
ok guys kita laaannnjjjjuuuutttt. .
teeeettt. ttteeeeettt. tttteeeeeetttt. .
jam pelajaranpun selesai berganti dengan jam istirahat. . .
"eh ke kantin yuk" kata prtw
"ayok" kataku dan okta
sempainya di kantin. . .
"eh serius gua penasaran lo mau ngapain rendi" kataku
"tenang kok gua gak aneh aneh kalian duduk aja yang manis mantep mantep dan saksikan" kata prtw
"yaudah mau pesen apa biar gua yang mesenin" kata okta
"biasa bakso" kataku
"lu wik" kata okta
"samain ajalah" kata prtw
oktapun pergi memesan bakso bertemu dengan alex yang sedang mesen juga. . dan kembali lagi ketempat. . setelah beberapa menit menunggu baksopun dateng. .
"ni neng baksonya" kata mang ujang
"sip mang trimakasih" kata kami barengan
"eh boleh gabung gak" kata alex
"iya tempat yang lain udah penuh" kata rendi
"ok silakan" kata prtw dengan senyum devilnya
gua dan okta hanya melihat prtw sambil pandang pandangan. . .
alex and the gang punduduk berhadapan dengan kami. .
"eh alex rendi reno tolong peseni minum dong okta tadi lupa kalian juga belom pesen minum loh" kata prtw
"ok deh kalian tunggu ya kami beli mnum dulu" kata alex
kamipun menganggukan kepala. . setelah mereka pergi agak jauh
"eh eh eh mana sambel sambel" kata prtw
"lu mau ngapain nanyai sambel" kataku
"pantengin aje klian diem diem" kata prtw
prtwpun memberikan sambel ke makanan rendi yang teramat banyak sekitar 5sendoklah (bused thor pedes amat ntar anak orang sakit gimana-_-)
"buset lu banyak amat moncor moncor nanti anak orang" kataku
"gak papa diakan cowok yakali sambel segini pedes" kata prtw
"eh bambang itu sambel rawit luh inget anak orang" kata okta
"shut kalian diem aja" kata prtw sambil ngaduk sambel di makanan rendi
alex and the gangpun datang membawa minuman yang di pesen. .
"ini pesenanya tuan putri" kata mereka
"trimakasih" kata kami
rendipun memakanan yang di pesennya, saat suapan pertama rendi mukanya berubah menjadi merah dan kepedesan. . .
"eh rendi lu kenapa" kata alex
"ngak tau perasaan gua ngasi sambel sedikit kok pedes banget si" kata rendi
__ADS_1
"bebenr lu rendi" kata reno
"sumpah gua gak boong" kata rendi dengan muka merah dan keedesan sambil minum sampai habis dan menyerobot punya dila
"ih astral kok lu ambil minum gua" kataku
"bagi sedikit kepedasan gua" kata rendi sambil mnum bekas gua
"eh astral itu bekas gua" kataku
"gapaa bekas calon pacar gua" katarendi
prtw, okta, alex dan renopun berhenti makan dan menghadap kekami. .
"sekate katelu siapa yang mau jadi pacarlu" kata gua
"ya elulah, siapa lagi" kata rendi langsung ke kamar mandi karna perutnya mules mules. .
jam istirhatpun berakhir kami masuk ke kelas masing masing kecuali rendi karna masih di dalam wc. .
"eh wik gila lu anak orang mules mules" kata okta
"siapa suru ganggui kita" kata prtw
"ih kejem amat lu jadi orang ntar anak orang sakit gimana jadi gak enak ati gua" kataku
"heheh tenang aje diakan cowok palingan bentar lagi sembuh" kata prtw smbil senyum
"entar anak orang masuk rumah sakit giamana" kata okta
"udahlah kagak bakalan percaya deh ama gua" kata prtw
gua dak oktapun saling pandang. .
teeet teeet teeet teeet.
bell pulangpun berbunyi. . kami menuju parkiran dan ketemu alex sama reno. .
