lo kagak ngaca atau perlu bokap gua beliin kaca" kataku


" karna kaca gua ada dan besar dan lo gk mampu beli makanya gua kasih tau bentuk badan lo" kata mustika


"idih luh ngada ngada lu pikir lu paling sempurna di antara temen gua" kata prtw


"oh jelas dong" kata mustika


" wwwwaaaawwww tekejut saya, kalo lo emang udah paling sempurna kenapa rendi gak mau sama lo" kataku


"eh gua tekankan ya bukan kagak mau tapi belum aja" kata mustika


"idih pdnya kebangetan itu sama aja lo di tolaknya mentah mentah kayak daging udah basi" kata prtw


"bener banget udah di tolak kok masih ngejer tu urat malu udah putus atau pas pembagian urat malu lo lagi absen" kata okta


" kalo lo mau rendi silakan " kataku


"ih lo apaan si " kata prtw


"aneh lo udh kita bela juga" kata okta


"biarin itupun kalo rendinya mau sama dia " kataku sambil senyum


"pasti mau lah gua akan dapetin rendi" kata mustika


"silakan gua iklas tapi kalo rendi gak mau dan dia mau dengan gua lu mau apa" kataku dengan songong


" bagus itu" kata prtw


"caaaakkkeeeppp" kata okta


"dari dulu ta gua cakep lu kagak ngerasa apa" kataku


"idih mulai somplaknya" kata prtw


"selama jalur kuning belum melengkung masih milik bersama" kata mustika


"idih beg*k lo janur neng bukan jalur lukira jalan apa" kata prtw


" yah pokoknya gitu lah intinya" kata mustika


"dan lo inget selama itu milik gua, gua akan pertahankan " kataku dengan penekanan sambil melaluinya dan pergi kekelas


di dalam kelas. . .


"weeedddeeehhh keren banget lu sampe si mustika melongo" kata okta


"bener keren banget omongannya tu dikit tapi jleb langsung ke hati tembus paruh paruh" kata prtw


"gua kok di lawan, ntar jatuh miskin dia" kataku


"songongnya mulai keluar ta" kata prtw


"bener sekali itu" kata okta


"mustika aja ngak ngaca jelas jelas udah di tolak masih aja ngarep mulu" kataku


"cie ngebelain niii yeeee" kata prtw


"yang takut di rebut" kata okta


"idih bisanya bacot doang" kataku


"udahlah akui aja kalo lo ada perasaan ama tu orang" kata okta


"ntar di ambil orang dianya mewek " kata prtw sambil ketawa

__ADS_1


"idih ngejek aja terus dasar temen lucnut lu" kataku


"idih cemberut gitu aja" kata okta


"baperan lo bawa perasaan" kata prtw


" udah udah bentar lagi guru masuk ini diem kembali ketempat" kataku


"siap laksanakan" kata okta dan prtw


"eh bambang lu mau kemana" kataku nepuk bahu prtw


"mau kembali ketempatlah kan lu yang suru" kata prtw


"idih bambang beg*knya kebangetan tempat duduklukan di samping gua ngapain lo mau keluar dodol" kataku


"oh iya ya lupa gua hehehe" kata prtw


"makanya otak di asah biar pinter jangan game mulu yang di maini" kataku


"game juga salah satu asah otak beg*k" kata prtw


"iya kalo menang kalo kalah melulu kayak lo gimana coba" kataku


"ya namanya aja berusaha, tidak ada usaha yang instan semua butuh proses" kata prtw


"idih omongannya kayak orang bener aja, kayak marino teduh" kataku


"ya sesuikan situasi lah kalo bicara, oh iya tentang syart rendi gimana tanggapan lu" kata prtw


"sebenernya gua si males banget keluar wekend lebih baik di rumah rebahan" kataku


"kaum rebahan mulai merajalela" kata prtw


"idih sekate kate lu, namanya wekend ya enak rebahan tidur tiduran keluar dari zona sekolahan yang isinya penjelasan dan latihan" kataku


"bener banget sama aja sebenarnya gua males tapi gimana lagi" kata prtw


"gimana kalo nanti pas jalan jalan kita aja yang megang kendali" kataku


"lo mau nyupir" kata prtw


" hem bagus bagus, salah satunya kita ajak belanja biar mereka kapok dan gak mau lagi jalan ama kita" kata prtw


"bagus ide lu kan kebanyakan cowok ngak suka nemeni cewek belanja" kataku


"dan 1 lagi yang paling penting" kata prtw


"apaaan" kataku


"kan mereka yang ngajak jalan berarti otomatis mereka yang belanjai semua tanpa terkecuali" kata prtw


"aidi lu bagus kalo soal yang gratis gratisan" kataku


"jelas dong, maukan" kata prtw


"maudong kan jadilah uang untuk belnja kita bisa di tabung alias kagak terpakai" kataku


"kira kira mau kemana kita" kata prtw


"gua udah fikirin" kataku


"coba sebutkan" kata prtw


"2 kata " kataku


" tidk tidak" kata prtw


"4 kata " kataku


"dikit lagi dikit lagi" kata prtw


"berjenis hewan hewan" katak


"iya iya" kata prtw


" aku sayang sama kamu" kataku


"benar benar" kata prtw

__ADS_1


" mantan" kataku


"eh kok mantan" kata prtw


"iya mantan kayak guguk" kataku


"bbbuuuaaahhhaahaahhhaa bisa aje lu" kata prtw tertawa


"iya dong" kataku


"sumpah kayak orang idiot kita main tebak tebakan hhhaah" kataku


"hehehe bener kayak acara tipi yang itu tu" kata prtw


"bener banget" kataku


"kembali ke topik awal, jadi kita mau kemana" kata prtw


"kita ke mall, nonton bioskop, belanja, makan makan, pergi ke taman, ke musium, and bla bla bla" kataku


"eh bentar deh ngapain kemusium" kata prtw


"kan musium tempat peninggalan" kataku


"peninggalan apa" kata prtw


"peninggalan kenangan dan janji manisnya mantaan wkwkwkwkwkw" kataku


" dasar bangke lu gua kira lu serius" kata prtw


"hehehh sory becanda gua" kataku


ketua kelaspun nyamperin kita. . .


"eh mana tugas kalian belum di kumpul karna kalian di hukum" katanya


"eh iya sory yah" kata prtw


"yaudah sini mu gua kumpul" katanya


"ini" kataku dan prtw ngasihkan bukunya


"okta mana tugasnya" katanya


"tugas apaan perasaaan kagak ada tugas" katanya


"jangan jangan lu ngak buat ya" katanya


"tugaas apaan si" kata okta


"idih beg*k tugas yang kita buat di rumah gua sore kmren" kataku sambil nepuk bahu okta


"oooo iya iya makanya kalo ngomong yang jelas" kata okta


"mana sini mau gua kumpul" katanya


"ni" kata okta


ketua kelaspun pergi memberikan tugas kami ke guru mtk. . . .setelah jam pelajaran selsai waktunya istirahat. . .


"mau kekantin gak" kataku


"idih ni orang amesia kali yah" kata prtw


"bener padahal udah makan pagi tadi kok gak kenyang kenyang" kata okta


"itu perut atau gentong" kata prtw


"perut lah yang muatannya kayak gentong heheh" kataku smbil ketawa


"masih kenyang gua" kata prtw


"kenyang banget" kata okta


"ayolah temanmu ini lagi perbaikan gizi jadi butuh makan yang banyak" kataku


"perbaikan gizi atau cacingan lu" kata prtw


*seeyounextbabguys. . .

__ADS_1


__ADS_2