Bintang Terakhir

Bintang Terakhir
15


__ADS_3

dengan senang hati memakaikan masker di wajah Jovanus seraya sesekali bercanda.


setelah mereka memakai masker kencantiknya mereka menuju kasur untuk tidur. Bintang yang belum sadar jika Jovanus juga ikut merebahkan dirinya dikasur yang sama,hingga Bintang sadar pun bertanya sedikit ragu.


"daddy kok ikut tidur di sini" ucap Bintang bingung.


"ac di kamarku rusak ,jadi aku ikut tidur di sini,apa tidak boleh" bohongnya.


"enggak sih,terserah daddy Bintang mau tidur cantik dulu,malam dad" ucap Bintang langsung memejamkan mata.


"malam Bintang" ikut menyusul Bintang kealam mimpi.


matahari sudah menunjukan wujudnya dipagi yang indah. Bintang bangun terlebih dahulu merasakan berat di bagian pinggangnya karena tangan berotot Jovanus melingkar disanan,dengan sedikit hati-hati Bintang melepaskan lilitan tangan itu dari pinggang rampingnya dengan sabar dan telaten dan sedikit tenaga ahirnya tangan Jovanus terlepas juga. Bintang bergegas pergi kekamarmandi untuk membersihkan diri, setelah kurang lebih 20 menit Bintang keluar kamar kamar mandi dan melihat Jovanus masih terlelap tidur Bintang keruar kamar dan menuju lantai dasar untuk menuju kedapur.


"pagi semua" sapa Bintang pada beberapa maid di dapur


"pagi juga nyonya" ucap para maid bersamaan


"nyonya anda butuh apa,biar saya siapkan" ucap salah satu maid.


"aku ingin membantu kalian apa boleh"


"tidak perlu nyonya, nanti kami di barahi tuan"


"baik lah"


"terimakasih nyonya atas pengertianya"


"ya sudah,semangat" ucap Bintang pergi meninggal kan dapur danberjalan ke arah belakang dimana ada danau buatan dan taman yang indah.

__ADS_1



Bintang berjalan melewati lorong taman yang indah,ia berjalan dengan senandung merdu yang keruar dari mulutnya karena menikati suasana taman itu hingga tanta sadar Bintang berjalan hingga ujung lorong sampai lah ia si ujung lorong yang menyuguhkan taman yang luas



"kenapa aku tidak tau kalau di sini adan taman yang luas"


gumum Bintang.


Bintang mengeliling taman itu dan sesekali ia bar papasan denganpenjaga yang bertubuh besar dan berpakaian serba hitam, walau berpenampilan menyeramkan tapi saat bertemu Bintang mereka menyapa dengan ramah.


"selamat pagi nyonya" ucap penjaga yang berpapasan dengan Bintang


"pagi juga paman" ucap Bintang dengan tersenyum ramah.


penjaga itu tertegun karena keramahan Bintang, ia memang sudah dengar kalau tuannya sudah menikah dengan wanita bernama Bintang dan juga sudah melihat fotonya yang disebarkan oleh Mark,tapi ia baru pertama kali melihat Bintang secara langsung dan merasakan keramahan Bintang selama ini ia hanya mendengar tentang Bintang kalau nyonya nya orang yang ramah,ceria,cantik dan baik hati,sekarang ia percaya dengan berita itu.


" iya paman,aku hanya ingin melihat lihat"ucap Bintang tersenyum ramah


"mau saya temani nyonya?" tawar penjaga itu


"apa tidak merepotkan paman,paman kan sedang berjaga" ucap Bintang tak enak hati


"tidak merepotkan nyonya, setelah ini saya akan digantikan kawan saya" ucap penjaga dengan tersenyum


"baiklah paman,oh ya nama paman siapa aku belum tau nama paman" ucap Bintang berjalan santai diikuti penjaga di belakanya.


"nama saya roy,nyonya"ucap penjaga itu mengikuti Bintang di belakanya

__ADS_1


" paman roy,berjalan lah disamping ku,jangan dibelakangku"


"baik nyonya" panjaga Roy itu punberjan di samping Bintang, merekan berbincang hangat,Roy juga nyaman bicara dengan Bintang karena orang yang ramah.


"nyonya apa mau saya tunjukan tempat yang indah" tawar Roy sedikit antusias


"di mana paman"


"mari saya tunjukan nyonya" mereka berjalan melewati taman sampai lah mereka ke tempat yang di tuju.



ya tempat yang dituju Roy dan Bintang adalah hamparan rumput hijau berbungan yang luas dan sejuk, tempat itu tak jauh dari mansion Jovanus karena letak mansion Jovanus ada di tengah hutan jauh dari hiruk pikuk kota,Jovanus sengaja membangun mansion jauh dari kota karena untuk mengecoh musuh gelapnya,karena orang tak akan berfikir jika di dalam hutan ada mansion yang megah dan mewah.


beberapa saat Bintang kagum atas apa yang ia lihat karena ia tak percaya ada tempat indah di dekat mansion


"paman ini indah sekali" ucap Bintang berbinar-binar


"iya nyonya,ini sangat indah,apa nyonya suka" ucap Roy


"aku sangat suka,mungkin tempat ini akan menjadi tempat favorit ku" ucap Bintang semangat.


*sungguh indah ciptaan tuhan jika kita bersyukur dan menikati dengan semenuh hati*


by "Lintang Arimbi"


♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦


***JANGAN LUPA LIKR,VOTE DAN FAVORITNYA SUPAYA AUTHOR LEBIH SEMANGAT UP NYA.

__ADS_1


FOLLOW IG AUTHOR @lintangarimbi.....♥


semangat kawan....♥♥♥***


__ADS_2