
jangan lupa like and votenya guys karna sangat berharga bagi kami para author. .
akupun diam dan menyengitkn alis ke atas. .
"apa kau tau apa yang bilang barusan" kataku
"ya aku tau aku menyukaimu" katanya
"dalam waktu yang sangat dekat" kataku dengam mata mengintimidasi
"iya karna ku yakin" katanya
"kau hanya membual rendi tidak ada orang menyukai hanya kenal sekejap" kataku
"aku tidak membual dil apa kau tau tentang cinta pandangan pertama"katanya
"iya aku tau tapi itu hanya fiktif" kataku
"itu tidak fiktif buktinya aku merasakannya sekarang" katanya
"heeem,apa kau tau prinsipku" kataku
"tidak, jika kau mempunyai prinsip tolong katakan biar aku bisa menjalankan" katanya
"baiklah, aku punya prinsip ketika aku menkalin hubungan itu akan serius bukan main main" kataku
"ok aku sanggup" katanya
"dan satu lagi semua kesalahan bisa di maafkan kecuali perselingkuhan dan obatan terlarang" kataku
"lu bisa mempercayakan semua itu ke gua" katanya dengan muka serius. .
"wkwkkwkw muka lo gak enak di liat kalo serius" kataku smbil ketawa
"idih ketawa gua udah serius kok di ketawain" katanya kesel
"hem ntar yah gua pikir pikir dulu" kataku
"kok pakek di pikir dulu" katanya
"lu pikir mudah mengambil keputusan gua juga mikir mikir lukan suka becanda gua gak mau salah ambil keputusan" kataku
rendipun memegang tanganku. . .
"gua memang cowok yang suka becanda tapi dalam hal hubungan gua serius, yaudah gua kasih waktu lo biar berfikir tapi jangan lama lama" katanya dengan serius
rendipun pulang kerumahnya dan gua masuk kerumah setelah semuanya selesai akupun merebahkan badan di tempat tidur sambil memikirkan omongan rendi tadi. . .
"apa iya dia suka gua tapi dia kenal gua juga baru, ya tau gua juga suka ama dia dengan perlakuan dia bisa mood gua berubah, tapi di itu suka becanda nanti gua cuman di main maini doang, kan ini hati bukan warung kopi yang datang lalu pergi, tapi kayaknya dia serius, ya tuhan gimana ini bingun banget mikirnya hati gua bilang iya tapi fikiran gua masih meragukan, kenapa kagak sinkron si ni hati sama fikiran kook bisa bisa beda jalur gini" kataku dalam hati
dddeeerrrrtttt ddddeeeerrrttt
(mahluk astral)
📩 Trimakasih untuk hari ini😇
(gua)
📩 iya sama sama
(mahluk astral)
📩 apapun jawaban lu gua akan terima, ya kalo bisa jawabannya iya 😊
(gua)
📩 idih maksa itu namanya 😑
(mahluk astral)
📩enggak kok gua gak maksa cuman berharap 😇
__ADS_1
(gua)
📩 sama aje dodol 😏
(mahluk astral)
📩enak tu😀
(gua)
📩apaan😐
(mahluk astral)
📩itu katanya dodol😆
(gua)
📩mulai gesrek ni anak jidad lu kepentok apaan 😐
(mahluk astral)
📩kepentok cinta lo💗
(gua)
📩modus lo😠
merekapun chetingan sambil ketawa ketawa membahas hal hal gak jelas hingga pukul 10malah dan mengakhiri chetingan karna waktunya tidur. .
(mahluk astral)
📩 yaudah gih tidur udah malem😇
(gua)
📩 iya udah ngantuk juga😴
(mahluk astral)
(gua)
📩 hem😴
merekapun tertidur dengan mimpi masing masing idah atau buruk hanya mereka yang tau. . . (sumpah author kagak tau jangan paksa ya😂😂)
keesokan harinya. . .
