Berakhir Dengan Cinta

Berakhir Dengan Cinta
Episode 17


__ADS_3

Dan setelah pesanan datang, mereka pun perlahan menyantap makanan mereka masing-masing dan sesekali bersuapan


***


Namun, setelah kepergian Cheara dengan Darren?? tanpa mereka sadari, ternyata ada empat pasang mata yang sedang mengintai


Dan salah satu dari mereka, langsung mencomot handpone dari saku celananya. Sedangkan yang lainnya, masih mengintai pergerakan Cheara dengan Darren


" Hallo... Bos, kami sudah berhasil menemukan gadis yang anda cari " ucapnya dari sebrang telfon


" ........ "


" gadis... itu tidak sendiri, Bos?? dia bersama seorang Pria, dan Pria itu adalah tunangannya"


" ....... "


" baik... Bos " jawabnya menimpali, kemudian langsung mengakhiri panggilan telfonnya dan segera mengikuti mereka kembali


***


Beberapa saat kemudian, Cheara dan Darren akhirnya sampai di sebuah butik terkenal yang ada di kota Jakarta. Dan setelah memarkir mobil, mereka pun langsung turun dari mobil dan perlahan melangkah masuk


" selamat... malam tuan, Nona?? ada yang bisa saya bantu " sapa seorang Manager yang merupakan pemilik butik tersebut


" keluarkan semua gaun pengantin yang ada di butik ini. saya mau yang paling bagus dan serasi " tegas Darren meminta. Kemudian Manager dan para karyawannya pun langsung mencari dan mengeluarkan semua baju dan gaun pengantin sesuai dengan permintaan


" silahkan... tuan, Nona?? ini semua gaun dan baju pengantin yang paling bagus di butik kami, silahkan coba sesuai selera " ucap sang Manager memberitahu


" sayang... gaun apa yang kamu suka, silahkan kamu pilih dan coba satu persatu " ucap Darren melirik dan mempersilahkan Cheara untuk mencoba satu persatu gaun pengantin tersebut.


Begitu pun dengan Cheara. setelah melihat dan memilih semua gaun pengantin tersebut. matanya pun langsung tertuju dengan satu gaun bermotifkan kebaya dengan manik-manik putih dan coklat muda besertakan corak bunga-bunga


" aku... mau yang ini, Mas " ucap Cheara


Kemudian Darren memerjapkan matanya dengan sedikit anggukan kepala. Lalu Cheara pun langsung meraih gaun pengantin tersebut dan mencobanya


Beberapa saat kemudian, Cheara pun keluar dengan gaun pengantin yang sudah di pilihnya. Penampilannya tampak sangat cantik dan anggun dengan balutan gaun pengantin serasi dengan warna kulit dan wajahnya yang cantik.


Semua orang terlihat terpesona dengan penampilannya, termasuk Darren yang sangat nampak terpesona sampai matanya pun tak pernah berkedip


" kenapa... Mas, kok lihat aku seperti itu?? apa... gaunnya gak cocok sama aku " tanya Cheara sambil memperhatikan dirinya sendiri


" co... cocok kok, sayang?? kamu sangat cantik memakai gaun itu " ucap Darren memberitahu dengan suara terdengar gugup karena terpesona dengan ke cantikkan kekasihnya


" aakh... masa sih, Mas?? aku saja yang lihatnya, biasa-biasa aja kok " ucap Cheara tak percaya diri


" hai... kalian, cepat carikan baju dan Jans yang cocok dengan gaun itu?! malam ini juga, saya dan tunangan saya akan foto prewedding " sambung Darren dengan tegas meminta mereka


" baik... tuan, malam ini juga saya akan menghubungi fotografernya. mohon... tuan dan Nona, berkenan untuk menunggu " ucap sang Manager memberitahu sambil meminta waktu

__ADS_1


Sambil para karyawan, mencari dan mencocokkan baju yang pas untuk pelanggan nya. Sang Manager pun langsung menghubungi fotografer terbaiknya.


