
Keesokan harinya. . .
sesaimpainya di parkiran mereka langsung menuju kelas.
"inget lu jangan lupa nanti" kataku
"iye maemunah masih inget gua gak usah di ingetin mulu" kata okta dengan muka lesu
"itu bedak bayinya apus aje gak usah pakai bedak biar meyakinkan" kata prtw
teeeet teeeet teeeet teeeetttttt.....
suara bel berbunyi menandakan seluruh siswa kumpul di lapangan untuk upacara.. upacara berlangsung dengan hikmat dan ada 1 guru piket untuk mengawasi siswa, setelah 30menit berlalu dengan cuaca mulai panas mereka bertigapun beraksi
"pak pak ni si okta kayaknya sakit deh" kataku dan gurupun melihat okta yang mukanya agak pucet
"ysda kalian antar okta ke uks" kata guru
"iya pak" kataku dan prtw
kami bertigapun ke uks mengantarkan okta, tanpa kami ketahui guru piket menyuruh alex untuk ikut melihat kami di uks karna dia ketos(ketua osis)
"akhirnya sampai heran guru kok anteng anteng aja tanpa curiga ke elu ta" kata prtw
"ya dong guakan maksimal klo drama muka di pucet puceti bibir gak pakai lipsblam jdinya mendukung" kata okta
"ratu drama dasar, tpi untunglah kita gak upacara jadi gak panas panasan" kata ku
tak lama alexpun datang. . .
"ya ampun tuhan tolong hambamu yang cantik ini" kataku dengan menggeplak jidad
"***** masih sempet sempet becanda" kata okta takala kaget
"denger kagak ya si alex kita ngomong tadi" kata prtw
"gimana keadaan temen kalian" kata alex
"baiik.... baaaiikkk aja kok" kata okta terbata bata
"iya jangan kuatir kn ada kita" kata prtw
"iya ada apa emangnya seseorang ketos sampaai datang ke uks" kataku
"enggak papa tadi gua di suru pak guru untuk liat keadaan kalian barangkali kalian boong kan" kata alex
"eh lu sekate kate kagak liat ni okta pucet mukanya"kataku
"iya namanya juga mastiin klo udah gak papa gua balik lagi ke lapangan"
"yaudah balik sonolu" kata prtw
mereka di uks hingga jam istirahatpun berbunyi. . .
"yok kekantin" kataku
"yaudah ayok laper gua" kata okta
"itu muka lo rapiin dlu gak enak liatnya pucet" katak prtw
merekapun menuju kantin. . .
duduk di meja biasa pojokan.
"giliran lu dil mesenin kita" kata okta
"asshiiaaappp boosquu, mau pesen apa klian"kataku
"gua pesen bakso" kata okta
"gua juga" kata prtw
"heem jdi bakso semua ya"kataku menuju jualan bakso yang ada di kantin
__ADS_1
dan saat aku berjalan gak sengaja nambrak rendi dan akupun di tanggkep rendi agar tidak jatuh. .
"eh sory sory ngak sengaja" kataku
"iya gak papa" katanya
"ya udah gua pergi dulu" kataku langsung pergi
setelah gua mesen di kantin langsung gua balik lagi ke meja yang ada okta sama prtw
"eh gua tdi nabrak orang saat mau pesen" kataku
"siapa yang lu tabrak dil" kata prtw
"itu si rendi anak ipa" kataku
"eh trus terus" kata okta
"ya gua minta maaflah kan gua yang salah" kataku
"ecie cie " kata okta
"ih apaan si" kataku
"coba kita ada di situ ta ntar kita nyanyiin lagu PERTEMUAN YANG KU IMPIKAN KINI JADI KENYATAAN" kata prtw
"hahahah bener banget itu" okta
"dem mulai otaknya pada gesrek temen nambrak bukan di tanyai dimana sakitnya eh malah di buly" kataku
"ya kalo lu nabrak tiang bendera baru kita tanya lah ini lu nambrak orang rendi pula" kata okta
makanan merekapun datang. . .
tanpa di sangka sangka si alex and the geng nyamperin kita bertiga
"giamana ta udah baikan" kata alex
" eciiiieeee ciiieeee" kata prtw senyum senyum
" apaan si lu wik gua tampol modar lu" kata okta
" oh ya ini kenali temenku rendi dan reno" kata alex
"oo hay" kata kamu bertiga
" oo jadi dia temennya alex" kataku dalam hati
"yaudah lanjutin makannya jangan sampai sakit" kata alex menuju ke okta
"hem iya makasih" kata okta
makanpun selesai bel masukpun telah berbunyi. .
