
helo helo guys sory yah karna jarang up novelnya karna bikin novel kalo gak mood takutnya garing ceritanya makanya author sedang mencari mood and moment yang tepat biar bisa membagi waktu antara dunia nyata dan dunia halu. .
DI INGATKAN SEKALI LAGI JANGAN LUPA LIKE AND VOTE KARNA PUNYA KOIN UNTUK SALING BERBAGI YA GUYS JANGAN PELIT PELIT YA 😇
* * *
"udah pasti itu nambah boleh ren" kataku
"iya iya apasih yang enggak buat kamu" kata rendi ngusap rambutku
* * *
"wedeh lagak lo ren soo romantis romantisan inget bambang kita kita masih jomlo" kata alex sedih
"iya kalian ini hargai kami yang jomlo" kata okta
"mau kita hargai berapa ta bilang aja ntar gua bayar" kataku
"idih bangke anj*r bukan harga itu maksudnya kalo mau romantisan jangan depan kita kita ini jomlo ntar ngiri gimana? " kata okta
"mudah itu tinggal lo nganan aja ta" kataku
"elo kepentok apaan kok jadi gini" kata prtw
"lo apain ren anak orang kok jadi gini otaknya" kata alex
"kagak gua apa apain serius deh" kata rendi
"udahlah ya dila emang suka gesrek emang kalo lagi laper" kata okta
"pantesan" kata reno
setelah 10menit baksopun datang, rendi mengambil ahli nampan dan memberikan ke kami semua. .
"wedeh pindah haluan bang jadi tukang bakso sekarang" kataku ke rendi
"iya neng abis duit abang neraktir temen" kata rendi
"gak ikhlas ni" kataku
"ikhlas sayang tenang aja apa si yang enggak" kata rendi
"bacod bang bacod banget" kata alex
"idih siru si jomlo" kata rendi
"jomlo bahagia bro" kata alex
"jomlo ngenes lo mah" kata rendi
"wedeh makan boleh sembarang tapi ngomong jangan sembarang" kata alex menyangkal
"udim udim kagak makan makan kita ni nungguin kalian selesai berantem" kata prtw
"bener lavar ni kami gak denger apa perut udah pad dangdutan" kata okta
"lagu apaan ta boleh dong ikut joget" kata reno
"lagu goyang bambang" kata okta
"goyang dumang anj*r" kataku noyor kepala okta
"sejak kapan berubah" kata okta
"sejak nenek lo maraton 201m" kata prtw
"atlit lari ta nenek lo" kata alex
"iya atlit lari, lari dari kenyataan hahahahah" kataku ketawa
__ADS_1
"******* buk *******" kata okta cemberut
"itu bibir jangan di monyong mongongin ntar gua tabok pakek tongkat avatar" kataku
"iye iye" kata okta
"makan woy makan jangan di anggurin" kata rendi
merekapun makan bersama dengan hikmat dan canda tawa yang menghiasi suasana kantin, setelah 20 menit kemudian merekapun selesai makan. .
"thankyou rendi lo hari ini ganteng banget deh" kata alex
"idih giliran gua baik di sanjung sanjung, gak perlu gua sanjungan lo geli gua kirain jeruk makan jeruk nanti" kata rendi
"hehehehe" kata alex nganruk kepala yang tak gatal
"makasih ya rendi sering sering aja begini" kata prtw
"bener sering sering aja biar kita kenyang" kata okta
"iya iya sama sama nanti kalo ada rejeki makan makan lagi tapi patungan" kata rendi
"sama aje boong beg*k" kata reno
"boodo amat" kata rendi
teeeetttt.... ttttteeeeettt.... ttteeetttt...
bel masuk berbunyi para siswa berhamburan masuk ke dalam kelas masing masing tak terkecuali kami ber6, kami pisah di depan kelas IPA karna kelas kami masih jauh
didalam kelas. .
"tengkyu yah dil" kata okta dan prtw
"idih kayak apaan aja" kataku
"ya kan dapet makan gratisan" kata okta
"oke oke no problem guys" kataku
"gayalu pakek inggris-ingris segala" kata okta
"biar kayak bule bule gitu" kataku
tiba-tiba guru masuk kekelas dan pelajaranpun di mulai dengan hikmat hingga jam pulang selesai para siswa berhamburan keluar kelas mau pulang
kami bertigapun keluar bersama sama menuju parkiran karna gua bareng rendi jadi nunggui rendi dulu sedangkan okta dan prtw udah pulang. .
