
Lanjut Kuy. . .
"eh eng......gak kok" kata mereka(alex, rendi reno) terbata bata
"bolos ya kalian" kataku
"sekate kate lu dil kita anak baik baik" kata rendi
"ceilan anak baik baik ngak yakin gua"kata prtw
"ih serius kami disini di suruh guru yang ngajar di kelas kalian lihatin kerja kalian" kata reno
"suka ngada ngada klian ini yakali wayah ngumutin dedaunan pakek di awasi segala" kata okta
"klo gak percaya tanya gih di guru klian" kata alex
"hemm yayayayaya klian duduk aje ngawasi jangan ganggui apalagi ngeretoki" kata ku
"aaassshhhhiiiiaaaappppp bosque" kata mereka
merekapun duduk di bangku yang ada di halaman belakang dan kamupun berpencar untuk membersikan dedaunan.
"ta eh lu di sebelah kiri, wik loh yang kanan, gua d tengah biar cepet selesai" kataku
dan kamipun berpencar gua di awasi rendi, prtw di awasi reno, dan okta di awasi alex
"eh dil ituloh d bawah pohon ada daun"kata rendi
"buset cerewet amat lu bantuin kagak gua masukin kotak sampah juga"kataku
"eh ni bocah di kasih tau nyerocos melulu"kata rend
"bacot doang lu" kataku
dilain tempat. . .
"eh wik kok lo diem aje dari tadi" kata reno
"lah terus gua mau ngomong apaan" kata prtw
"yah basa basi gitu jangan lempeng aja" kata reno
"gua ngak suka basa basi, biar cepet selesi juga ni hukuman" kata prtw smbil nggambilin daun
"hem yaudh kalo lu capek istirht dulu ya, ntar gua bntun"kata reno
"yaya ntar kalo capek istirahat, awas aja lu boong gua kepret" kata prtw
dilain tempat. . .
"kenapa lu mau di suru oleh guru" kata okta
"ya karna gua ketua osis dan teman gua ajudan gua, apalagi yang di hukum elo" kata alex
"trus lu seneng gua di hukum" kata okta
"ya enggak juga si, tapi minimal gua bisa liat lo" katak alex
"idih lukira gua pajangan diliatin mulu" kata okta
"bukan pajangan si lebih ke pujangga hehehe" kata alex sambil ketawa
"bisa ae lo kerak nasi" kata okta
"idih ganteng ganteng kok di panggil kerak nasi" kata alex
"idih pd banget lo, muka di bawah rata rata aje bangga" kata okta
"gini gini banyak yang ngantri jangan salah" kata alex
"iya nganti mau nabokin mukalu yang ngeselin" kata okta
__ADS_1
dilain tempat. . .
"eh dil nanti hangout yok" kata rendi
"hangout apaan" kataku
"hengout jalan jalan gitu" kata rendi
"eh lu modus yaaaaaa" kataku
"enggaklah gua serius" kata rendi
"enggaklah ntar gua di apa apain sma lo" kata gua
"idih serasa paling sempurna badan kurus aje bangga" kata rendi
"kurus kurus gini banyak orang yang ngantri" kataku
"iya ngantri mau nagih utang hehehe" kata rendi
"ih bangke lu yah ngidi ngidi kalo ngomong suka bener" kataku sambil ketawa
kami bertigapun selesai membersikan halaman belakang di dampingi dengan ketos dan ajudannya. . .
bell pulangpun berbunyi. . mereka menuju ke dlam kelas ngambil tas
"oh tuhan pegel semua badan gua" kataku
"iya nunduk nunduk ngambil daun serasa mau encok pinggang" kata okta
"bener banget sampe taman belakang bersih kinclong jangan aje ada orang lewat ntar malah di beli karna bersih" kata prtw
" yaudah kita pulang atau mau kemana ni" kata okta
"cari makan ajelah capek gua haus laper karna di hukum" kataku
"yaudah oke cus otw" kata prtw
mereka pergi dengan mobil masing masing ke cafe bang jay. . .
