BARON SANG BANGSAWAN MUDA

BARON SANG BANGSAWAN MUDA
Chapter 19: Lelaki Hitam


__ADS_3

kami berdua bertarung dengan sengit..kami saling mengadu serangan.. Setiap serangan kami sangatlah cepat dan mematikan.. Aku menebas.. Menebas... Dan menebas tanpa henti.. Manakala sang Head Hunter juga selalu melayangkan serangannya berkali-kali..


Setiap dentuman kapaknya membuat tanganku sakit... Aku harus cepat mengakhiri pertarungan ini.. Aku dengan cepat melihat perutnya yang terbuka dan langsung menikam perutnya dengan kuat.. Tetapi sebelum tikamanku semakin dalam.. Dia dengan cepat langsung meninju wajahku dengan cepat..


Tetapi aku tidak menyerah.. Aku dengan cepat mencuba menendang wajahnya dengan keras tetapi dia dengan cepat berhasil menahan tendanganku menggunakan tangannya..


Tetapi aku dengan cepat langsung meninjunya dengan keras kali ini dan langsung melayangkan tebasan ke tubuhnya sehingga bekas luka yang aku berikan kepada dia dahulu terbuka kembali..


Lalu dia berkata "inilah yang aku harapkan!"


"pertarungan yang mencabar dan mendebarkan!"


"berilah aku kesenangan ini lagi!"


Sambil menunjukkan senyuman yang mengerikan dengan mata yang menjijikkan..


Ada apa dengan dia ini?...


Apakah dia gila?...


kenapa aku harus menghadapi orang gila seperti dia ini?...


Lalu dia tiba-tiba menghilang dengan sekejap mata.. Aku tidak melihat dimana dia sekarang.. apakah dia bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi sehingga aku tidak boleh melihat pergerakannya?...


Lalu tiba-tiba tubuhku meroma dan dengan tanpa sedar, tubuhku bergerak sendiri.. Dan disebelah ku sang Hunter Head muncul dengan serangan yang mencuba memenggalku..

__ADS_1


Tetapi tubuhku dengan sendirinya menahan serangan tersebut!... Dia terkejut... Dan berkata "mustahil, bagaimana kau boleh tahu seranganku?" lalu dia menghilang kembali..


Kali ini dia langsung menyerangku dari segala arah.. setiap serangannya mampu ditangkis dengan cepat oleh tubuhku.. Walaupun aku tidak mampu berfikir dengan cepat untuk menangkis serangannya..


Tubuhku dengan sendirinya bergerak menangkis serangan tersebut... Sang Hunter Head semakin kebingungan.. Dia melihat wajahku dengan tatapan yang mengerikan kali ini...


Lalu tiba-tiba dia bergerak dengan jauh lebih cepat.. Padahal dia membawa kapak yang berat ditambah lagi tubuhnya yang tinggi besar.. Dia mempunyai kecepatan seperti ini?... Dia bergerak dengan jauh lebih cepat kali ini..


Dia muncul secara tiba-tiba di sekitarku dan mencuba untuk melayang serangan.. Tetapi tubuhku dengan spontan langsung bergerak dengan sendirinya...


Dan semakin lama.. Dia menyerang.. Kecepatannya meningkat sehingga.. ada beberapa serangannya berjaya mengenai tubuhku hingga terluka... Kali ini serangannya sangatlah cepat sehingga tubuhku tidak boleh mengikuti kecepatannya...


Dia beberapa kali menyerang leherku tetapi tubuhku dengan sangat cepat menangkis serangan tersebut.. kelihatan kalau tubuhku ingin terus hidup.. Aku juga harus berusaha untuk hidup...


Aku mulai melihat dengan betul arah serangannya kali ini.. Dia melayangkan serangan dengan cepat tetapi aku dapat melihat kecepatannya...


Dia langsung berhenti.. Dia berkata "hahaha, kau bukan sahaja dapat membuka kembali luka ini, tetapi kau juga telah memotong tanganku kali ini!".. Dia menunjukkan senyuman mengerikan lagi...


Lalu tiba-tiba benteng pertahananku hancur!... Aku terkejut dan bingung bagaimana ini berlaku... Lalu sang Hunter Head berkata "apakah kau tahu, aku bukanlah komandan disini!"... Lalu ketika aku menoleh ke arah benteng pertahanan..


Aku melihat seorang lelaki yang berpakaian hitam berdiri dihadapan Riduan yang telah tergeletak di tanah... Aku sangat terkejut...


Lalu sang Hunter Head berkata "padahal aku tidak ingin hal seperti ini, tetapi maklumlah, komandan ku ingin cepat menang!"...


Aku melihat sendiri Pasukan Setia Baronku yang dihancurkan oleh lelaki berpakaian hitam tersebut... Riduan dan yang lainnya... mereka tergeletak di tanah dengan pakaian yang penuh darah...

__ADS_1


(Dalam hati)


"Apa ini?........"


"kenapa mereka tergeletak seperti itu?...."


"apakah ini kelalaianku?....."


Lalu tanpa sedar aku menunjukkan ekspresi yang mengerikan dengan penuh amarah..


Sang Hunter Head melihat wajahku.. Dia menjadi gemetaran dan berkata.. "Akhirnya, sifat asli kau telah muncul!" lalu dia banyak berkata dengan perkataan yang kosong dan membosankan...


(dalam hati)


"apa ini, dia bising sekali...."


"apakah dia tidak tahu bagaimana perasaanku sekarang?..."


"dia membuatku kesal dan jengkel..."


Lalu dengan cepat aku menebas dia dengan kecepatan yang tinggi sehingga tubuhnya terbelah dua hingga mati...


Lalu aku langsung pergi kearah lelaki berpakaian hitam tersebut... Para pasukan musuh yang ada mencuba untuk menyerangku.. Tetapi dengan cepat badan mereka telah terpotong-potong dengan kecepatan tebasanku...


Aku berjalan dengan perlahan mengarah lelaki berpakaian hitam tersebut.. Akhirnya selepas beberapa langkah kaki.. aku tanpa sedar telah membunuh puluhan kesatria musuh ketika mengarah ke lelaki tersebut...

__ADS_1


Tetapi itu tidak penting... kali ini aku harus membunuh lelaki yang berpakaian hitam ini.. tidak kisah apa alasannya.. Dia telah membuat aku marah...


__ADS_2