"eh rendi mana kok gak keliatan" kataku
"ya ampun salah gua ini" kataku dalam hati
"yok dil pulang" kata okta dan prtw
"iya kalian dluan aja nanti gua nyusul" kataku
"ok kita pulang dulu" kata mereka
setelah mereka keluar dari pager. . guapun pergi ke apotik beli obat sakit perut dan langsung kembali ke sekolah dan ke wc
"ren ren lu masih ada di dalem" kataku
"iya siapa ni" kata rendi dengan suara yang lemas
"ni gua dila" kataku
"oo iya kenapa dil" katanya
"ini gua beliin obat lo minum ya" kataku sambil ngasih obat dan minum dari luar pintu wc
setelah diminumnya, beberapa saat kemudian rendipun keluar dari wc. .
"makasih dil" dengan senyum lemas
"iya sama sama, lu pulang naik apaan kayaknya kendaraan lu ngak ada di parkiran" kataku
"gua tadi di anter abang" katanya
"hem yaudah pulang bareng gua kasian mukalu udah pucet atau mau kerumah sakit" kataku
"gak usah langsung pulang aja, bantu gua berjalan dan lemes ni badan isinya keluar trus dari tadi" katanya
"hem iya"kataku kamipun menyusuri jalan sambil memapah rendi
__ADS_1
"ya ampun badanlu berat banget ren makan apaanlu seberat ini" kataku
"berat dari mana matalu picek gak liat gua moncor moncor di wc dasar lu aje yang kurus" katanya
"eh bused udah di bantui malah ngatai ntar gua tinggal lu" kataku
"eh jangan klo lo tinggal gua pulang naik apaan" katanya
"bodo amat lu mau naik apaan" kataku
"tega bener lu nenek lampir ama gua" katanya
"dasar mahluk astral bisanya ngeribetin doang" kataku
kamipun sampai ke parkiran dan masuk ke dalam mobil, gua yang nyetir. . .(ya iyalah lu suru rendi yang nyetir alamat rumasakit lu berdua). . . kami pulang menuju rumah rendi karna ya nganterin dia dulu yakali gua pulang keruma kagak tega gua( tumben lu pinter dil, ih bangke lu thor-_-)
sesampainya di rumah rendi. . .
"assalamualaikum ma" kata rendi
"eh ren kamu kenapa kok di bantu temenmu" kata mama
"saya dila tante" kataku
"sakit perut mah" kata rendi
"yaudah dil anter rendi kekamar mamah mau nyiapain obat dan bubur" kata mama rendi
"iya tante" kataku
kamipun naik ke atas menuju kamar rendi
"eh ren yang mana kamar lu" kataku
"itu sebelah kanan" kata rendi
"hem ok" kataku sambil membantu rendi
ceekleeek . .
suara pintu di buka dan gua membntu rendi berbaring di kasur
"eh ren kmar lu rapi bener" kataku
"iyalah gini gini gua orangnya rapih"katanya
"hilih palingan pembantu lo yang bersihi kalo ngak mama lo" kataku
"ih ngidi ngidi lo kadang, ini gua sendiri yang bersihi klo habis bangun tidur" katanya
"ooo" kataku
"yelah oo doang gimana calon pacarmu ini pembersih kan" katanya
"ih somplak otak luyah siapa yang mau pacaran amalu" kataku
"kok somplak si gua serius kali" katanya
"ah lu gombal ngak mempan di gua"kataku
"eh lu keras banget ati lu terbuat dari apaa dari cor coran atau kramik" katanya
"eh mahluk astral di mana mana hati buatan tuhan yakali buatan cina bisa cepat retak dan gak tahan lama" kataku sambil senyum devil
"eh maaf ya" kataku
"maaf untuk apa" katanya
"ini gara gara temen gua lu jadi begini" kataku
dan pintupun tebuka ada mamah rendi masuk membawa bubur dan obat
"yatuhan mati gua kalo mamahnya denger apa yang gua bilang tadi" kataku dalam hati sambil nepuk jidad
__ADS_1
*seeyounextbabguys. .