Tak berselang beberapa menit, di saat Cheara dengan Darren selesai memakai baju dan gaun. Sang fotografer pun datang, sambil membawa beberapa alat-alatnya.


Sesampainya di sana, Darren pun tak membuang-buang waktu. ia langsung mempersiapkan diri, kemudian meminta sang fotografer untuk mengambil beberapa foto


Selesai mengambil foto, Darren segera membayar baju dan gaun pengantin tersebut. kemudian bergegas mengantar Cheara pulang ke panti asuhan. namun di pertengahan jalan, mereka malah di hadang oleh beberapa orang yang tak di kenal


BRAK!!


BRAK!!


BRAK!!


" TURUN KALIAN!! " pintanya dan memaksa Darren turun dari mobil sambil menunjuk dan menggenggam satu tongkat batang pemukul


Sedangkan Cheara panik dan ketakutan melihat sekelompok orang yang tak di kenalnya, langsung menghentikan mobil dan memintanya keluar dari mobil.


" sayang... kamu tenang, jangan panik " ucap Darren berusaha menenangkan, namun


BRAK!!


BRAK!!


BRAK!!


" gak... gak, Mas?? kamu gak boleh keluar " ucap Cheara melarang sambil menggenggam lengan kekasihnya


" tenang... sayang, kamu jan--- "


" jangan... Mas, jangan?? aku takut mereka akan mencelakaimu "


" tenang.. sayang, dan kamu jangan takut?? percaya sama aku, aku pasti baik-baik saja " ucap Darren sambil menenangkan kemudian segera turun dari mobil


***


" apa mau, kalian!! buat apa kalian menghentikan dan menghalangi jalan kami " teriak Darren sambil bertanya setelah turun dari mobil


" HAJAR DIA, DAN KAU PAKSA GADISNYA KELUAR DARI MOBIL " perintahnya, namun


BRAK!!


BRUK!!


BRAK!!


BRUK!!


SRET... SRET!!

__ADS_1


" tuan... cepat tinggalkan tempat ini, biar kami yang membereskan bajingan-bajingan ini "


" siapa... kau, jangan merusak pekerjaan kami "


" banyak... bacot, kalian "


BRAK!!


BRUK!!


BRAK!!


BRUK!!


" kalau... mau berantem, cari dong lawan yang seimbang?? badan gede doang, bisanya cuma main keroyokan "


ucapnya tanpa basa basi langsung menghabisi mereka


" tuan... Nona, ayo kita pergi dari sini " sambungnya mengajak setelah melumpuhkan mereka semua


BRUK!!


" aaaakh.... sial! rusak semua, dan kenapa kita bisa kalah " teriaknya dengan wajah terlihat kesal sambil memukul aspal setelah Cheara dan Darren meninggalkan tempat


" Bos... siapa sih, dia!! datang-datang, langsung merusak semua rencana kita " tanyanya berusaha berdiri


" pake... nanya lagi, ya mana gue tahu " ketusnnya menjawab pertanyaan temannya dengan wajah semakin terlihat marah


" kalau... seperti ini, Bos?? apa yang akan kita katakan sama Bos besar " ucapnya


" iyya... Bos, kalau Bos besar sampai tahu?? mampus kita " sahutnya menimpali


" diam... kalian, masalah ini biar gue yang pikirin?! pokoknya... di antara kita jangan ada yang melapor, tunggu sampai rencana kita selanjutnya berhasil " ucapnya memberitahu


" mengerti Bos " jawab mereka secara bersamaan, kemudian segara pergi meninggalkan tempat


Bersambung


Kalau suka, jangan lupa


Vote 👈


Like 👍


Favoritkan 💙


And Comentar positifnya, agar author lebih bersemangat untuk berkarya


...Terima kasih 🙏🙏🙏...

__ADS_1


__ADS_2