Bangkit Dari Trauma Untuk Menemukan Cinta

Bangkit Dari Trauma Untuk Menemukan Cinta
Bab 19. Hangout Bareng Rendi 2


__ADS_3

lllaaannnjjjuuuyyy guys, eit jangan lupa lika and votenya yah. .


"sama aje itu bambang gak enak di denger orang" kataku


"kalo lagi berdua berti boleh dong ngomong gitu" katanya dengan senyum


"idih otaklu mikirnya otsum (otak mesum) mulu" kataku


"heheh yak gapapa ntarkan lo jadi bini gua" katanya


"idih ngarep banget lo pacaran ama lu aja gua ogah apa lagi jadi bini lo" kataku sambil pergi


"gua bakan buktiin" teriaknya sambil nyusul gua


sesampainya di store belanja. . .


akupun keliling mencari barang barang yang ku butuhkan. . sampailah di store pakaian


"eh ini bagus gak" kataku smbil memasangkan ke badan dan menunjukan ke rendi


"bagus" kata rendi


"warnanya gimana cantikan biru atau ping" kataku


"dua duanya bagus" katanya


"is gak ada pendirian banget si" kataku cemberut


"apapun yang lu pakai selalu cocok" katanya


"jadi yang mana jangan nambah bingung gua" kataku


"biru aja" katanya


"hem oke kayaknya bagus warna ping" kataku


"idih kok warna ping kan tadi aku bilang warna biru" katanya


"iya memang lo bilang biru tapi kayaknya cocok di gua warna ping kan gua yang pakai" kataku


"ya tuhanku kenapa harus nanya kalo yang dipilih juga beda" katanya


"serah gua dong kan gua yang mau pakek" kataku


"iya iya serah lu aje dil gua ngikut, dasar cewek selalu benar" gumannya


kamipun keliling mencari bawahan. . dan sampailah di bagian toko celana


"eh ren ini bagus gak" kataku smbil pasangin celana dan ku arain ke rendi


"ngak terlalu ngetet" katanya


"kalo ini" kataku dengan celana yang lain


"enggak, terlalu pendek" katanya


"kalo ini" kataku dengan model yang lain


"no no no" kata rendi sambil memainkan jarinya


"trus yang mana yang bagus yang ini salah yang itu salah juga coba bantu cariin" kataku


"oke tunggu di sini gua cariin dulu" katanya


selang berapa menit rendipun datang membawa sesuatu. .


"ni coba" kata rendi dengan nahan tawa


"otak lo gesrek yah atau kepentok tembok tdi, ini bukenah bambang bukan celana yakali gua belajan pakai bukena lu suka ngada ngada" kataku sambil mukuli rendi


"heheheh enggak dil becanda gua ini celananya silakan di coba susah gua cariin sampe ke ujung dunia" katanya dengan lebay


"lebay banget lu palingan di pojokan sana" kataku


"heheh tau ajelu yaudah sana cobain" katanya


akupun masuk ke dalam ruang ganti dan nyobain celananya. . . dan keluar


" gimana bagus gak" kataku


"prok prok prok perfect girl badanlu bagus kurus tinggi kayak. . " katanya


"kayak apa jangan bikin gua penasaran"kataku

__ADS_1


"kayak papan cuci baju" katanya ketawa


"bangke lu ngatain gua, udah pegi lo sana"


kataku masuk kedalam untuk ganti. . dan keluar setelah selesai. . . lalu pergi


"idih gitu aja baperan marah nanti cantiknya ilang" kata rendi ngejarku


"bodo amat" kataku


"berenti dulu napa" katanya


"enggak pergi lu sana " kataku


"setop dil" katanya


"pergi" kataku


rendipun megang tangan gua di paksa berhenti dan akupun berhenti. . .


"apaansi lo narik narik tangan gua" kataku


"sory gua bukan maksud ngatain lo" katanya


"trus apaan kalo ngak ngatai buli gua gitu, gua tau gua kurus tapi ngak gitu juga" katanku kesel


"iya iya maaf gua tadi becanda gak tau kalo lu marah" katanya dengan menyesal


"gak usah ngomongin fisik lo ngerasa udah paling sempurna gitu" kataku kesal


"iya ngak lagi, maaf " katanya dengan rasa bersalah sambil megang tangan gua


"iya gua maafin" kataku


"yaudah yok belanja lagi sini gua yang bawain barang barang lo" katanya dengan semangat


"gak malu apa lu ngebawain belanjaan gua" kataku


" enggak lah biar nanti udah biasa saat lu jadi pacar gua" katanya


"idih halu lo terlalu tinggi ntar jatoh sakit " kataku


"gapaa kalo jatuhnya di atas elo" katanya sambil ketawa


"idih itumah maunya elo" kataku


"di setop dlu napa pegel gua keliling keliling dari tadi" katanya


"katanya biar terbiasa" kataku


"gua juga gak tau klo sampe seribet ini belanja keliling keling tapi gak ada yang di beli" katanya kesel


"jadi lo nyesel" kataku ketus


"enggak enggak kata siapa masih kuat ini" katanya dengan semangat


"yauudah kita lanjut" kataku


hhhhhaaaaaahhhh rendi membuang nafas kasar karna dia kelelahan. . .


sampailah di kasir, kamipun mengatri untuk membayar belanjaan dila yang berada di depan dan rendi berada di belakng sambil bawa barang yang baru di beli tadi. . .


setelah menunggu akhirnya kampun maju. .


