Bangkit Dari Trauma Untuk Menemukan Cinta

Bangkit Dari Trauma Untuk Menemukan Cinta
Bab18. Hangout Bareng Rendi 1


__ADS_3

jangan lupa like and vote guys


lanjutt. . .


"oke kita lest go" kata rendi


"lest go" kataku


* * * * * * * * *


"gimana enak gak naek motor" katanya


"lumayan lah" kataku


"kok lumayan" katanya


"dari pada lu manyun kan ribet" kataku


"hehe bisa aje lu, pegangan yang erat" katanya sambil tertawa


"idih modusluyah" kataku


"enggak ini mau ngebut gua biar cepet sampe" katanya


"emang mau kemana" kataku


"lu maunya kemana" katanya


"idih orang nanya malah balik nanya" kataku


"heheh apapun yang lo mau kunjungi hari ini gua turutin karna hari ini lo jadi ratu" katanya


"wedeh gombalanlu kayak le mineral" kataku


"lah kok le miniral" katanya


"iya ada manis manisnya gitu" kataku sambil senyum senyum


"bisa ae lu nenek lampir, eh lo jangan senyum senyum" katanya


"lah emang kenapa" kataku penasaran


"entar gua nambah suka gimana" katanya sambil senyum


"ahaydek bisa aje lu mahluk astral" kataku


"hehehe, di depan ada restoran kita makan dulu ya" katanya


"hem oke gua udah lapar juga" kataku


kamipun tiba di restoran. . .


rendi sedang mencari tempat duduk. . .


"eh ren itu di pojokan ada meja kosong" kataku


"hem ok yok kesana" katanya


"yok" kataku kamipun menuju meja itu


"weeedddeeeeehhhhh akhirnya kesampaian juga duduk di pojokan sama cowok walau bukan doi it's oke lah" gumanku dalam hati sambil senyum senyum


"eh dil napa lu senyum senyum sendiri" katanya


"eh engka enggak" kataku


"bisa malu kalo ketawan ngayal bareng dia " gumanku dalam hati


"eh kirain" katanya


"kirain apa" jawabku


"kirain gilak" katanya


"idih sekate kate lu ngatain gila gua kepret bulak balik nyahok lo" kataku


"idih kejem amat lo jadi cewek" kataku


"bodok, pesen napa ren cacing gua lagi dangdutan ini"kataku

__ADS_1


"idih bisa dangdutan cacing lo bawain lagu apa emangnya" katanya


"idih somplak mulai otaknya gesrek, cepet pesen lavar ni gua kasih tau nyokap lu ngajak gua jalan tapi kagak di kasih makan" kataku


"idih bisanya kok ngadu" kata rendi sambil manggil pelayan


"bodok" kataku


pelayanpun datang. . .


"mau pesen apa mbak mas" kata pelayan


"pesen nasi sefood 2 sama jus melon 1 dan jus jeruk 1" kata rendi


"ok mas silakan di tunggu" kata pelayan


"iya mbak" kata rendi


"idih rakus amat lu makan 2 porsi" kataku


"itu buat elu nenek lampir" katanya


"kok lu meseni gua makanan padahal gua belum bilang mau makan apa" kataku


"muka muka kayak lo udah ketebak klo gak makan nasi gak bakal kenyang" katanya


"idih sok tau lo" kataku


"tapi bener kan" kataku


"heheh iya" kataku dengan muka malu malu


"udah ngak usah malu malu ama gua" katanya


sambil menunggu pesenan kami datang, kamipun berbincang bincang sekitar 10menit makananpun datang. .


"silakan mbak mas" kata pelayan sambil berlalu pergi


" ok makasih" kata rendi


"ini makan yang bnyak biar badanlu berisi" kata rendi


"idih sekate kate lu ngatain gua gak berisi" kataku


"kurus juga bnyak yang suka ama gua" kataku


"iya gua salah satunya" guman rendi


"hah apa lu bilang" kataku


"eh enggak ini restoran enak satu satunya" kaga rendi dengan gugup


"oh kirain" kataku


kamipun makan dengn hikmat, tiba tiba. . tangan rendi ke arah muka gua tepatnya ke arah bibir gua. . dan.


.


.


.


.


dia membersihkan nasi yang ada di sudut bibir gua, kebayang ngak lu coy meleleh ati gua 😂😂😂😂. dan dia bilang


"maaf ada nasi tadi" katanya dengan senyum


"iya makasih" kataku dengan malu malu


kamipun melanjutkan makan hingga selesai., rendipun membayar ke kasir, dan kamipun menuju ke parkiran untuk segera otw. . .


sesampainya di parkiran. . .