"eh gua ke toilet dulu ya udah gak tahan ni di ujung" kataku
"ujung apa ujung jembatan atau ujung jalan kayak lagu samson" kataokta
"udah udah sana ntar banjir siapa yang mau bersihin yakali kan nyuru tim sar" kata prtw
"becanda lu jelek banget, ya udah gua ke toilet klian dluan aja ntar gua nyusul" kataku
setelah keluar toilet gak sengaja berpapasan dengan rendi. .
"eh habis dari mana??" kata rendi
"kagak liat lu inikan depan toilet" kataku
"yaelah senewen amat lu jadi cewek ntar kagak ada yang mau" kata rendi
"ih budur umut (bodo amat)" kataku ninggalin rendi dan menuju ke kelas
sesampainya di kelas. .
__ADS_1
"napa muka lu kusut kayak baju gak di gosok seminggu" kata prtw
"bukan seminggu sebulan wik hahahahahahha" kata okta sambil ketawaa
"bangke ya lu pada, kesel gua ketemu mahluk astral di toilet" kataku
"eh buset serem amat ni sekolah ada mahluk astralnya" kata okta
"yang bener ajelu mahluk astral atau apaan yang lu ketemu" kata prtw
"itu mahluk astral kelas ipa si rendi"kataku
"ih bukan astral itumah oppa oppa" kata okta
"eh curut lukira rendi kakek kakek apa lu bilang opa opa" kata prtw sambil noyor kepala okta
"eh kambing oppa bukan opa, klo oppa itu sebutan cowok di korea, kalo opa sebutan kakek kakek di indonesia" kata okta
"ooo iang nyahok sekarang" kata prtw sambil ngangguk ngangguk kepala
"trus lu kenapa bisa kesel" kata okta
"dia bilang ntar kagak ada yang mau ama gua karna gua senewen orangnya" kataku
"eh memang elu suka nyerocos si klo ngomong kagak di filter memng" kata okta
"iiidddiiihhh lukira gua air galo gitu pakai di filter" kataku
"ya enggak si lukan kalo ngomong suka ceplas ceplos makanya di saring setiap omongan" kata prtw
"yaelah kan udah bawaan lahir gitu susah di ubah" kataku
"lihat aje lu ya ren ntar gua bikin kelepek kelepek ama gua" kataku dalem hati
dan gurupun datang menjelaskan materi yang akan di ajarkan. .
"eh ntar jdikan kita liburan" kataku sambil bisik bisik
"iya dong jadi lu ta gimana" kata prtw bisik bisik
"iya jadi dong pasti" kata okta sambil bisik bisik
eh itu yang di pojokan kenapa bisik bisik ibu sedang menjelaskan kalian malah ribut sendiri. .
"bisisk bisik tetangga kali buk" celetetuk salah satu siswa
"eh buset lu yah kagak ada tangga di sini adanya dinding jadi bisik bisik didinding" kataku
"eh mariam cicak cicak di dinding kali ah" kata okta
"eh lu pada kagak liat mata ibu guru udah mau copot liatin kita" kata. prtw
kalian bertiga(dila,prtw,okta) silakan maju dan jelaskan apa yang ibuka jelaskan tadi. .
kamupun maju menjelaskan secara bergantian apa yang ibuk jelaskan di depan, meskipun kami suka ribut di kelas tapi otak kami bisa di bilang cerdas. .
"karna sudah selesai silakan ke taman belakang bersihin dedaunan yang ada di sana" kata buk guru
"yah buk kan kita suda menjelaskan tadi" kata okta
"iya buk kan sudah maju kedepan kami" kataku dan prtw
"ngak ada bantah bantahan siapa suru ribut di kelas ibu" kata buk guru
kamipun keluar kelas menuju ke taman belakang dengan muka lemas. . .
setibanya di taman ternyata ada orang
"eh kok kalian ada di sini. . . "kata kami secara bersamaan
*tunggu bab selanjutnya yah. .
jangan lupa LIKE, COMEN,LOVE dan Vote ok👌
__ADS_1