"silakan mbak" kata kasir


rendipun menaruh barang di atas meja kasir yang telah di pilih untuk di bayar dan di bungkus. .


"semuanya 1.250.000 mbak mau kredit atau cash" kata kasir


"cash aja mbak" kata ku


"sayang siilakan bayar" kataku memanggil rendi


"whhat gua yang bayar" katanya sambil melongo


"oohhh jadi pelit sekrang ya katanya mau ngajak jalan tapi gini ok" kataku smbil cemberut


"hem iya iya gua yang bayar, kalo ada maunya aja di panggil mesra" katanya


"nah gitu dong" kataku sambil ketawa


"berapa mbak belanjaannya" katanya ke kasir

__ADS_1


"1.250.000 mas" kata kasir


"ini mbak duitnya" kata rendi


kamipun selesai belanja sambil ngobrol menuju ke parkiran untuk pulang. .


"busyet belanjaan dikit gitu tapi sampe 1jtan" katanya


"ya memang ginilah belanjaan cewek itu mahal mahal" kataku


"berarti gua harus kerja keras biar bisa menuhi kebutuhan lu" katanya


"nah tu lo tau kerja ya sayang biar nanti uangnga ku habiskan" kataku sambil senyum


"idih ada maunya aja manggi sayang sayang" katanya cemberut


kamipun sampai di parkiran dan pergi pulang karna hari udah malam (tau lah ya kalo cewek belanja kalo mall belom tutup belum pulang 😂😂)... tapi eit rendi ngak ngajak dila pulang dia mau ke sesuatu tempat. . .


sesampainya di tempat. . .


"di mana ini ren" kataku bertanya tanya karna bagus tempatnya


"ini danau bagus gak" katanya


"bagus bagus" kataku dengan senang


"kita kesana yok ada jualan jagung bakar" katanya


"hem ayok" kataku dan rendi menggandeng tanganku menuju jualan jagung. . dan kami sampai. .


"dil mau rasa apa pedes atau manis, atau pedes manis" katanya


"pedes manis aja" kataku


"buk jagungnya 2 pedes manis sama minunnya 2" kata rendi


"iya dek silakan duduk di sana" kata penjual


kamipun menuju ketempat duduk. . .


"eh lu kok tau danau ini"kataku


"taulah gua biasa kesini kalo lagi ada masalah buat nenangin diri" katanya


"perasaan idup lo anteng anteng aja" kataku


"gak semua yang lo liat itu sama dengan kenyataan" katanya


"iya iya" kataku manggut manggut


"ini ada batu mau lempar gak tapi lemparnya bukan sembarang lempar nanti dia batunya bisa lompat" kata rendi


"mana coba liat gua" kataku


rendipun melempar batu dan ya batunya loncat sebanya 3kali.. . .


"weh hebat batunya bisa lompat, mau coba ah" kataku sambil melempar batunya tapi nihil malah tenggelam


"hehehe bukan gitu caranya tapi gini" kata


rendi sambil mengajariku cara melempar agar bisa loncat kampun keasikan main batu dan jagung kamipun datang. .


"ini jagungnya dek" kata penjual


"iya makasih" kata rendi sambil membayar


"giamana enak gak" katanya


"enak" kataku


kamipun makan sambil cerita cerita ketawa ketawa gak tau apa yang di omongin pokonya ketawa aja karna obrolannya seru. . hingga makananoun habis kami pulang kerumah. . .


sesampainya di rumahku. . . .


"makasih ya" kataku


"aku juga makasih" katanya


"mau mampir dulu" kataku


"enggak udah malam, nanti kita jalan jalan lagi tapi bukan sebagai teman melainkan sebagai pacar" katanya


"hah maksudnya" kataku

__ADS_1


"mungkin ini terlalu cepet tapi gua suka elo dan gua gak tau sejak kapan rasa ini ada, gua nyaman deket lo gua happy bareng lo, gua suka liat lo ketawa karna ulah gua, JADI NADILA WIJAYA MAUKAH KAU MENJADI PACAR RENDI ???" Katanya


*seeyounextbabguys. . .


__ADS_2