merekapun duduk di meja pojokan(biasa suka bnget ama pojokan kagak ada yang ganggu kali)
"mau pesen apa ni kita" kata prtw sambil manggil pelayan
"gua steak aja sama es teh"kataku
"gua juga"kata okta
"yauda steak 3 esteh 3 mbak" kata prtw
"tunggu sebentar mbak mbak" kata pelayan
tidak lama rombongan alex and the gangpun datang dan melihat mereka di pojokan lalu menghampiri. . .
"eh kalian di sini jugu" kata reno
"iya kita memang suka di sini" kata okta
"kalian ngapain disini" kata prtw
"kita juga ngongkrong disini kan disini tempat oomnya reno" kata rendi
"ooo jadi bang jay oom lom ren" kataku
"iya dil" kata reno
"eh senewon ngapain kalian di pojokan" kata rendi mengarah ke gua
"eh kerak telor suka suka gua mau duduk dimana kagak ada urusan sama lu" kataku
"idih kiciri sekali kalo jomlo maunya di pojokan"kata rendi
__ADS_1
"eh lu bambang di mana mana pojokan dengan doi bkan sendirian" kataku sewot
"iya doi daoin aja yakan" kata rendi senyum senyum
"gila luyah senyum senyum sengklek ntar otak loh" kataku
"etdah lu berdua berantem mulu ntar suka nyesel kalian" kata alex
"idih ngidi ngidi lu(ngada ngada lu) gua suka ama ni kerak telor mimpi buruk" kataku
"ih nenek lampir seolah olah gua apaan sampek mimpi buruk" kata rendi
"mahluk satral" kataku
makananpun datang dan alex dan kawan kawanpun ikut gabung setelah memesan makanan. . 30menit makanan pun selesai dan mereka pulang.
"eh dil gua nebeng mobil luyah" kata rendi
"ogah" kata gua
"iii pelit kali yah" kata rendi
"bodo amat, pergi ama siapa pulang ama siapa" kataku
"tolong dong gua tadi nebeng ama alex dari sekolah, rumah kita juga searah kan"kata rendi
"ngak sekali enggak ya enggak" kataku
"ingat wahay anak muda jika anda pelit nanti kuburannya sempit mau lu ninggal jalan sendiri kekuburan"
"idih omonganlu kok serem banget"kataku
(ni anak ngomongin kuburan ninggal segala kan takut aing, masih mau hidup nikah ajeh belum udah mau ninggal) kataku dalam hati
"jadi gimana" kata rendi
"ysda ikut gua lo yang bawa, yakali numpang mau enak aje" kataku
merekapun pulang ke rumah, di dalam mobil mereka berbincang bincang. .
"eh dil sebentar lagi kita ujian kan" kata rendi
"iya emang napa" kataku
"katanya anak ipa sama anak ips di jadiin satu" kata rendi
"serius lu jangan becanda" kataku
"serius gua , gua denger pas rapat guru" kata rendi
"ya gpplah yang penting kagak pisah ama temen temen gua" kataku
"semoga aje kita nanti sekelas" guman rendi
"apaan" kataku
"eh enggak enggak" kata rendi
setelah sampai di depan rumahku. .
" eh kok kerumah gua bukannya nganter elo" kataku
"enggak usah nnti gua minta jemput aja sama abang gua" kata rendi
"ya udah gua masuk dulu" kataku
"makasih tumpangannya" kata rendi sambil teriak
"ngak usah teriak teriak wey di rumah orang ntar dikira maling" kataku sambil masuk kerumah dan di depan pintu ada ibu
"eh kak pulang bareng siapa??" kata mama smbil senyum
__ADS_1
"enggak buk cuman temen" kataku saliman dan masuk ke kamar
*seeyounextbabguys. .