
Aku pun mulai mengetes apakah aku mempunyai kemampuan manipulasi elemen.. Aku tidak pernah belajar tentang ini.. Pertama-tama aku harus mengetes elemen api..
Pertama-tama bayangkan dahulu bentuk api.. Lalu sebut mantranya.. "wahai api yang panas, berikan aku kekuatanmu untuk menciptakan sebuah berbola api yang panas" lalu "BERBOLA API!".. Tetapi tidak ada api yang keluar dari tanganku... Itu bermaksud aku tiada kemampuan manipulasi api.. Lalu aku akan mengetes elemen air.. pertama-tama bayangkan air dikepala.. Lalu sebut "wahai pusaran air yang jernih, berikan aku kekuatanmu untuk menciptakan berbola air yang sejuk" lalu "BERBOLA AIR!" tiada juga..
Lalu aku mengetes elemen petir.. Pertama-tama bayangkan petir di kepala lalu sebut "wahai petir yang menyala, berikan aku kekuatanmu untuk menciptakan berbola petir yang bernyala" lalu "BERBOLA PETIR!".. Lalu tiba-tiba tanganku mengeluarkan sebuah bola petir yang sangat terang!
Lalu sang penasihat berkata "tuanku, kamu mempunyai kemampuan manipulasi elemen petir!" lalu aku bertanya "bagaimana ingin menghilangkan ini?" lalu sang penasihat menjawab "tinggal genggam tanganmu maka berbola itu akan menghilang".. lalu aku pun menggengam tanganku hingga petir ini menghilang...
Lalu aku pun mengetes elemen yang lain... Namun hanya elemen petir yang aku bisa.. Sedangkan yang lain tidak boleh... Lalu akupun memulai program mencari orang yang berkemampuan manipulasi elemen di tengah bandar.. Aku menyuruh seluruh penduduk di wilayah ini datang kemari.. Sekitar 6,000+ orang berkumpul disini.. Lalu akupun memberi tahu mereka bagaimana caranya mengetes kemampuan ini...
Selepas beberapa jam.. Akhirnya kami berhasil mengumpulkan maklumat seberapa ramai penduduk yang mempunyai kemampuan manipulasi elemen...
Ini hasil laporannya..
•Elemen Api: 6 orang
•Elemen air: 5 orang
__ADS_1
•Elemen petir: 8 orang
•Elemen tanah: 12 orang
•Elemen udara: 7 orang
•Elemen tumbuhan: 6 orang
•Elemen cahaya: 3 orang
Jumlah Penuh: 47 orang + 1 (aku)
lalu muncul layar "Tokoh Sistem"..
__ADS_1
woh... Kemampuan menghafalnya berubah menjadi kemampuan menilai.. Apakah selepas membeli skill akan ada skill baharu yang muncul?... Tetapi aku hanya ada 40 Poin sedangkan skill ini perlu dibeli dengan 50 Poin.. Lalu apa fungsi skill ini ya?..
Selepas itu aku memilih untuk menghemat poinku dan menyimpannya... Selepas itu aku terus memerintahkan para penduduk yang mempunyai kemampuan manipulasi air untuk menciptakan hujan... Pada awalnya mereka tidak mampu membuat hujan dan hanya mampu mengeluarkan berbola air.. Lalu akupun bertanya dengan Penasihatku "wahai penasihatku, apakah ada skill manipulasi air yang mampu menciptakan hujan?" lalu sang penasihat menjawab "Ada tuanku, salah satu skillnya ialah skill "Semburan Air" yang mampu menciptakan semburan dari tangan untuk mengeluarkan air yang boleh ditembakkan ke langit untuk menghasilkan hujan"..
Lalu akupun mempelajari skill "semburan air" dari buku elemen dan mantranya seperti berikut "wahai pusaran air yang jernih, berikan aku kekuatanmu untuk menghasilkan sebuah semburan air yang deras dan jernih" lalu "SEMBURAN AIR!" dan seperti yang diketahui, aku bukan pengguna elemen air... jadi aku menyuruh para pengguna elemen air untuk menggunakan mantra tersebut...
Selepas beberapa minit mengajari mereka, akhirnya mereka mulai menggunakan skill " Semburan Air" secara bersamaan... Dan mereka mengeluarkan semburan air yang kuat dan jernih kearah atas hingga semburan air tersebut jatuh kebawah kembali dan menghasilkan hujan yang deras dari atas... Yang membuatkan kali pertama di wilayah utara ada hujan yang turun.. Walaupun hanya hujan buatan...
Lalu kamipun menggunakan kemampuan ini untuk menyirami tanaman dan tanah yang telah dipupuk.. Aku juga memberi mereka pekerjaan sebagai penyiram tanaman ini dengan gaji 3 koin perak atau 300 koin perunggu per/bulan..
Info:
•1 koin perunggu
•1 koin perak \= 100 koin perunggu
•1 koin Emas \= 100 koin perak
__ADS_1
selepas itu aku juga membuat jadual penyiraman supaya mereka tahu bila mereka akan menyiram.. Selepas itu, ada seorang lelaki datang dengan tergesa-gesa dan memberikan surat kepada penasihat.. Lalu sang penasihat memberikan surat itu kepadaku.. Ketika aku membuka surat tersebut.. Aku sangat terkejut!..