"lu mau kemana lagi" katanya


"kemana ya (sambil mikir, widih kayak ada pikiran aja lu thor) kita ke mall ajalah ya temeni gua belanja trus nonton bioskop" kataku


"siap tuan putri, pakai helemnya trus naik lanjut kita otw" katanya

__ADS_1


"ok lets go" kataku


kamipun menuju salah satu mall yang ada di kota P. . . sesampainya di mall aku langsung ngajak rendi masuk. . .


"lu mau nonton dulu atau belanja dulu" katanya


"hem kayaknya nonton dulu baru belanja deh, yakali kan kita nonton bawa belanjaan ribet ntar" kataku


"oke good ide, trus kita mau nonton apa" katanya


"kita liat dulu di dalem ada filem apaan" kataku


"ok mau beli tiket online atau ngantri"katanya


"ngantri aja biar enak kan bisa lamaan dikit" kataku


"hem oke kita ngantri lo di depan gua di belakang jagainlo" katanya


sambil nunggu antrian kita sambil ngobrol biar gak bosan. . .


"itu filemnya liat di monitor mau nonton yang mana" katanya


"fimenya dilan, jumanji, doll, susah sinyal" kataku


" jadi mau yang mana" katanya


"heemmmmm susah sinyal atau dilan ya" kataku


"kayaknya dilan aja ya kan asik tu ada geng motor" katanya


"oke sambil gua mau liat bebeb" kataku


"apa bebeb gua dong berarti" katanya


"idih mimpi bebeb gua iqbal dong yakali elu" kataku


"liat aja ntar gua yang jadi bebeb lu" kata rendi dlam hati


"oke kita nonton filem dilan " kayanya


antian kamipun telah selesai dan memesan tiket. . selesai memesan kami menunggu di depan teater bioskop karna sebentar lagi filemnya akan di mulai. .


ning ning ning ning pintu teater 2 telah di buka bagi pengujung yang mempunyai tiket silakan masuk


"udah mau di mulai filemnya yok masuk" katanya


"ntar mana tiketnya liat duduk di mana" kataku


"tenang aja kita duduk di paling atas di pojok" katanya


"idih kok di pojok" kataku


"iya biar gak ada yang ganggu" katanya


"serah lu ae bambang" kataku


kamipun masuk kedalam bioskop. . dan filem segeran di mulai kami duduk di tempat yang telah di pesan. . setelah filem mulai sekitar 30menit gua capek gak ada sandaran gua reflek nyandar di bahu rendi kan bisanya gitu kalo nonton bareng okta sama prtw suka saling bersandar kami, rendipun hanya senyum senyum, kamipun nonton dengan nyaman diam mengikuti alur filem hingga tak terasa sudah 2jam kami di dalam bioskop dan filempun habis. .


kami keluar menuju ke store belanja dan berbincang bincang bincang saat di jalan membahas filem yang kami nonton tadi


"hahah parah bener si dilan jadi peramal" kataku sambil ketawa


"iya ada tebak tebakan ngasi nama jalan juga" katanya sambil ketawa


"kocak bener masak tts di jadikan kado ulang tahun" kataku sambil ketawa


"lucu lagi pas dia datang kerumah milea ngasi undang pas di tanya undangannya apa malah di jawab iqro milea" katanya smbil ketawa


"apalagi pas turun naek angkot, udah 2kali mobil jalan dianya masih di situ biar mastiin klo milea pulang dengan selamat, weh soswet bener" kataku


"iya tapi lebih soswet pas ending terakhir saat dilan kena pukul dan di bawa ke warung bi eem biar di obatin milea katanya mau cepet sembuh bukan ini obatnya milea bingung dong trus apa kata dilan kecuali kami Ciu.." kata redi belum selesai tangan dila udah nutup mulut si rendi


"idih bauk tanganlu apaan mulut orang kok di tutup" katanya


"lah kata elu yang terakhir vulgar bener" kataku


"idih cium doangmah bukan vulgar maimunah lukira buka baju apa" katanya


"idih kata omongan suka sembarang" kataku sambil nyibit pingang rendi

__ADS_1


"eeeee. iiiyyyyaaaa. iiiiiyyyaaaa aaammmpppuuun. ampun sakit jangan cubit cubit" katanya dengam memohon


*seyounextbabguys. .


__ADS_2