"kemana ni anak kok lama bener kalo tau gini gua naik mobil aja ke sekolah (bosen cuy nunggu apalagi nunggui tanggal gajian aja😂)" kataku dalam hati
tiba-tiba suasana berubah menjadi horor guys dan mencium cium mahluk gaib yang hatinya gunda gulana siapa lagi kalo bukan mustika and the gang
"ngapain lo di sini" kata mustika ketus
"eh ada mustika ratu bengkoang" kataku
"wah nyolot ni anak" kata debi
"nyolot apaan kan gua bener" kataku
"bener dari mana namanya mustika aja bukan mustika ratu bengkoang lo kira produk kosmetik" kata nanda
"oh benarkah tapi memang mukanya penuh bedak" kataku sengengesan
"idih belagu ni anak sekrang lo sendirian kagak ada yang belain lo" kata mustika dorong gua
"trus kalian pikir gua takut" kataku
"wah wah songong ni anak lanjutkan guys" kata mustika
__ADS_1
tiba-tiba nanda dan debbmi megangi tangan gua oh tapi tidak semudah itu ferguso gua tangis tangan mereka gua pelintir ke belakang dan gua jorokin ke tanah debi nandapun terjatuh. .
"oh segini doang ke mampuan kalian" kataku senyin sinis
"mustika belakang lo ada kayu ambil pukul dia" kata debi
mustikapun mengambil kayu berukuran P 3m x L 1/2m. di hadapkannya kayu ke gua ancang ancang mau mukul dan. . .
gua tangkis tu kayu pakek tangan gua dan saat gua lengah nahan kayu dari mustika tiba tiba debi jambak rambut gua dan nyekik leher gua dari belakang, sedangkan nanda megangin tangan gua sedangkan mustika nampar gua 2kali
"aaakkkhhh ******* kalian" kataku emosi
menghempas kayu tadi dan beralih ke debi menendang pinggangnya hingga terjatuh dan beralih ke nanda gua tendang kakinya dan beralih ke mustika gua tampar balik
dan rendipun tiba ke parkiran nemui gua. .
mustikapun mendekat rendi untuk mendapatkan pembelaan
"liat ren si dila bar bar bener gua di tamparnya lu liat temen temen gua pada kesakitan karna dia" kata mustika
"mulai aktingnya anj*r" gumanku
rendipun nyamperin gua dan meninggalkan mustika
"lo gak papa dil" kata rendi cemas
"gak papa" kataku
"ren dia menganiaya kami" kata nanda
"dia gak mungkin nyerang kalian kalo kalian gak nyari masalah sama dia jadi gak usah cari masalah sama dia karna sama saja lo cari masalah sama gua" kata rendi
"yok pulang" kata rendi ngajak gua naik motor
kamipun pergi mustika dan kawan kawan di parkiran. dan pas di jalan kamipun berbincang bincang. .
"lo kemana si lama bener gua nunggu" kataku
"sory ya gua tadi ketoilet" kata rendi
merekapun menuju apotik.
"kok ke apotik" kataku
"beli p3k dulu" kata rendi
"untuk?? " kataku
"ya elulah yakali buat gua" kata rendi
"gua gak papa" kataku
"no no no" kata rendi
merekapun sampai di apotik, rendipun masuk kedalam setelah 10menit keluar membawa kotak p3k dan nyaperin gua di kursi tunggu
"sini deket gua" kata rendi
"iya iya sabar" kataku
guapun deket rendi. .
"makanya jangan sok jagoan ginikan jadinya muka lo merah bekas tamparan nanti kalo gak ilang gimana coba kan gak cantik lagi mukanya gak mulus lagi and bla bla bla " kata rendi sambil ngobatin gua sambil nyeramahin gua kayak ibuk ibuk rempong
"aawww sakit beg*k" kataku saat rendi memberi salep di pipi gua
dan tiba tiba tangan rendipun berhenti di sudut bibir gua. .
*seeyounextbabguys. .
__ADS_1
jangan lupa like and votenya