Bangkit Dari Trauma Untuk Menemukan Cinta

Bangkit Dari Trauma Untuk Menemukan Cinta
bab 24. Rumahku


__ADS_3

"eh dila" katanya


"rendi. . " kataku teekejut


* * *


"ngapain malam malam kesini" kataku


"siapa ya sore tadi ngode ngode bakso" kata rendi pura pura mikir


"heheheh gua" kataku senyum


"ini baksonya gua tadi beli agak banyakan takut nanti lo kurang dan gua bliin juga buat orang yang ada di rumah" kata rendi


"hem iya makasih" kataku


"eh dingin ni gak di ajak masuk apa" kata rendi


"eh sory lupa gua yaudah masuk dulu" kataku


rendipun masuk kedalam rumah..


"silakan duduk dulu ren gua ke belakang nyiapin mangkok" kataku


"oke" kata rendi


akupun menuju dapur menyiapkan mangkok dan!!


"siapa kak bertamu" kata ayah


"temen yah" kataku


"ngapain malam malam kerumah" kata ayah


"ini yah beliin bakso" kataku nunjuki bakso


"ooo ysda" kata ayah


"ayah mau bakso" tanyaku


"kalo masih ada ya mau ayah" kata ayah senyum


"aku juga kak" kata adikku


"ibuk juga kak" kata ibuku


"oke kakak siapin dulu mangkoknya nanti kakak bawak kesini" kataku


akupun melanjutkan menuju ke dapur, setelah sampai aku langsung menyiapkan 5mangkok, dan setelah selesai ku membawa bakso tadi menuju ayahku. .


"bakso bakso baksonya buk" kataku berlagak kayak orang jualan memberikan bakso


"wah kakak cocok jadi penjual bakso" kata adikku


"idih ngidi ngidi dek yakali kakak jualan bakso ntar lu kakak jadiin tukang nyuci piring" kataku


"idih kak kok jadi tukang cuci piring jadi pelayan aja" kata adikku


"eh maemunah mana ada jualan bakso pakai pelayan yang ada abis duit dagangan bayar pelayan" kataku


"heem gitu ya kak" kata adikku


"iya, yaudah kakak nganterin bakso kedepan dulu" kataku berlalu pergi nemei rendi


"eh lama nunggunya" kataku


"enggak kok" kata rendi


"ini baksonya" kataku


"lah kok buat gue kan gua beliin untuk kalian" kata rendi


"iya ini lebih tadi orang rumahku udh kebagian semua kan sayang mubazir" kataku


"idih panggil - panggil sayang" kata rendi


"eh kapan" kataku


"tadi katanya sayang mubazir" kata rendi


"idih somplak ni mulai otaknya ilang ketiup angin" kataku


"hhehhehe" rendipun tertawa


"yaudah ni makan nanti keburu dingin gak enak" kataku


kamipun makan berdua di ruang tamu, setelah makanan habis. .


"enak ya baksonya" kata rendi


"iya dong pilihanku bukan kaleng kaleng" kataku


"wedeh omongannya kaleng kaleng kayak yutuber preman itu" kata rendi


"hilih gayalo sok tau siapa coba namanya" kataku


"ituloh si mael lee" kata rendi


"heheheheh iya dia itu lucu masak motor di bikin nyangsar setiap vidionya" kataku ketawa


"iya gak sayang di motor kayaknya holang kaya mungkin" kata rendi

__ADS_1


"kayaknya iya" kataku


"nanti kapan kapan kita beli bakso langsung aja yah biar bisa menikmati suasana"kata rendi


"idih moduslo" kataku senyum


"jadi gak mau ni ceritanya" kata rendi


"idih ngada ngada maulah, yaudah aku kedapur dulu beresin sisa bakso" kataku ketawa


"okey" kata rendi


akupun menuju dapur membersihkan sisa makanan, selesai membersihkan akupun kembali menuju ruang tamu dan..


"kak temennya masih ada" kata ayah


"masih yah" kataku


"yaudah ayah mau ketemu" kata ayah


"silakan yah di depan" kataku


aku dan ayahpun menuju kedepan, rendipun kaget liat aku dengan ayahku. .


