Behind The Secret

Behind The Secret
berkas.


__ADS_3

Di suatu tempat yang sepi dan gelap, di salah satu bangunan yang terlihat tidak terawat, kini dipenuhi akan banyaknya motor-motor gede yang sudah terparkir rapi di halaman luas tersebut.


bangunan yang berada jauh akan jangkauan pemukiman dan jalan raya membuat semua orang tidak tau akan keberadaan tempat tersebut.


Bangunan berlantai tiga dengan minim akan pencahayaan membuat tempat tersebut menjadi menyeramkan apa lagi di sisi bagian bangunan di penuhi akan rumput-rumput liar yang merambat kemana-mana.


Di salah satu ruangan di lantai tiga kini sudah ada lima orang laki-laki yang tengah berkumpul sambil berbincang dan bercanda.


"bintang kamprt, balikin woyyy coklat gue"teriak Aldi mengejar bintang yang kini berlari memutari sofa.


"cowok ko makan coklat." ejek bintang membuat Aldi menatap nya malas.


Anggota inti Tiger yang lain menatap ke arah mereka menggeleng. "Sehari gak bikin ulah gue tebak hancur nih markas." ucap Devan terkekeh.


"apa an sih woyyyy,, ahh!! sakit asu." pekik bintang di kala Aldi berhasil menarik rambutnya membuat bintang meringis kesakitan.


"makanya, balikin itu coklat gue... Ya elahhh." kesal Aldi.


"CK, nih, nih,,,,, lepas rontok rambut gue anjg." umpat bintang kesal.


"gini kek dari tadi " ucap Aldi tersenyum menatap ke arah coklat batang nya yang teryata baik-baik aja.


Arkarna yang melihat tingkah dua manusia itu hanya bisa menghela nafas lelah, iya menyandarkan punggungnya ke sofa sambil tangan nya yang terus bergerak untuk menghitung bait tasbih dengan mulut yang terus bersholawat.


Revan yang melihat itu memilih diam, iya memperhatikan keriuhan Aldi dan bintang yang masih saling tendang bahkan lempar bantal membuat nya tak habis pikir.


"bisa-bisanya gila." Gumam Revan pelan, menggeleng menatap ke arah Aldi dan bintang.


"Van." panggil Devan membuat Revan menatap ke arah nya.


"yang Lo cari." ucap Devan memberikan berkas ke arah Revan.


Arkarna yang mendengar hal itu, menatap ke arah Devan dan Revan begitu juga dengan Aldi dan bintang yang langsung mendekat ke arah mereka.


Revan menatap ke arah Arkarna dan mengangguk kecil, membuat Arkarna menatap Revan intens.


" gue suruh Devan buat cari tau tentang Lina, Allen dan satria entah kenapa gue curiga aja."ucap Revan.


"tumben." ucap bintang menatap heran ke arah Revan.


" CK, bilang aja Lo penasaran nya sama Lina, ngaku hayooo." ucap Aldi membuat Revan menatap nya mendelik.


"serah Lo." ketus Revan.


"nih." ucap Revan memberikan berkas tersebut ke arah Arkarna membuat Arkarna menatap nya sambil menghela nafas.


"bacain aja langsung, mager." ucap Arkarna lelah membuat Revan mengerti.


Devan, Aldi dan bintang menatap heran ke arah Arkarna dan setelahnya memilih tak perduli. Mereka kembali fokus ke arah Revan yang kini sudah mulai membuka isi berkas tersebut.


"Angelina Jolie - pindahan dari Amerika pada tahun 2021, beragama Kristen. Anak tunggal dari keluarga Reynolds Jolie, pewaris tunggal perusahaan properti." ucap Revan membaca berkas Lina.


"dan dia salah satu anggota yang selamat pas tragedi 12 tahun lalu." lanjut Devan membuat Arkarna menatap ke arah Revan yang menatap nya mengangguk.

__ADS_1


" satria arcertik - asal dari Singapure, beragama kristen. Sosok mahasiswa berprestasi di sekolah dalam bidang akademik dan non akademik."


"gak ada yang aneh sih soal dia."ucap bintang ketika iya membaca berkas milik satria membuat Devan tersenyum tipis.


"yakin Lo." ucap Devan membuat yang lain menatap ke arah nya.


"Lo." ucap Arkarna.


"Allen Leonard Havre - asal dari Singapure. Beragama kristen, tidak ada biodata tentang kepribadian dan hal lain semua beku sama dengan satria yang hanya bisa di lacak tentang nya di sekolah lama." lanjut Devan.


"mungkin emang gak ada yang spesial, tapi." ucap Devan mengeluarkan laptop nya membuat anggota nya menatap ke arahnya bingung.


"laptop gue meledak, saat cari lebih rinci tentang mereka berdua." ucap Devan membuat Arkarna menatap nya intens.


"mereka terlalu misterius buat gue." ucap Devan membuat salah satu di antara mereka mengepalkan tangannya kuat.


"gue jadi curiga, selama ini kehadiran mereka sama sekali tidak menjadi sorotan. Apa lagi klo diliat dari bakat satria." ucap Aldi.


