Berakhir Dengan Cinta

Berakhir Dengan Cinta
Episode 18


__ADS_3

Sejak meninggalkan tempat itu, pikiran Darren selalu di penuhi rasa penasaran


" sayang... siapa orang-orang itu, dan kenapa mereka bisa tahu?? kita lagi kesusahan " tanya Darren penasaran


" mereka... asistenku, Mas?? sebenarnya... kemanapun dan di manapun aku pergi, mereka selalu mengikutiku " jelas Cheara memberitahu


" asisten... mengikuti?? jadi... selama ini, kamu punya--- "


" iyya, Mas " selah Cheara


" tapi... kamu kok gak pernah kasitahu, aku "


" maaf... Mas " jawab Cheara meminta maaf


" terus... untuk apa tadi kamu, panik dan ketakutan " tanya Darren merasa sedikit kesal


" ya... aku sengaja biar, Mas. biar orang-orang tadi tidak curiga " jelas Cheara memberitahu


" untuk... apa sih, kamu menyewa orang-orang itu?? apa... kamu gak percaya, kalau aku bisa melindungi mu " tanya Darren sedikit kesal sambil menyetir


" percaya... Mas, aku percaya kok kamu bisa melindungi aku?? tapi... gak apa-apa juga, kalau aku menyewa mereka untuk antisipasi. dan... kalau sampai tadi mereka tidak ada, aku takut mereka akan mencelakaimu. aku tidak mau, Mas kenapa-kenapa " jelas Cheara memberitahu sambil bergelanyut di lengan kekasihnya untuk menenangkan


" oke... oke, tapi lain kali?? jika ingin berbuat sesuatu, tolong kasitahu aku dulu " ucap Darren memberitahu


" iyya... Mas, calon suamiku yang baweell " jawab Cheara sambil mencubit hidung kekasihnya. kemudian mereka pun kembali tersenyum bersama


Tak berselang beberapa jam, merekapun akhirnya sampai di panti asuhan. Begitupun asisten dan para anak buahnya, dengan senang hati mengawal mereka sampai tujuan


" sayang... maaf ya, aku gak bisa mampir?? takut Bunda dan Papa cemas, kalau aku terlambat pulang " ucap Darren sambil membuka sedikit kaca mobilnya setelah Cheara turun dan perlahan melangkah ke dalam


" gak... apa-apa, Mas. kalau pulang, hati-hati. kalau sudah sampai rumah, kabari aku ya " ucap Cheara memberitahu sambil mengingatkan


" ya... kalau kamu yang bilang sih, sayang?? aku pasti nurut " ucap Darren sedikit menggoda


" iish... apaan sih, Mas " ucap Cheara dengan wajah memerah karena malu


" hahaha... yaudah, sayang?? aku pamit dulu ya, assalamu'alaikum " ucap Darren sambil tertawa melihat tingkah kekasihnya, kemudian meminta izin untuk pulang

__ADS_1


" wa'alaikum salam " jawab Cheara sambil melambaikan tangan, kemudian Darren perlahan menutup kembali kaca mobilnya dan perlahan meninggalkan tempat


Sementara Cheara langsung melirik asistennya dengan simbol gerakan. Lalu tanpa banyak kata, Haikal pun langsung menggerakkan beberapa anak buahnya untuk mengikuti Darren dari belakang


Setelah mobil Darren tak terlihat, Cheara pun memanggil asistennya untuk memberinya beberapa tugas. Lalu Haikal bergegas melangkah mendekat sesuai dengan permintaan


" suruh... beberapa anak buah untuk, mengintai panti asuhan ini " tegas Cheara meminta


" baik... Nona " jawab Haikal dengan sedikit membungkukkan badan


" sebagian... lagi, kamu perintahkan mereka untuk mencaritahu siapa orang-orang tadi?? kalau... sudah dapat infonya, cepat kabari aku " sambung Cheara meminta sambil mempertegas ucapannya, sedangkan Haikal hanya membalas dengan anggukkan kepala. kemudian segera memerintahkan anak buahnya untuk menjaga dan mengikuti orang-orang yang sempat menghadang Cheara di tengah jalan


Sedangkan Cheara, setelah memberi perintah?? ia pun perlahan melangkah masuk ke dalam panti dan perlahan membuka pintu sambil mengucapkan salam


Ceklit!!


