
(Di istana Viscount Wilayah Utara)
Semua Baron berkumpul menghadap keluarga Viscount selepas peperangan pertama dengan kerajaan Barvaros.
Viscount berdiri dengan karismanya dan berkata "Tahniah kepada tuan-tuan kerana berhasil melindungi wilayah utara ini!" lalu sang isteri Viscountess berkata "Tetapi ingat, selagi kerajaan Barvaros belum memberi surat penyerahan diri, kita akan tetap harus melanjutkan peperangan ini!"...
Semua wajah Baron menjadi suram.. Lalu Putri Aina bertanya "kenapa tuan-tuan Baron kelihatan suram?" lalu Baron Khalid berkata "Bagaimana yah putri, dalam peperangan pertama ini jujur, mereka sangatlah kuat, walaupun saya telah bersiap!"
" jumlah pasukanku yang gugur di medan perang ialah sekitar 200+ kesatria daripada 650+ kesatria dan sekarang saya hanya mempunyai 450+ kesatria sahaja yang ada"
Kata Baron Khalid dengan ekspresi yang murung..
__ADS_1
Lalu Baron Adam berkata "Ya, walaupun pasukan kita telah dilatih, jumlah pasukan musuh sangatlah besar"
"pasukanku yang gugur di medan perang ialah 300+ kesatria daripada 800+ dan sekarang jumlah pasukanku yang masih ada hanyalah sekitar 500+ kesatria" kata Baron Adam sambil tetap menunjukkan ekspresi yang tegas..
"lalu bagaimana dengan kamu Baron Khairul?" tanya Viscount dengan ekspresi penasaran..
"Jumlah pasukanku yang di medan perang yang gugur ialah sekitar 120+ kesatria daripada 480+ dan sekarang saya hanya ada 360+ kesatria sahaja" jawab aku..
Lalu aku membalas "dia ialah abangku.." lalu semua terkejut.. Termasuk putri Aina lalu Viscount bertanya lagi "bukankah kamu tidak ada abang?" lalu aku menjawab "Ya, itu yang membuat aku terkejut, dia berkata tentang masa lalu dan dia juga memberi peringatan"
"peringatan?" tanya Viscount.. lalu aku membalas "peringatan tentang dunia ini tidak aman" lalu aku berkata lagi "aku tidak tahu apakah betul dia abangku, tetapi aku memang yakin pernah bertemu dengannya ketika aku kecil"
__ADS_1
lalu Viscount bertanya "apakah dia di pihak musuh?" lalu aku membalas "dia ialah perajurit upahan, jika dia dibayar dia akan melakukan apa-apa sahaja kecuali jika tuan yang membayarnya mati" Lalu Baron Khalid bertanya "seberapa kuat lelaki itu?"
lalu aku membalas "sangatlah kuat, aku sendiri yang merasai kekuatan dia, serangannya sangatlah berat dan kuat sampai aku terlempar jauh beberapa miter kebelakang.." lalu aku berkata lagi "yang paling harus kamu waspadai ialah teknik berpedang dia" lalu Khalid bertanya "kenapa dengan teknik berpedang dia?"
aku membalas "serangan pedang dia sangatlah kuat dan cepat malah gunung dibelakangku sampai terbelah dengan rapi akibat tebasan dia" semua terkejut lalu Adam berkata "mustahil, manusia boleh membelah gunung" lalu Viscount berkata "tidak mustahil, di dunia ini ada beberapa orang yang mampu"
"salah satu orang yang saya kenal mempunyai kekuatan seperti itu ialah Raja kerajaan Barvaros, Raja kita dan seorang lelaki tua yang berkelana entah kemana" lalu Viscount berkata "kita tidak boleh mengabaikan dia, jika dia menjadi musuh, kita akan mudah dikalahkan" lalu Viscount berkata "tetapi sekarang, tugas utama kamu semua ialah mengembangkan balik wilayah kalian"..
Lalu dia berkata "jika ada hal yang tidak pasti laporkan sahaja padaku" lalu kami semua mulai meninggalkan istana Viscount.. Lalu Putri Aina menghampiriku dan berkata "tuan Baron sila ambil ini" Aina memberikan sebuah ramuan..
"apa ini putri Aina?" tanya aku sambil kebingungan lalu dibalas olehnya "ini ialah ramuan penyembuhan tuan, ramuan ini sangatlah mahal diluar sana, ramuan ini dapat menyembuhkan penyakit dan luka yang berbahaya" lalu aku tersenyum dan berkata "terima kasih putri" lalu aku pun pergi meninggalkan dia sambil melambai tangan ke arah putri Aina..
__ADS_1
Sekarang aku harus kembali ke wilayah ku dengan segera untuk mempersiapkan lagi persediaan untuk peperangan yang akan datang...