
di tempat lain kantor perusahaan MARKIS COMPENY seorang pria dewasa duduk di kursi kebesarannya menghadap keluar jendela yang menampakaan pemandangan kota lengkap dengan gedung-gedungnya ya pria itu Jovanus.
tok.tok.tok
"masuk" suara berat Jovanus yang mendengar ketukan pintu dari arah luar.
"permisi tuan" ucap Tomas
"ada apa Tom"
"saya mendapat lappran kalau nona di ajak keliling mansion"
"lalu"
"semua maid di mansion sangat senang dengan kehadiran nona Bintang sebagai nyonya mereka"
"syukur lah,apa Bintang juga senang bisa tinggal di sana"
"iya tuan,nona cepat beradaptasi dengan lingkungan mansion,tuan"
"apa jadwal saya hari ini?"
"hanya tanda tangan beberapa berkas tuan"
"lanjutkan pekerjaan mu"
"baik tuan,saya permisi undur diri". Tomas pergi dari ruangan Jovanus dan melanjutkan pekerjaannya.
" syukurlah jika kau suka disana Bintang mu"lirih Jovanus.
sudah pukul 18:30 waktu setempat dan mobil Jovanus juga sudah sampai depan mansion di sana sudah manyak maid yang berbaris rapi mennyambut kepulangan Jovanus.
"selamat datang tuan" sambut Mark.
__ADS_1
"Daddy" teriak Bintang berlari kearah Jovanus. Jovanus yang melihat itu hanya tersenyum samar.
"Dad" lirih Bintang yang mengisyaratkan ia ingin salim.
Jovanus yang mengerti langsung mengarkan tangan kananya ke Bintang.
"selamat datang Dad" ucap Bintang seraya salim.
Jovanus dan Bintang pun berjalan menuju meja makan.
"apa hari ini menyenangkan" tanya Jovanus
"iyap" jawab Bintang sambil mengangguk.selesai mereka makan malam mereka masuk kekamar masing-masing untuk istirahat.
saat Bintang yang tengah duduk di dekat jendela yang menyuguhkan pemandangan taman ia tak menyadari jika Jovanus masuk kekamarnya.
"Bintang" panggil Jovanus yang ikut duduk di samping Bintang.
"eh...Daddy,ada apa ded"
"daddy gak istirahat, ini udah malem"
"nanti,aku belum bisa tidur"
"gimana hari nya Dad?"
"seperti biasa....Bintang"
"iya dad"
"boleh saya tidur dengan mu"Bintang yang mendengar itu sedikit kaget
" iya ded boleh,ini kan rumah daddy"
__ADS_1
"ayo kita tidur"
"iya dad"
mereka pun beranjak ketempat tidur mereka tidur saling membelakangi karena rasa grogi.
🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞
matahari mulai menunjukan wujudnya kicauan burung terdengar merdu cahaya matahari menerobos kamar yang di tempati Jovanus dan Bintang. Bintang yang merasa berat dibagian pinggangnya pun mennyentuh pinggangnya dan betapa kagetnya tapi dia berusaha tenang karena merasakan tangan kekar milik Jovanus melingkar di pinggangnya.
"oh...tuhan,bagai mana bisa tangan daddy melingkar di pinggang ku...aku harus apa" batin Bintang.
Bintang pun membalikan tubuhnya langsung berhadapan wajah Jovanus tepat di depan wajanya sejenak Bintang kagum dengan wajah Jovanus karena tampan bak dewa yunani.
"betapa indah dan sempurna ukiran yang tuhan ciptakan,kenapa aku baru sadar jika si om tua ini sangat tamban bagai dewa yunani" batin Bintang terus memandangi wajah Jovanus.
Jovanus yang sebenarnya sudah bangun dari tadi memang sengaja pura-pura tidur ia pun tau jika Bintang sedang mempehatikan wajahnya.
"apakah sudah puas melihat wajah ku" ucap Jovanus membuka mata nya
"ap.apa siapa yang memndang wajah mu.hah" ucap Bintang gugup karena ketahuan dan langsung memalingkan wajahnya ke sembarang arah.
"Daddy gak kerja" ucap Bintang mengalihkan pembicaraan.
"tidak,hari ini aku libur"
"loh kenapa" ucap Bintang sambil bangkit dari tidurnya
dengan cepat Jovanus menarik Bintang,Bintang yang kaget terjatuh dikasur dengan cepat Jovanus sudah mengunci tubuh Bintang di bawahnya dan.......
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
*cerita akan dilanjutkan jika teman-teman nge vote,like,favorit dan mengikuti akun author 😂 supaya semangat up nya ya guys😂😅
__ADS_1
jangan lupa follow ig author @lintangarimbii .......sekian dan terimakasih*