" assalamu'alaikum "


" ya... ampun, nak?! kamu dari mana saja, sejak siang kamu gak pulang-pulang. apa kamu tahu nak, Ibu sangat mencemaskan mu " tanya Bu Khadija tanpa henti setelah Cheara masuk karena merasa khawatir


" iyya... Cheara, kamu dari mana saja?? setelah dari rumah sakit, kamu kemana. handponemu kami hubungi, juga tak pernah kamu angkat " sahut Amelia bertanya tanpa henti, karena ikut mencemaskan sahabat sekaligus saudara tak sedarahnya


" iyya... Cheara, jangan bikin kita khawatir dan---"


" duh... Ibu, teman-teman?? kalau nanya, satu-satunya dong. kalau... kalian nanya berengan, siapa dulu dong Cheara jawab " ucap Cheara


" lagian... kalian tenang, saja?? aku tadi gak pergi kemana-mana. habis dari rumah sakit aku ketemu Kak Darren kok " sambung Cheara memberitahu sambil menjelaskan


" lagian... kamu pergi, gak bilang-bilang?? handpone kamu kita hubungi, juga tidak di angkat. kalau seperti ini, siapa coba yang gak cemas " sahut Hikma melanjutkan ucapannya barusan yang sempat terhenti


" tapi... kalian lihat sendiri kan, aku gak apa-apa?? dan... maaf, kalau aku membuat kalian cemas " jawab Cheara sambil meminta maaf


" ya... sudah, kalau begitu kamu makan dulu sayang?? tuh... Ibu tadi sudah masak banyak " ucap Bu Khadija mengajak


" duh... maaf, Bu?? bukannya... Cheara menolak atau tidak menghargai. tapi... Cheara sudah makan sama Kak Darren, pas tadi di luar " ucap Cheara memberitahu sambil meminta maaf


" yasudah... gak apa-apa, sayang?? Ibu lebih bahagia, melihat kamu tidak apa-apa " sambung Bu Khadija sambil mengelus-elus pundak anak asuhnya itu

__ADS_1


" Eekh... tunggu-tunggu, dari tadi aku perhatikan?? sepertinya ada yang aneh " sahut Fandi memperhatikan Cheara


" aneh... apa sih, Fan " tanya Amelia


" Cheara... kamu bawa apa, tuh?? aku... lihat, sepertinya itu gaun pengantin " sambung Fandi sambil melirik kearah jingjingan tangan kanan Cheara


" hhaaah... gaun pengantin " sahut Hikma tak percaya


" iyya... beneran, ini gaun pengantin?? Ra... kamu dari feeting gaun pengantin sama Kak Darren " tanya Amelia penasaran dengan wajah terlihat bahagia


" beneran... malah aku sama Kak Darren sudah foto prewedding, dan besok aku sama Kak Darren mau menikah " jelas Cheara memberitahu, membuat Bu Khadija dan yang lain terkejut dan sangat bahagia


" sayang... kok kamu gak kasitahu, Ibu dulu?? kalau... kalian mempercepat pernikahan, dan apa ini gak terlalu buru-buru " tanya Bu Khadija


" memang... terlalu buru-buru sih, Bu?? tapi... ini adalah keputusan kami berdua, dan kamipun sudah membicarakan ini matang-matang " jelas Cheara memberitahu


" ya... kalau seperti itu sih, nak?? Ibu... cuma bisa mendoakan semoga, hari pernikahan kalian lancar?? dan... Ibu juga sangat bahagia, kamu sudah menemukan calon suami yang sangat baik dan perhatian seperti nak Darren " jelas Bu Khadija memberitahu


" iyya... Ra, aku juga mendukung kamu menikah dengan Kak Darren daripada mantan kekasihmu itu yang tak tahu diri " sahut Amelia dengan wajah kesalnya jikalau mengingat wajah mantan kekasih Cheara


" iyya... Ra, jika kamu bahagia?? kami bertiga pun senang, lagipula Darren itu adalah laki-laki yang sangat perhatian dan bertanggung jawab" sahut Hikma, Aldo dan Fandi secara bersamaan


Meskipun rencana mereka terlalu buru-buru, namun kebahagiaan sangat nampak jelas di wajah mereka. Bahkan sebelum Cheara merebahkan badan, ia pun sekali lagi meminta perlindungan dan restu dari sang pencipta


Bersujud dan berdoa, untuk kelancaran dan keselamatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan. setelah itu, Cheara pun mengistirahatkan tubuh nya untuk beberapa jam


Bersambung


Kalau suka, jangan lupa


Vote 👈


Like 👍


Favoritkan 💙


And Comentar positifnya, agar author lebih bersemangat untuk berkarya

__ADS_1


...Terima kasih 🙏🙏🙏...


__ADS_2