"malam om" sapa rendi menciun tangan


"malam, kamu tinggal dimana " kata ayah smbil duduk


"saya tinggal di komplek sini om di ujung" kata rendi


"hem kamu siapanya anak saya" kata ayahku dengan tatapan mengintimindasi


"eh saya pacarnya om" kata rendi


"pacar kakak bilang temen" kata ayah bertanya padaku


"temen yah" kataku


"temen om kemarin kemarin kalo sekarang udah jadi pacar" kata rendi


"sejak kapan" kata ayah bertanya pada rendi


"sejak siang tadi om" kata rendi


"oh baru berarti" kata ayah


"meskipun baru pacarannya tapi saya sudah lama suka sama anak om" kata rendi menatapku dan seketika wajahku merah seperti tomat


"hem menarik, sekolah dimanan kamu" kata ayah


"saya satu sekolah dengan dila om cuman beda jurusan kalo dila ips kalo saya ipa" kata rendi


"berarti kamu anak yang cukup pintar" kata ayah


merekapun mengobrol bertiga apa saja yang di tanya ayah pasti rendi jawab entah hal hal konyol tentang duluan ayam atau telur yang sekrang masih menjadi legenda karna keseruan mengobrol hingga tak terasa sudah jam 10 malam, rendipun berpamit untuk pulang..


"saya pamit pulang om udah malem" kata rendi


"eh iya keasikan ngobrol jadi gak liat jam" kata ayah


"yaudah yah aku nganter rendi kedepan dulu" kataku


kamipun menuju kedepan sampai pagar..


"gua pamit dulu" kata rendi


"iya hati - hati, dan makasih baksonya" kataku


"iya sama sama, nanti kalo udah smpe aku chet tungguinyah" kata rendi


"iya" kataku


rendipun pergi sambil melambaikan tangan dan kubalas lambai juga, setelah agak jauh akupun masuk kerumah, langsung menuju kamar mau bersih - bersih muka, setelah selesai akupun merebahkan diri di atas kasur sambil lihat chet. ternyata belom ada pesan dari rendi. .


20 menit berlalu..


ddddrrrrtttt. ddddrrrtttt. ddddrrrttt


(mahluk astral)


📩assalamualaikum gua udah smpe😇


(gua)


📩alhamdulilah


(mahluk astral)


📩iya😊 lagi apa


(gua)


📩lagi tiduran


(mahluk astral)


📩udah bersih - bersih belom


(gua)


📩bersih apaan

__ADS_1


(mahluk astral)


📩bersihin muka, cuci tangan, cuci kaki


(gua)


📩hem kalo itumah udah 😄


(mahluk astral)


📩bagus kalo gitu


(gua)


📩iya lo sendiri lagi apa


(mahluk astral)


📩lagi rebahan di dalam selimut kedinginan


(gua)


📩 kedinginan karna abis dari rumah gua


(mahluk astral)


📩iya, tapi gpp biar bisa ketemu lu 😂


(gua)


📩idih gembelnya bisa aja


(mahluk astral)


📩idih gembel dekil dong gua


(gua)


📩hehhe gombal maksudnya 😂😂


(mahluk astral)


📩idih bisa banget ngelesnya kayak bajai


(gua)


📩 bisa dong apasih yang gak bisa gua lakuin


(mahluk astral)


📩idih samobong banget ya neng


(gua)


📩bisa bisa lu aja deh bang


(mahluk astral)


📩hehehh besok gua jemput, tunggin yah


(gua)


📩kan gua bawa mobil


(mahluk astral)


📩ooo tidak semudah itu ferguso, kan lo jadi pacar gua jadi harus tanggung jawab gua


(gua)


📩serah lu ajelah gua nurut


(mahluk astral)


📩bagus itu


(gua)


📩eh iya prtw sama okta minta traktir gua gak mau kalo makek duit gua


(mahluk astral)


📩idih perhitungan amat, yaudah besok kekantin aja gua yang bayarin sekalian alex sama reno juga


(gua)


📩aaassshhhiiippp bosque 😂😂


(mahluk astral)


📩yaudah dah malem tidur gih, bsok sekolah ntar ngantuk


(gua)


📩yaudah gua tidur dulu 😴


(mahluk astral)


📩iya selamat tidur 💞


akupun tidur tanpa membuka notif pesan, dan sepanjang akupun bermimpi nonton konser bts bertemu dengan kim taehyung dan jin bts (oh sunggung indahnya dan ku tau semua hanya mimpi 😂)

__ADS_1


'**Seeyounextbabguys....


jangan lupa like and votenya yah**...


__ADS_2