gua bangun beresi kamar, bersih bersih dan makan bersama keluarga setelah selesai gua langsung otw sekolah pakai mobil, sesampainya di sekolah prtw dan oktapun baru sampai kita barengan menuju kekelas. . . dan sesampainya di kelas
"widiw asik ya yang jalan berdua" kata okta menggoda ku
"bener banget cerita cerita dong kesan dan pesannya" kata prtw sambil senyum
"iya dong cerita kitakan kelepon" kata okta
"idih sengklek ni anak kepo anj*r bukan kelepon" kataku
"gapapa biar lucu gitu" kata okta sambil ketawa
"yaya gua cerita tapi cuman intinya doang ya gak semuanya klo di ceritain kagak kelar 1 bab ini" kataku smbil ketawa
"iya iya lanjut" kata prtw
"kita kemarem cuman makan nonton belanja trus ke danau" kataku
"wedeh lu praktekin gak ajaran gua" kata okta
"gua praktekin tenang aje rendi gua ajak keliling mall bawain belanjaan gua pas di kasir gua suru dia bayar" kataku
"weeh pinterlu hhahah" kata okta ketwa
__ADS_1
"gak protes dia" kata prtw
"dia protes pegel katanya lama ribet eh pas bayar dia yang suruh bayar" kataku
"kok bisa dia bayarin lo" kata okta
"gua pura pura marah dan pas di kasir gua panggil sayang heheheh" kataku sambil senyum
"what lo panggil sayang" kata okta
"trus gimana ekpresinya" kata prtw
"ya gak gimana gimana dia bilang kalo ada maunya aja manggil sayang sayang" kataku
"wah parah lo bikin baper anak orang" kata okta
"bodok" kataku
"lanjut lagi ceritanya jangan naanggung" kata prtw
"pas kita keluar dari sekolah menuju mall kita mampir ke restoran mau makan lavar coy yakali kita ngak makan, kita mesen sambil ngobrol ngobrol dan makananpun datang kita makan dengan hikmat, setelah beberapa menit rendi berenti makan dan natap gua " kataku
"wedeh kayaknya seru ni" kata prtw
"ada adegan ngak" kata okta
"nah gua bingung dong ngapain dia berenti makan, trus tangannya ke arah bibir gua" kataku
"lo di ci*m" kata okta
"idih pikiran lo kotor amat ta cuci sana pakai sabun" kata prtw
"lo pikir gak serendah itu gua bambang gak ada vulgar sebelum nikah ok" kataku
"heheheh yakali aja gitu kan" kata okta
"dan ternyata eheh ternyata dia ngelap makanan yang ada di sudut bibir gua coy, coba lo bayangin romantis ngak tu orang" kataku
"widih ngebayangi aja gua udah fly" kata okta
"bisa soswet juga tu orang" kata prtw
"dan setelah kita makan kita noton bioskop tu filem dilan, pas mau beli tiket dia di belakang gua terus katanya jagain gua ya gua b aja si ( dalam hati bunga bunga itu thor 😂) pas udah masuk bisokop kita hikmat tu nonton hingga selesai pas kita keluar kita bahas filem dilan di luar seru banget pokoknya kita ketawa ketawa di dalam mall " kataku
"hem kapan ya bisa kayak gitu" kata okta
"sabar mungkin doimu lagi mendoakanmu" kata prtw
"wedeh omongan prtw bisa dia jadiken caption ni" kataku
"lanjut aje gak usah bahas bahas caption" kata prtw
"okok, nah selesi dari nonton kita belanja, dan seleaai belanja kita pulang, ya gua kita pulang kerumah eh gak taunya di ajaknya ke danau liat pemndangan lampu lampu sambil mesen jagung bakar, trus selama nunggu kita main bantu loncat gua di ajarin tangan gua di pegang sama tangan dia, kebayangkan lo gimana adeganya kayak filem titanik gua di depan dia di belakang" kataku
"coba ada gua ntar gua jorokin biar jatuh ke kebawa hahaha" kata okta
"jahat bener lo ta jadi temen lucnut amat" kataku
"lanjut lanjut nyimak ini gua" kata prtw
"udah dari danau kita pulang dan sampe dong pas gua mau masuk dia nahan gua dan. . . " kataku
"dan apa" kata prtw
"dan mungkin bila nanti kita kan bertemulagi satu pinta ku jangan pinta tuk kembali" kataku sambil nyanyi
"idih orang serius dia malah nyanyo anj*r" kata okta
"hehehee dia nembak gua wik ta, dia nyatain perasaanya kegua" kataku dengan antusiasnya
"trus udah lo terima belom" kata okta sama prtw
__ADS_1
*seeyoounextbabguys. .