
Sebangun dari tidur paginya, Rama pergi ke rumah Roi untuk menceritakan kejadian yang dialami dalam mimpinya.
11.30 siang hari, Rama mengeluarkan mobilnya dan bersiao menuju rumah Roi yang kebetulan di tempuh dengan jarak sekitar satu jam perjalanan, agak jauh dari tempat tinggal Rama.
"Aku bersiap siap dulu biar tidak kemalaman nanti pulangnya" ucap Rama.
Rama turun dari kamarnya menuju garasi mobil yang akan digunakan untuk main ke rumah Roi. Ayah dan ibu saat itu sudah pergi ke kantor, tinggal ia sendiri di rumahnya.
Langsung masuk kedalam mobil dan bergegas menuju rumah Roi.
...----------------...
Sesampainya di rumah Roi, belum disambut, Rama sudah mulai bercerita bahwa ia bermimpi bertemu dengan Tia sosok wanita dari bawah tanah.
"Roi, aku mau bercerita denganmu, pasti kamu penasaran dengan ceritaku ini" ucap Rama sesampainya di rumah Roi.
"Silahkan dusuk dulu, mau minum apa biar aku buatkan, setelah itu baru bicara, jangan seperti orang bodoh ya Ram" ucap Roi.
"Hehe hehe, maaf Roi, terlalu bersemangat soalnya, aku mau cerita yang penting dan genting" jawab Rama.
__ADS_1
"Mau minum apa biar aku buatkan dulu" tanya Roi.
"Kopi hitam saja seperti biasa" jawab Rama.
"Baik tunggu sebentar biar aku buatkan dulu kopinya, jangan cerita dulu sebelum kopinya datang ya" pinta Roi kepada Rama.
"Oke ditunggu segera, gausah lama lama Roi, keburu lupa dengan ceritanya" ucap Rama.
"Siap segera datang" jawab Roi.
Roi meninggalkan Rama di ruang tamu, Roi saat membuat kopi melihat rama sedang tersenyum seperti orang gila, seakan akan sedang jatuh cinta dengan seseorang.
"Jadi gini Roi, semalam aku bermimpi bertemu dengan cewek cantik, namun ia berkehidupan di dunia lain, entah kenapa aku bisa jatuh cinta dan hendak mencarinya" cerita dari Rama.
"Terus gimana selanjutnya" ucap Roi.
"Aku akan mengajakmu mencarinya, apakah kamu mau, kita buktikan bahwa wanita itu ada dan nyata, kita tidur dulu biar bisa bertemu dengan wanita itu" lanjut Rama.
"Kenapa harus tidur, kita cari saja wanita itu" ucap Roi.
__ADS_1
"Aku belum mendapat oetunjuk dimana tempat tinggalnya, aku hanya tahu namanya saja, ia bernama Tia, kehidupan di bawah tanah dan anak dari seorang raja Nois" ujar Rama.
"Baik kita ngopi dulu nanti agak sore kita tidur sejenak biar bisa membuktikan apa yang kamu bicarakan" ucap Roi.
"Sebelumnya terimakasih atas kopinya, kita nyantai dulu berarti, sekitar jam dua siang kita tidur, jika sudah bertemu kamu oasti akan percaya" ucap Rama.
"Tapi, bagaimana mungkin kita bisa bermimpi yang sama" tanya Roi kepada Rama.
"Kamu tahu kan aku mempunyai kekuatan super, yang bisa menyatukan atau membawa orang ke dalam mimpiku" ucap Rama.
"Iya aku tahu itu, semua juga tahu akan hal itu, mari kita bicara hal yang lain dulu, jam dua kita langsung tidur" ucap Roi.
"Enakan di kmaar kalau tidur biar mimpinya begitu nyata" ucap Rama.
"Baiklah, kita pindah kamar saja sekarang, biar bisa langsung tidur ketika jam dua nanti" jawab Roi.
Mereka berjalan menuju kamar Roi, keadaan kamar Roi begitu bersih meskipun tidak se mewah dan semegah kamar Rama, karena Roi hanya anak seorang petani, sedangkan Rama anak seorang pengusaha.
Sesampainya di kamar Roi, mereka melanjutkan perbincangan mengenai sosok wanita itu, dan tibalah saatnya tidur, pukul dua siang hari, yang sudah mereka sepakati untuk tidur siang guna bertemu dengan sosok misterius yang membayangi Rama.
__ADS_1