"cara lain." ucap Arkarna menatap ke arah Devan yang juga menatap ke arahnya.


"mustahil jika Lo pada gak percaya, tapi yang jelas anak buah bokap gue juga kena hal yang sama. eror,, kode dan meledak." ucap Devan menjelaskan.


"kode." lirih Revan menatap ke arah Devan yang mengangguk.


"30'99. Itu kode yang keluar." ucap Devan membuat Arkarna terdiam dengan tangan yang masih menghitung bait tasbih.


"apa kita harus cari tau soal ini." ucap bintang menatap ke arah Revan yang terdiam.


tok,,,tok,,,tok,,


"siapa sih, ganggu." ucap Aldi sambil bangkit dari duduknya.


"apa an." ucap nya ketus menatap ke arah anggota Tiger yang lain.


"CK, ngegas Mulu bang. nih ada paket untuk kalian." ucap Tomi salah satu anggota angkatan dua.


Aldi menatap paket tersebut dengan alis terangkat." ok, thank tom tom." ucap Aldi berlalu pergi membuat Tomi menatap nya jengkel.


" siapa." ucap Devan.


"gak tau, kiriman paket." ucap Aldi acuh, membuat inti Tiger menatap nya sambil menggeleng.


"paket." Gumam Revan menatap ke arah Arkarna yang juga menatap paket tersebut dengan tatapan tajam.


"Lo mesan sesuatu." ucap Revan bertanya ya mendapat gelengan dari Arkarna.


"buka aja."ucap bintang mengambil alih paketan tersebut.


Setelah paket terbuka bintang terdiam menatap ke arah mereka satu persatu membuat mereka menatap ke arah bintang penasaran.


"CK, kenapa muka Lo gitu. emang apa isi nya.," ucap Aldi penasaran.


"mungkin Lo paham." ucap bintang memberikan paket tersebut kearah Aldi.

__ADS_1


"CK, ribet banget dah." ucap Aldi menatap isi paketan tersebut.


"((1, (2, ((4,((7,(2...di balik 12.,." eja Aldi membuat Arkarna menatap ke arah nya.


"sini."ucap Arkarna yang langsung merebut kertas tersebut.


"sandi kurung. 1,2,4,7,2 dan kurung nya ada 8 artinya sebuah nama!!! Leore." ucap Aldi.


"leore." Gumam Devan.


" di balik 12, itu-."


ucapan bintang terpotong di kala mendengar kata-kata itu. " tragedi." ucap Revan membuat bintang menatap nya intens.


" dari mana Lo tau "ucap bintang membuat Revan tersenyum tipis.


" •_ _• / • / –•/ •–/ –•/ –/••/ •–/,,,,, –•••/ ––/•–??, adalah sandi Morse code di balik strategi rahasia." ucap Revan.


"tapi di sini jika di urutan penantia bma." ucap Aldi.


"kode acak, susun ulang." ucap Arkarna.


"pembantaian." ucap Aldi setelah berhasil menyusun sandi Morse tersebut membuat Revan tersenyum tipis.


"so, kalo di susun menjadi,, di balik 12 artinya pembantaian 12 tahun lalu adalah tragedi di balik rencana yang di susun oleh leore."ucap Aldi membuat Revan mengangguk sedangkan Arkarna iya mengepalkan tangannya kuat.


"dari mana datangnya tahun."ucap bintang membuat Aldi menatap nya jengah.


" Lo ko gak pinter-pinter sih bin, percuma aja nama Lo terapung di langit Sono." ucap Aldi membuat bintang menatap nya jengkel.


"12.,.? titik di awal dan koma di tengah lalu di kutip titik di akhir, ini kode dunia gelap yang di mana artinya tahun." jelas Aldi membuat bintang terdiam.


"sial, siapa pelakunya." batin seseorang menatap tajam ke arah kertas tersebut.


"tujuan mereka kasih ini apa."ucap Devan membuat mereka saling tatap.


"cari tau pelakunya mungkin, dan di sini tertera nama leore. Bisa aja ada orang yang minta tolong kita kan."ucap Aldi acuh.


tingg.


Arkarna membuka ponselnya yang berdering pertanda pesan masuk, iya membuka aplikasi pesan wa dan mengangkat alis nya heran ketika iya tak mengenali nomor tersebut.


"leore di balik kematian keluarga Lo."Arkarna mengepalkan tangannya kuat.


"sial."gumam Arkarna membuat Revan dan yang lain menatap ke arahnya.


"ada apa." ucap Devan.


" cari tau soa nama itu."ucap Arkarna yang langsung berlalu pergi dengan wajah menahan amarah.


 Revan yang melihat itu hanya diam tampa niat menyusul, iya menatap ke arah Devan dan mengangguk membuat Devan membalas mengangguk.


"gue harus apa sekarang, apa semua nya bakal di mulai dari sekarang."batin seseorang menatap datar ke arah lain.

__ADS_1


" semua sudah cukup, dan Lo harus tetap hidup gue bakal ngelakuin apapun untuk Lo,,, walaupun nyawa gue sebagai taruhannya."batin nya.


__ADS_2